ketika senja menyinari angkasa

ketika senja menyinari angkasa
03. JALANG


__ADS_3

Senja sedang berjalan pulang dengan lili, hingga mereka sampai di gerbang sekolah


"Yaudah senja aku pulang ya" Sapa lili yang ingin pulang


"E, eh kamu pulang pake apa?" Tanya senja


"Aku pulang jalan kaki"


"Sebentar,kamu rumah nya di mana"


"Mmm rumah aku di___mmm di, ia di sana" Jawab lili gugup.


"Gi___"


Tiba tiba ada sebuah mobil mewah berwarna merah yang memotong pembicaraan mika


Lalu senja mendapati angkasa yang sedang berjalan menggunakan jaket hitam mengingat bahwa angkasa tidak menggunakan baju sekolah karena basah terkena air panas, lalu entah mengapa angkasa berjalan ke arah senja dan lili, semakin lama angkasa makin mendekat ke arah senja, semakin dekat semakin dekat, dan sekarang posisi angkasa berada sangat dekat dengan wajah senja


"Deg" Suara jantung senja yang gugup


Senja mundur dari tatapan tajam angkasa Tetapi sayang nya usaha senja hanya sia sia, senja sudah berbaring di dinding dan berada di depan angkasa, sekarang angkasa membelai wajah cantik senja, tetapi senja menepis tangan nakal angkasa


"Pindahin tangan nakal kamu dari wajah aku" Ancam senja


"Siapa lo yang berani ngancam gw"


"Aku bukan siapa-siapa kamu tapi kamu enggak ada hak buat sentuh sentuh aku"


"Lo bukan nya cewek ****** ya" Senja membulat kan matanya, ia tidak percaya di katakan ****** di sekolah ini, lalu senja menampar pipi angkasa


Lalu angkasa melanjutkan perkataannya


"Berarti lo cuma mau sama om om, enggak mau sama gw?" Tanya angkasa dengan menaikkan sebelah alis tebalnya


"Jaga bicara dan sikap kamu, aku bukan ****** yang seperti kamu pikirkan"

__ADS_1


Lalu angkasa tersenyum nakal dan berkata "baju itu lo buang aja, enggak perlu lo cuci, gw enggak mau pake baju yang udah di pegang sama cewek yang enggak suci, lo ingat itu ******"


Dengan enteng angkasa mengatakan hal itu lalu pergi ke arah mobil mewah berwarna merah tersebut.


•••¶¶¶•••


Posisi angkasa sekarang berada di kamar nya untuk melepas semua kesedihannya lalu ragita yang masuk ke kamar putri nya pun membuat senja menghapus semua air mata yang berada di wajah nya


"Loh anak mama lagi ngapain"


"Eh mama, senja lagi baca buku kok"


"Ouh, senja habis nangis ya"


Senja menggeleng "enggak kok ma, senja cuma sedih baca novel ini, sedih banget mama nya meninggal, senja jadi ke ingat mama, kalo misal senja enggak ada mama senja sama siapa"


"Shhhh senja enggak boleh mikir yang kayak gitu, mama yakin deh senja nangis bukan karena novel, pasti ada sesuatu"


Ya seorang ibu pasti mengerti ada apa dengan anak nya, seperti ragita yang sangat mengerti atas kelakuan anak nya, tetapi dia tidak pernah memukul, berkata kasar, mencubit atau pun menampar anak kesayangannya itu.


"Anak mama cemberut aja, coba ceritain di sekolah tadi gimana" Lalu wajah cemberut senja pun hilang seketika


"Nanti aja ma ceritanya, senja mau nanya sesuatu sama mama"


"Nanya apa?" Dan mereka mengubah posisi dimana senja tidur di atas paha ragita dan ragita pun mengelus lembut rambut anak nya


"Mama pernah diejek enggak, tapi ejekan itu sakit benget" Tanya senja dengan memandang ke atas ragita


Paham atas situasi anak nya lalu ragita menjawab soal yang di berikan senja dijawab dengan kisah masa lalu ragita atau motivasi yang harus nya dia lakukan


"Mm pernah, masa itu mama juga masih muda kayak kamu, mama juga masih anak baru, trus mama diejek nya ******, mama itu sabar banget sampe ada satu cowok yang pegang mama, tau gak itu siapa?" Tanya ragita


"Syapa ma?" Kepo senja


"Papa kamu loh"

__ADS_1


"Ihh papa nakal ya ma"


"Iya papa kamu itu nakal banget, sampe mama marah tau gak papa kamu setiap hari dekat dekat diri sama mama, mama tu kayak enggak nyaman sama papa kamu, dan lama lama mama jatuh cinta sama papa trus kita pacaran kayak anak anak muda pada umumnya, trus mama sama papa nikah, punya anak yaitu mika angela"


"Ihh andai aku jadi mama pasti papa romantis banget iya kan ma"


"Pasti dong sayang"


"Trus mama diejek ****** kan sama mereka, mama marah marah atau sabar aja"


"Mmm mama sih sabar aja, anggap aja itu semua fans fans mama seakan mama itu artis yang paling terkenal"


"Oh ya ma, kok mama seneng dipanggil ****** bukannya ****** itu yang____"


"Udah udah sekarang kamu tidur ya, besok lagi ceritanya, udah hampir larut" Lalu ragita bangun dari posisi yang tadi, dan sekarang senja sedang ingin tidur, saat mama nya ingin pergi senja menahan tangan mama nya


"Kok mama seneng dipanggil ******"


"Mama enggak seneng sayang mama cuma nganggap mereka itu fans mama, yaudah ya sekarang tidur" Lalu senja menarik tangan ibunya lagi saat ragita ingin pergi


"Kecupan selamat malam nya?" Tanya senja


Ragita tersenyum dan memberikan kecupan sekilas lalu mengucapkan selamat malam dan dijawab oleh senja "selamat malam ma"


•••¶¶¶•••


Aduh pendek banget ya part nya aku juga lagi mikir buat part selanjutnya aku tu berasa kayak bikin novel ini kayak aku yang bikin sendiri trus aku yang baca sendiri, alias kayak enggak ada pembaca sma sekali


Aku tu butuh vote dan komen nya dari kalian sebagai asupan gizi seimbang untuk menjadi seorang penulis setia kepada pembacanya


Ini tu cerita pertama aku jadi aku butuh suport dan dukungan nya


Ininya terimakasih yang udah baca, yang udah nge vote sama yang komen.


Terimakasih dari Nur nailul

__ADS_1


__ADS_2