ketika senja menyinari angkasa

ketika senja menyinari angkasa
05. rencana


__ADS_3

Disisi lain lania yang sedang mengantarkan pakaian yang bersih untuk angkasa sedang berada di kelas XII-A-IPS ya itu adalah kelas angkasa wiratama Alexa si tampan yang berasal dari keluarga yang paling kaya, lebih tepat nya dia yang paling kaya di sekolah ini, semua kaum hawa yang melihat nya akan terpana karena ketampanan dan nilai tinggi yang di peroleh nya, ia juga memiliki banyak bakat salah satunya adalah matematika


Pertanyaan nya adalah mengapa lania tidak memberikan bajunya sebelum mika mengantar lili ke UKS, jawabannya karena dia sering keluar masuk ruang BK selama tidak ada tasya.


Lania yang sudah mencari keberadaan angkasa sekitar 10 menit Al hasil ia sama sekali tidak menemukan sosok angkasa, tetapi ia hanya menemukan satu temannya yang mendekati senja.


"Gara!" Lania memanggil nama seseorang, hingga suara melengking nya sampai ke telinga sang empu, dan berbalik


"Ada apa" Tanya gara


"Angkasa mana?"


Gara menaikkan sebelah alis tebal nya


"Buat?"


"Gw mau ngasih baju ini ke angkasa" Jawab lania sambil menunjukkan sebuah baju


"Lo yang nyuci?" Penasaran gara


"Yaiyalah gw, emangnya syapa lagi"


Gara mengerti bahwa yang membersihkan baju arga tidak lain adalah senja, dia mengerti akan semua akal jahat lania, satu tujuan nya adalah mendekati angkasa


"Sini gw kasih ke angkasa, dia lagi enggak mau di ganggu" Jawab gara sambil memberi tangan nya


"Gw punya kaki, punya tangan, punya wajah yang cantik, gw bisa sendiri gw enggak butuh pertolongan orang lain, apa kurangnya sih gw buat seorang pangeran angkasa gu____"


"Kurang bahan baju sama kurang baik" Potong gara di sela sela perkataan nya


"Lo" Tunjuk lania kepada gara lalu menjatuhkan tangan nya sembarang


"Ada apa?" Suara serak itu milik angkasa


"Oh ya angkasa ini bajunya lo kemarin gw cuci, udah bersih sama wangi"


"Apa lo ingat yang gw bilang kemarin" Angkasa menarik nafasnya lalu membuangnya "kalo gw bilang baju ini di buang aja"


"Baju ini tu masih bagus buat di pake, ini tu harganya mahal"


"Gw enggak sudi pake baju yang udah di sentuh oleh ******"


"Syapa yang lo bilang ******?"


"Kalo lo merasa, ya itu lo"


"Tapi kalo lo enggak merasa, seharusnya lo taukan ****** yang sebenarnya" Lanjut angkasa


Lalu arga dan gengnya pun berbalik badan meninggalkan lania dan gengnya tepat di depan kelas angkasa.


•••¶¶¶•••

__ADS_1


Disisi lain lili dan abang nya sedang berjalan ke arah yang dituju nya yaitu kantor ayahnya bernama helf entertainment.


Tak lama untuk berjalan akhirnya mereka sampai di tempat tujuan, tetapi lili mendengus kesal bila tempat yang di datangi nya adalah kantor ayahnya, ya tentu saja lili pasti akan mendapatkan tugas bila ia pergi ke sini.


"Bang ngapain sih ke kantor papa" Tanya lili


"Lo mau tau gak siapa yang udah bunuh mama"


"Mau banget dong"


"Yaudah masuk dulu enggak usah kebanyakan bacotnya sayang" Jawab vero dengan geram


Setelah berjalan ke arah ruangan papa nya lebih tepat nya adalah ruang bos helf entertainment


"Assalamu'alaikum pa" Sapa lili kepada papa nya


"Waalaikumsalam kok lama banget" Tanya papa lili


"Hhe biasa pa drama dulu" Jawab lili terkekeh


"Yaudah kalian kesini coba perhatikan kasus ini dan kalian akan di temani oleh satu pengacara yang profesional, sementara papa mau miting ok"


"Siapa pa?" Lili penasaran


"Tok tok tok" Suara ketukan pintu ruangan


"Silahkan masuk


Sementara itu lili membulatkan mata ia seperti mengenali sosok wanita tersebut dan wanita tersebut adalah


RAGITA ardia ya dia adalah mama kandung senja


"Tante gita!" Kaget lili


"Lili!" Sama dengan ragita juga kaget dengan kedatangan lili


Ragita hanya mengetahui lili seorang wanita lugu dan polos juga kekurangan dari senja, tetapi saat pertama kali ragita melihat lili ia seperti tidak asing karena wajahnya hampir sama dengan bos di tempat kerja nya


"Oh sepertinya kalian  sudah berkenalan, baiklah seperti nya kalian  dekat, akan mudah untuk memecahkan kasus ini"


Lili tersenyum canggung dan mengatakan "baik pa"


Sangat canggung diantara lili dan ragita sehingga vero yang melihat pun agak sedikit aneh dengan keadaan mereka berdua hingga akhirnya vero yang membuka suara nya duluan


"Seperti yang kita ketahui kalau kasus kematian mama itu di sebabkan oleh terobsesi seorang wanita kepada ayah kita dan itu tidak lain adalah ibu dari angkasa Alexa vedro, nyonya rina Alexa, yang pertama ia terobsesi kepada papa karena ketampanan


Kedua dia terobsesi kepada papa karena papa memiliki perusahaan yang lebih besar di bandingkan perusahaan dia sendiri"


"Trus apa buktinya dia ngebunuh mama kita dan satu lagi apa untungnya kalo dia ngebunuh mama" Tanya lili


"Buat bukti itu masih diselidiki, tapi kalo bicara dengan keuntungan,

__ADS_1


Yang pertama setelah ia membunuh mama dia bisa mencuri perhatian papa untuk jatuh cinta ke nyonya rina, tapi sayangnya iman papa masih terlalu kuat untuk di goyahkan dengan pesona nyonya rina,


Dan kedua keuntungan dia membunuh mama adalah, dengan mudah dia menggali perusahaan ini supaya jatuh ke tangan dia" Jelas vero


"Jadi lili menyamar sebagai orang miskin untuk... " Tanya ragita


Vero tersenyum "supaya nyonya rina tidak mengambil perhatian lili, dengan menjadi kan lili sebagai orang lemah dan orang miskin di sekolah, hal tidak membuat orang terlalu dekat atau pun berarah kepadanya"


"Dan untungnya...." Tanya ragita


"Supaya lili lebih mengerti sifat sehari hari nya angkasa, kasus ini bukan sampai disini saja, bakal ada orang yang menolong kita tidak lain adalah TASYA"


Lili membulatkan matanya "maksud abang tasya yang____"


"Ya tasya si ratu buliyying, dengan menyamar sebagai pembuli ia bisa sedikit demi sedikit mendekati angkasa dan menggali tentang kehidupan keluarga nya"


"Senja?" Tanya lili


"Aku yakin angkasa bakal jatuh cinta ke senja, karena semuanya bakal ada rencana bagus buat hal ini"


"Maksudnya senja anak saya" Tanya ragita


"Iya nona, ini tidak membahayakan anak anda, seharusnya anda tahu kalau anak anda sering di buli oleh arga dan lania, sekarang saat nya permainan drama di mulai, satu agen akan bertambah tasya, dan saya mohon kepada Anda nona ragita untuk tidak memberitahu kepada anak anda atas semua hal ini, dan lili kamu tau buk melan?"


"Ya aku tau"


"Dia juga agen dari teka teki kita, dia sudah menjadi wali kelas dari kelas 12  A IPA tepatnya kelas arga"


"Buk melan itu syapa nya abang"


"Pacar abang" Pengakuan dari vero


"Pantesan aja lo sering ke sekolah kita" Jawab lili


"Oh ya tasya kapan datang" Tanya ragita


"Besok dia bakal ke sekolah secara misterius, tentu aja dia bakal masuk saat pelajaran matematika yaitu pelajaran buk melan, aman bukan?"


"Enggak nyangka gw abang gw udah hilang **** nya"


"Dasar adek aneh lo"


"Yasudah ini sudah jelas kan, saya juga bakal cari berkas bukti yang ada karena hal ini bukan kasus itu saja masih ada lagi yaitu dia sedikit demi sedikit mengambil tambang sumber daya dan minyak tanah, dia juga sudah membunuh beberapa pejabat untuk kekayaan nya, kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi selanjutnya yang pasti kita harus waspada" Kata ragita kepada agennya


"Sudah selesai miting mita hari ini, intinya kalian harus menemukan bukti atas pembunuhan mama, Terima kasih"


Semua agen keluar dari ruangan tersebut karena miting tentang menemukan bukti atas pembunuhan nona alysa jena wiratama, alyasa jena wiratama adalah ibu dari vero dan lili


•••¶¶¶•••


Gak jelas ya, sory, vote sama komen nya ya, makasih

__ADS_1


__ADS_2