
**RENCANA JAHAT CINDY**
11 bulan kemudian.
sudah hampir satu tahun pernikahan sonya dan jordan, namun tidak ada perubahan sama sekali.sikap jordan yang kasar dan dingin membuat sonya selalu tersiksa.namun sonya sonya tetap melanjutkan rencana nya untuk membongkar semua kebusukan cindy.
sangat sulit untuk mencari tau tentang kelicikan keluarga cindy.apa lagi cindy sudah mengetahui kalau sonya sedang menyelidiki kebenaran tentang diri nya.
''bagaimana,apa kamu udah mengumpulkan semua nya?''tanya juna.
''sudah.tapi aku belum merasa lega,karna bukti itu belum seluruh nya terkumpul.sekarang aku ingin mengetahui apa yang sedang di rencana kan oleh keluarga cindy saat ini''jawab sonya.
''kamu tenang saja sonya cepat atau lambat, pasti kita akan tau juga''sahut vina.
''yang terpenting kamu harus bisa menyembunyikan semua bukti yang kita punya''ucap vina.
''sonya.''panggil juna.
''hmm..iya,ada apa?''tanya sonya.
''sepertinya kita harus memerlukan orang tua nya jordan deh dalam kasus ini''ucap juna.
''maksud nya?''tanya sonya.
''kitakan sudah punya hampir 90% bukti tentang kejahatan nya keluarga cindy.nah,kamu serahkan saja bukti itu pada mertua mu''jawab juna.
''bagus juga.seperti nya akan lebih asik jika permainan ini di boom kan oleh orang tua nya jordan''sahut sonya mengerti.
''itu maksudku.dan kita tinggal menonton saja''jawab juna.
''baiklah, sembari mencari bukti lain nya,aku akan bicara pada mertuaku''jawab sonya.
''kita hebat ya,udah bisa jadi detektif walaupun jurusan kita bukan jadi itu''sahut vina.
''itu guna nya akal bisa berpikir apa saja,contoh nya ya ini,jadi detektif,walaupun dadakan''jawab juna.sedangkan sonya hanya menyimak.
di sisi lain.
π±''kita harus melakukan sesuatu agar jordan dan keluarga nya tidak bisa berkutip.karna sekarang kita sedang dalam bahaya,si culun istrinya jordan sedang mengawasi gerak gerik kita untuk menyelidiki keluargaku''ucap cindy pada seseorang di telpon.
π±''kita ketemu di cafe biasa tempat sering kita kunjungi''jawab seseorang dari dalam telpon.
π±''baiklah.aku tunggu''jawab cindy mematikan telpon nya.
''kita lihat saja sonya,kamu tidak akan bisa menang dariku''batin cindy.
di tempat lain.
''kalau begitu aku pamit dulu ya,jam kuliahku juga udah selesai ''ucap sonya berdiri dari duduk nya.
''aku anterin aja ya.''sahut juna.
''ngak usah,ngak papa,lagian kamu juga masih ada jadwal mata pelajaran,belum selesai''jawab sonya.
__ADS_1
''kan bisa,aku nganterin kamu dulu,baru balik lagi''ucap juna.
''udah ngak papa,aku juga mau mampir ke toko buku sebentar.nanti kamu bisa ketinggalan pelajaran,udah ngak usah, lain kali aja''tolak sonya.
''ya udah,lo hati hati ya''jawab juna.
''Assalamualaikum''ucap sonya lalu pergi.
''Waalaikumsalam''jawab juna lesu.
***
seperti yang ia katakan.sonya pergi ke sebuah toko buku yang tidak jauh dari kampus nya.tapi di saat ia keluar dari toko buku tersebut.sonya melihat seseorang yang familiar di mata nya.
''cindy,ngapain dia di sana''batin sonya.
awal nya sonya mengira cindy hanya sebatas singgah di sebuah cafe yang kebetulan tidak jauh dari toko buku yang ia kunjungi.namun langkah sonya berhenti saat dia melihat sebuah mobil yang datang menghampiri cindy.dan ternyata itu adalah seorang pria yang pernah sonya liat bersama cindy pada malam itu.
''mereka sedang apa? apa mereka sedang merencanakan sesuatu''gumam sonya.
''aku harus ikuti mereka,siapa tau aku mendapatkan informasi''gumam sonya berjalan menuju cafe tempat cindy tadi.
sonya masuk kedalam cafe tersebut, menutupi wajah dan kepala nya menggunakan kain syal yang biasa ia bawa di dalam tas nya.sonya duduk di kursi yang tidak jauh dari kursi cindy dan pacar nya dengan posisi membelakangi mereka.
''silahkan mau pesan apa mbak.''tanya karyawan cafe pada sonya.
''es cappucino satu''jawab sonya pelan.
''oke baik di tunggu ya''ucap pelayan nya.sonya hanya mengangguk.dia sebenar nya tidak terlalu suka dengan minuman yang berbau kopi .namun tidak ada pilihan lain,agar tidak membuat orang orang tidak curiga pada nya.
''begini sayang,jadi jordan itu masih ngejar ngejar aku.sebenar nya aku mau ninggalin dia,tapi keinginan ku pacaran sama dia belum berhasil''jawab cindy.
''emang nya apa yang kamu inginkan dari nya?''tanya Axel.
''membalaskan dendam papaku dengan membuat keluarga nya jatuh miskin''jawab cindy.
''maksud mu kamu merebut semua semua harta mereka''ucap Axel.
''iya.dengan menikah sama jordan.tapi orang tua nya tidak suka padaku,maka dari itu,aku ingin mereka mau tidak mau harus menerimaku sebagai menantu mereka.dan setelah itu,aku akan mengambil alih semua harta milik mereka lalu habis itu kita kabur dan menikah.dan sekarang kamu harus membantuku''jawab cindy menjelaskan.
''tapi apakah kamu bisa menjamin kalau kamu akan kembali padaku''tanya Axel.
''aku janji sayang,aku akan kembali dan menikah bersama mu setelah aku mendapatkan harta mereka ''jawab cindy.
''apa bukti nya?''tanya Axel.
''kamu tenang aja sayang,ikuti saja rencana ku, dan kamu akan tau bukti apa yang ku maksud,dan juga hak mu''jawab cindy.
''baiklah,aku akan melakukan apapun demi kamu''jawab Axel.
''terima kasih ya sayang''ucap cindy.
''balas dendam?,bukan nya papa nya dia yang menghianati papa nya jordan.aku yakin, dia pasti bohong juga pada kekasih nya itu,supaya bisa membantu nya.berarti keluargaku dalam masalah besar sekarang.ini tidak bisa di biarkan ''batin sonya sambil meminum cappucino yang ia pesan.
__ADS_1
''mbak,ini uang nya''ucap sonya membayar minuman nya lalu berjalan keluar.tapi sial nya sonya tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang pengunjung di sana membuat syal yang menutupi kepala dan wajah nya terlepas.
''maaf mbak saya tidak sengaja''ucap sonya.
''tidak apa apa mbak,saya juga minta maaf''jawab nya.
''SONYA...''ucap .cindy melihat sonya.
mendengar nama nya di sebut oleh cindy membuat sonya melotot kan mata nya.
''ya ampun dia melihatku ''batin sonya.
sonya berlari ke luar cafe,menghindar dari cindy dan Axel.di sisi lain.cindy sedang panik.
''cepat kita kejar dia!! jangan sampai dia merusak rencana ku''ucap cindy pada Axel.
cindy dan Alex mengejar sonya yang berlari di depan mereka.sonya yang berlari cukup kencang tiba tiba dia menginjak batu kecil membuat kaki nya terkilir dan jatuh.
''aduh!! kaki ku''ringis sonya memegang kaki nya.
''ya ampun tangan ku''ucap sonya melihat telapak tangan nya juga berdarah akibat terkena aspal jalan.
karna saking panik dan kesakitan.sonya tidak menyadari kalau cindy dan Alex sudah ada di belakang nya.
''NAH..mau kabur kemana lagi kamu sekarang''ucap Axel memegangi kedua tangan sonya.
''kamu pikir semudah itu membongkar rahasiaku''sahut cindy.
''orang licik kayak kalian itu memang harus di beri pelajaran''jawab sonya.
''Oo..ternyata kamu licik juga ya.udah berani ternyata''ucap cindy.
''tidak alasan bagiku untuk takut padamu''jawab sonya.
''ayo sayang bawa dia''suruh cindy.
''ngak.kalian mau bawa aku kemana?''tanya sonya memberontak.
''ketempat dimana kamu tidak bisa membongkar rahasiaku''jawab cindy.
sonya melihat sekeliling mencari sesuatu yang bisa ia gunakan untuk menyelamatkan diri.namun dia tidak menemukan sesuatu.tapi tiba tiba sebuah ide muncul di pikiran sonya,dan..
hhaapp...
''ADUH..tanganku ''teriak Alex memegangi tangan nya akibat gigitan sonya.sonya menggigit tangan Alex lalu berlari kabur.
''sayang..tangan mu kenapa?''tanya cindy menoleh dan melihat ke arah Alex.
''dia menggigit tangan ku dan kabur''jawab cindy.
''ya udah kita pergi dulu dari sini sebelum orang curiga''ucap cindy menarik tangan Alex.
sedangkan di sisi lain.sonya berlari kencang memasuki sebuah gang kecil.
__ADS_1
''huh..huh..huh..ya allah aku capek''ucap sonya dengan napas terhengal hengal.
sonya mengeluarkan handphone nya,dan memesan ojek dan pergi dari sana.