
Sekolah baru senja sekarang berada di jakarta bernama SMAN 7 pelita, ini adalah hari pertama bagi senja menjadi seorang murid baru, karena sekolah sebelumnya mau itu SD, dan SMP senja tidak pernah merasakan pindah sekolah
Setelah senja diantar oleh ibu kesayangan nya menggunakan mobil, senja melihat sekolah itu sangat besar tidak seperti sekolah SMA pada umumnya, bisa dibilang besarnya seperti kampus ternama "waw" Satu kata kagum yang di ucapkan oleh senja, senja berjalan mulai dari koridor, lapangan, ruang guru, kantin, UKS, gudang, dan akhirnya senja sampai pada kelas yang di tujunya pada pintu kelas tertulis kelas XI-C-IPA saat mika melangkahkan kaki untuk masuk ke kelas tersebut ada seseorang yang lewat lalu menabrak bahu senja dan itu membuat senja meng aduh, dengan lantang wanita itu mengatakan "kalo jalan itu pake mata dong, liat ni baju gw yang mahal udah kena sama cewek murahan kaya lo"
Tiba tiba seisi kelas tertawa serentak "hahahahahahahaha"
"Dasar murahan"
"Enggak tau diri "
"Bisa bisa nya dia nabrak ratu kita"
"Kayaknya dia bakal habis ditangan ratu kita"
"Lania?" Satu kata yang keluar dari mulut senja
Lania menarik rambutnya dan senja merintih kesakitan "lo ****** dari mana sih datang datang panggil gw lania, enggak tau diri banget ya"
"Ka kamu lania kan, i ini aku senja, senja sahabat kamu waktu SMP"
"Ouh lo senja, cewek miskin itu ya, kok bisa masuk kesekolah ini sih, sekolah ini turun pangkat kali ya, menerima cewek ****** karena biaya siawa"
"Kring kring" Suara bel pertanda waktunya masuk ke kelas, semua siswa yang berada di kelas itu duduk di bangku nya masing masing, senja juga duduk dibangku nya yang telah di sediakan, yaitu bangku nomor dua dari depan
Lalu masuklah seorang guru perempuan dengan mengenakan baju ala guru berwarna kuning, sepatu hak tinggi dengan rambut yang di ikat
"Selamat pagi anak-anak" Sapa guru tersebut
"Pagi bu" Jawab mereka serentak
"Jadi hari ini kita kedatangan murid baru, yang mana muridnya" Lalu mika mengangkat tangan nya "ok boleh maju kedepan buat memperkenalkan diri kepada teman teman" Senja mengangguk dan maju ke depan
"Halo semua nya nama aku senja ardia aku biasa di panggil dengan nama senja, aku pindah dari bandung ke Jakarta karena orang tua ku di Terima sebagai pengacara di kantor helf entertainment, aku juga sering mendapatkan prestasi di sekolah ku dulu, aku juga banyak memiliki bakat, mulai dari melukis, menulis, debat bahasa Inggris, berpidato, memecahkan soal rumit matematika dan_____"
"Menjadi ****** di setiap malam dan memuaskan nafsu om om yang berhidung belang, apa itu benar senja ardia" Ya itu suara lania, lania tidak pernah takut atau memang tidak pernah menurut kepada siapa pun kecuali kepada tasya wiliya
Lalu seisi kelas pun riuh akan hinaan kepada senja, nasib senja sangat lah buruk di hari pertamanya, tapi senja tidak pernah menghiraukan perkataan mereka, ia hanya menganggap kata tersebut sebagai hinaan atas mereka sendiri.
"Cukup, semuanya cukup" Seisi kelas pun diam, guru tersebut melanjutkan perkataan nya "baik senja perkenalkan nama ibu melania putri, ibu biasa di panggil buk melan" Senja hanya mengangguk, lalu senja di persilahkan untuk duduk kembali oleh gurunya
•••¶¶¶•••
"Kring- kring" Bunyi bel sekolah pertanda waktu jam istirahat
__ADS_1
Seisi kelas sudah keluar untuk mencari makan di kantin, tetapi beda dengan seorang wanita di dalam kelas tersebut, senja yang melihat pun menghampirinya
"Hai" Sapa senja ke tempat wanita tersebut
"Oh Hai" Jawab wanita tersebut
"Kamu enggak keluar buat cari makan"
"aku bawa bekal kok"
"Kamu lagi baca apa"
"Aku lagi baca buku ini" Jawab wanita tersebut dengan memperlihatkan judul buku yang sedang di bacanya
"Kamu suka baca novel ya" Tanya senja
"Iya"
"Kita sama dong" Jeda "oh ya nama aku senja, nama kamu?" Tanya senja sambil mengulurkan tangan
"Aku lili" Jawab lili dengan memberikan tangan nya sebagai jawaban atas uluran tangan senja
"Kamu enggak punya teman?"
"Enggak ada yang pernah berteman sama aku kecuali kamu"
"Ke kantin yuk, bosan di kelas trus"
"Tapi aku enggak punya uang"
"Makan apapun sesuka kamu, aku yang bayar" Lalu senyum pun terbit di wajah lili
•••¶¶¶•••
Mereka sudah sampai di kantin, sejujurnya semua meja dan kursi di kantin tersebut sudah penuh oleh murid murid yang ada disitu, alhasil mereka pun tidak makan di kantin, melainkan setelah mereka membeli beberapa makanan mereka kembali ke kelas.
Senja membawa dua buah pop mie yang satu milik senja dan yang satunya milik lili, saat mereka di koridor tiba tiba sangat banyak siswa dan siswi yang melintasi koridor tersebut, alhasil saat seorang pria yang menggunakan kemeja berwarna putih dengan bergaya seperti agak nya preman sekolah pun terkena pop mie yang masih belum matang dengan air panas yang belum terlalu hangat
"Aww" Cowok tersebut berteriak keras karena merasa ada sesuatu yang panas pada bagian perutnya dan hal itu membuat semua orang datang ke arah nya
"Woi jalan pake mata dong, liat baju gw" Suara serak itu membuat telinga senja agak pekak
"I iya maaf, aku enggak sengaja" Jawab senja gugup, tentu saja di peristiwa ini senja yang bersalah, ia yang tidak terlalu ber hati hati
__ADS_1
"Lo harus cuci baju gw" Jawab pria tersebut dengan melotot
"Sekarang?" Tanya senja yang tidak percaya
"Tahun depan, ya sekarang lah"
"Kalo di cuci sekarang enggak bakal kering"
"Apa aku minta ulasan itu?"
"O ok aku cuci sekarang"
Tiba tiba datang seorang wanita yang sangat di kenali oleh mika ya itu adalah lania
"Angkasa biar gw aja yang nyuci baju lo" Ulasan lania
"Syapa lo yang berani megang megang baju gw" Jeda "apa gw nyuruh sama lo?" Tanya si pemilik baju yang di ketahui namanya adalah Angkasa
"Kalo dia nyuci baju lo enggak bakal bersih ga, biar gw aja, pasti kalo dia yang nyuci baju lo itu rusak, kusam, masih ada noda"
"Sekarang lo pergi dari sini lania veresta"
"Ta____"
"Enggak ada tapi tapi, cepet"
Lalu lania mengarah pandangan nya ke mika lalu mengatakan "Awas ya lo ******"
Sekarang giliran angkasa yang berbicara menghadap mika "Heh lo inget ya yang tadi gw bukan bela lo atau apa lah itu, lo masih ada utang sama gw, buat hari ini lo harus cuci baju ini sampe bersih, dan ingat kalo masih ada noda, ataupun baju gw koyak, lo harus ganti pake uang ___ senja ardia" Tentu saja ia mengetahui nama senja dari tag name yang terdapat di dada senja
"Ok" Jawab senja
Lalu angkasa dan teman nya pun pergi, kecuali satu teman nya yang seperti nya tertarik dengan senja.
"Biar gw aja yang cuci bajunya" Kata seorang pria yang berstatus sebagai teman angkasa
"Tapi bang____"
"Udah enggak pa- pa, sini bajunya"
"Maaf bang dalam urusan baju bang angkasa aku yang salah jadi aku yang tanggung jawab, aku enggak pengen semua hukuman ini bertambah" Lalu senja melihat lili dan mengajak nya balik ke kelas
•••¶¶¶•••
__ADS_1
Cerita ini update setiap hari ya
Kasih vote dan komen dong yang baca, kalian kasih komentar juga ya