ketangguhan putri sulungkisah

ketangguhan putri sulungkisah
seorang Adik


__ADS_3

Ayah dan ibuku hidup rukun seperti biasanya pagi bekerja siang nya kami berkumpul tapi ibuku tetap tidak boleh bekerja dan hanya boleh mengurus ku dan rumah saja...


sikap posesif nya masih berlanjut dan kecemburuannya juga tak kunjung memudar ibuku masihbtidak boleh berbincang dengan


laiki-laki lain.


Beberapa hari berikutnya Kakak ibukku mau mengadakan acara sedekahan pengajian ritin tiap bulan tapi kali ini giliran kakak nya ibukku yang mendapat gilirannya, dan ibuku berniat pergi membantu tapi tanpa bilang minta izin nya ayah ku krna ayah belum pulang makan siang dan kami pergi ke rumah kakaknya ibu, sesampai disana aku bermain dan ibukku membantu persiapan untuk acara pengajian setelah selesai malam nya kami di antar pulang sama abang ipar nya suami kakak ibukku.


saat kami dirumah ibuku mengira bahwa ayahku belum pulang saat ibu ingin mengganti pakaian dia kaget karena ayah ku telah membawa semua pakaian nya di lemari tanpa sisa, ibu ku bingung apa maksudnya tersebut.

__ADS_1


Ke-esokan harinya ibuku pergi ke rumah ayah ku dan ingin menanyakan permasalahannya, aku mengikuti langkah kaki ibuku kami berjalan kaki dari jaya setia ke tanjung gedang,sesampai disana ayah ku tidak ada kami mampir dulu di rumah mertuanya ibuku yaitu nenek ku..ibuku menceritakan kejadian kemarin dan keluarga ayah hanya bisa menasehati nya dan akan menasehati ayah ku yang begitu posesif.


Saat ayah dan ibu bertemu mereka saling bertanya dan ayah ku mengatakan ingin berpisah...ibuku mengatakan bahwa dia hamil dan ayah meminta untuk menggugurkan kehamilan itu tapi ibuku menolaknya "biarlah aku kehilangan laki daripada berdosa karena membunuh bayi yang tidak berdosa" kata ibuku.



Ayahku memaksa dan setiap kesempatan dia memberi jamu untuk menggugurkan kandungan ibuku tapi allhamdulillah allah masih memberikan kekuatan kepada ibu dan bayi nya meski meminum itu tapi bayinya masih sehat,,ibuku terpaksa tinggal dan berpisah lagi sama ayahku karena sudah tak tahan dengan sikap ayah ku yang tidak ingin anak yaitu adikku.


__ADS_1


aku begitu polosnya bilang kepada ibu ku apakah ayah dan ibu berpisah lagi..saat itu usia ku 3.5 tahun tapi aku sudah memahami karena di usia satu tahun aku sudah berbicara pasif dan berjalan jadi begitu banyak hal yang sudah aku ketahui meski belum waktunya aku tahu di umur yang masih kanak-kanak.


sekian lama kami hidup tanpa ayah dan ibuku pun perut nya sudah besar...entah Than mendengar doa kami ayah ku kembali kerumah dan mengajak ibuku kembali lagi dan ibuku karna beberapa bulan lagi mau melahirkan dan juga membutuhkan bantuan maka ibukku mau kembali rujuk dan menikah lagi karena sudah 3 kali mereka cerai pisah ranjang, dan kami kembali tinggal di rumah ayah ku.


seperti biasa aku di manjakan oleh ayah ku di mandiin makan di suapin ayahku, dan ayahku sedikit berubah lebih baik dari yang kemarin lebih peduli sampai saat nya siang itu ibuku berteriak karena kontraksi mungkin mau melahirkan dan ayah ku dengan sigap pergi memanggil dukun beranak yang tak begitu jauh dari rumah ayahku, aku di minta untuk main di luar rumah bermain masak-masakan tanoa ku sadari rumah ayahku udah rame saja yang datang adalah anggota keluarga kami.



Tepat SABTU 19-FEBRUARI-2000 Jam 12:00 Aku mendengar tangisan Adikku lahir dan aku bergegas masuk untuk melihatnya tapi aku di larang mencium dan memegang nya karna keadaanku kotor dan keringatan,, tak lama aku melihat ayahku meng-adzani adikku selepas itu aku meminta ayah untuk memandikan aku karena aku mau mencium adikku yang merah sekali.

__ADS_1


adikku bernama KARMILA binti ABDUL KADIR...


kami lahir di rumah yang sama dukun yang berbeda dan Kami beradik kandung.


__ADS_2