
Saya sudah sekolah sejak dari 4.5 tahun karena begitu ingin sekolah jadi aku masuk sekolah meskipun belum termasuk siswa dan aku hanya datang untuk ikut belajar saja dengan menggunakan baju putih panjang dan rok borkat merah sampai akhirnya bertemu tahun ajaran baru dan guru menyarankan agar aku mengulangi lagi dengan serous menjadi siswa Sekolah dasar.
Usia 4.5 tahun masuk sekolah sebagai anak bawang ibarat kata dan di Usia 5.5 tahun Mantap menjadi siswa...dan namaku pun di Ganti menjadi KARTINI saat itu akta kelahiran belum diurus dan tata cara masuk sekolah pun simple.
Aku sudah punya seorang bapak jadi aku sudah bisa punya seragam formal layak nya anak SD,aku bersekolah di kasih uang jajan 1000 waktu itu dapat banyak macam jajan.
Pagi itu aku Baru masuk sekolah dan begitu ramai nya anak seusiaku yang du dampingi orang tua mereka dan aku juga di dampingin ibu dan adikku, para orang tua sibuk memilih bangku dan ibukku memilihkan bangku yang paling depan... yap tak lama kemudian pelajaran siap di mulai Guru pertama ku nama nya KARTINI hehe sama dengan ku.
__ADS_1
Saat kelas di mulai kami di ajarin Bernyanyi dan memperkenalkan diri dengan cara menyebut nama masing-masing, dan saat itu aku tidak merasa malu atau pun gugup karna di barengin dengan nyanyian dari guru ku.
Aku sebagai siswa SD layaknya hanya bernyanyi sambil belajar bermain, setiap pagi ibuku selalu mengantar ku hingga ke kelas dan melihat ku dari jendela kaca dan aku pun juga belajar sembari mencari di mana celah ibuku melihat ku.
Dalam akademik pun aku tidak terlalu bagus nilai juga enggak terlalu bagus,aku belum terlalu memahami cara di sekolah dan lambat laun waktu pun terus berjalan setiap hari nya aku mulai belajar menulus angka dan huruf sepulang sekolah ibu menyuruh ku untuk mengulangi pelajaran di sekolah dan membantu aku dalam belajar.
Karena adikku sudah pandai berjalan maka aku bermain selalu mengajak nya bersama ku dan aku sudah bisa membantu ibuku untuk cuci piring pada sore harinya.
Bapak ku pulang pergi bekerja dengan sepeda ontel Putih dan kami berdua selalu di ajak berjalan-jalan dengan sepeda kemana-mana menggunakan sepeda karena hanya kendaraan itulah yang di punya oleh orang tua ku.
__ADS_1
Malam hari nya kadang selepas gajian bapak ku selalu mengajak kami berjalan-jalan ke pasar malam, pasar malam di tempat ku dulu biasa sih ada tempat permainan ada juga tempat main Game Gelang kami menyebutnya yaitu melempar gelang di antar balok kayu yang tertera angka...bila gelang tersebut masuk di balok yang tertulis angkat maka akan mendapat hadiah yang beragam sesuai angka...malam itu aku ingat sekali baak memberikan 5 gelang kepada ku dan aku melemparnya tak di sangkat aku mendapatkan Jam dinding,mangkok plastik, sabun cuci, dan gelas dan yang lebih menarik lagi bapak ku mendapat kan sepeda 26''inch berwarna merah muda dan begitu senang nya aku karena bapak bilang sepeda itu untukku.
kami pulang dengan senang hati karena banyak mendapat hadiah dari Game tersebut.
__ADS_1