ketangguhan putri sulungkisah

ketangguhan putri sulungkisah
pertemuan terakhir


__ADS_3

Hari-hari berlalu seperti biasanya dan tak ada perubahan yang begitu signifikan berbulan-bulan sampai saat itu adikku berusia 2.5 tahun tak di duga ayah ku kembali menjatuhkan talak kepada ibuku.


Perseteruan antara mereka tak dapat terhindarkan sampai ayahku berkata "Siapa yang mau sama kamu lagi...dengan keadaan kau janda dua anak".ibuku Membalas dengan berkata" Lihat aja Setelah kita bercerai siapa yang Duluan Menemukan Pasangan yang lebih baik dari kamu aku tidak takut menjadi janda Lebih baik kehilanganmu daripada kehilangan Anakku.


Setelah itu ayah ku memanggil ku bertanya padaku "Anakku kamu pilih Ayah Atau Ibu ??


dengan begitu sigapnya Aku menjawab Memilih IBU lalu ayah ku berkata " Bila bersama ibu Jangan pernah temui ayah dan meminta uang dari ayah Lagi".

__ADS_1


Aku di Usia 4.5 tahun menangis dan berlari ke arah ibu yang sedang menggendong adikku, dengan keadaan sedih aku membantu ibuku membawakan barang-barang dan kami berjalan kaki pulang kerumah almarhum nenek.


Sebuah perpisahan yang tak bisa terhindarkan dan tak akan ingin kembali lagi seperti dahulu ibuku kembali dalam keadaan yang siap menerima semuanya sebaga janda 2 , keesokkan hari nya aku dan adikku dibtitip kerumah Paman ku karna ibuku sedang mencari pekerjaan buat menafkahi kami.


Sore harinya kami di jemput dengan wajah yang letih ibuku memeluk kami dan mengajak kami makan bersama...aku tidak terlalu memahami keadaan seperti apa yang di alami ibuku tapi di benakku selalu terngiang Oleh perkataan ayah yang terakhir kali dia ucapkan.


beberapa bulan teman ibukku membawa seorang teman laki-lakinya dengan gaya nya yang Kusut rambut gondrong berkumis jenggot...yah bagiku hanya seorang kenalan dan lama kelamaan laki-laki itu sering datang kerumah kami dan memberi ibuku sejumlah uang namun ibukku menolak dengan kata-kata halus namun laki-laki ini masih saja sellu datang dan ibuku selalu menolak samai-sampai mengeluarkan nada tinggi " Aku tidak butuh uang dari siapa pun aku bisa menghidupi anak-anak ku jangan pernah datang kembali karna aku tidak suka kau datang".

__ADS_1


ibukku mencoba meminta izin kepada saudara-saudaranya namun mereka masih saha menolak dan ibuku bilng kepada laki-lki itu bahwa tidak di restui jadi aku tak bisa menerima mu.


ibuku berfikir keras bagaimana caranya mendapat restu dari pihak keluarga dan alasan keluarga menolak karena laki-laki ini orang perantauan dari kota medan tepatnya BINJAI,yang mengaku seorang duda dan telah berpisah dengan istrinya yang berada di Binjai.


Muncul lah keberanian diri ibuku dia akan menikah meski keluarga tak menerima tapi yang menjalani dia,maka selang beberapa hari mereka berdua memantapkan hati untuk pergi menikah ke KUA...aku tidak tau saat ini jika ibuku pergi untuk menikah karena ibu hanya bilang mau pergi sama calon baak baru sebentar, jagain mila yah yaitu Adikku.


saar mereka kembali lalu ibu memanggil ku dan berkata mulai sekarang ini panggil oom i

__ADS_1


ini bapak, dia akan menjadi bapak kalian dan dia akan tinggal bersama kita, mungkin karena faktor usia saya dan adik saya jdi tak begitu canggung.


Aku memiliki seorang bapak yang berasal dari Kota Medan,Binjai sumatra utara dengan suku Jawa dan Bernama MARYADI.


__ADS_2