
**KETULUSAN HATI SEORANG ARJUNA**
di rumah sakit.
''tolong selamat kan istri saya dok..saya mohon..''ucap jordan.
''keadaan istri bapak sangatlah kritis,sangat sedikit bagi nya dan bayi nya untuk selamat.kami harus segera cepat cepat menyelamatkan bayi nya,kalian berdoa saja agar bayi nya selamat,karya dia lahir prematur..maka butuh penanganan intensif.dan untuk ibu nya...kami akan berusaha semaksimal mungkin selain itu..kita serahkan saja pada yang maha kuasa''jawab dokter nya lalu pergi.
''ya allah...kenapa jadi seperti ini...aku menitipkan putri ku pada kalian dan aku percaya kalian akan menjaga nya,tapi nyata nya tidak..kalian malah membuat nya jadi begini..''ucap maya menangis histeris.
''maafkan aku bu...aku tidak bisa menjaga sonya dengan baik''ucap jordan pelan.
''seharusnya sedari awal aku sadar,kalau putriku sangat menderita...dia di siksa,di jadikan pembantu di rumah nya sendiri..sampai sampai kamu tega memasukan perempuan lain ke dalam rumah yang di mana di dalam nya ada istrimu,kamu tega bohongin ibu jordan!!!,kamu bilang sonya bahagia,dia hidup tenang,tapi semua nya bohong!!! bahkan kamu menyuruh nya untuk tidak menceritakan yang sebenar nya kepada ku.jika kalian tidak suka,maka kalian tinggal bilang..aku bisa membawa nya pulang,aku bisa menghidupi nya,tidak perlu kalian menyiksa nya''jawab maya murka.
''tolong jangan bicara seperti itu mbak...kami minta maaf,kamipun juga tidak tau kalau putra kami seperti itu''ucap irma berusaha menenangkan maya.
''aku kecewa pada kalian,sangat kecewa ''jawab maya mengusap dada nya.
''pak jordan,anda di panggil dan di suruh ke ruangan dokter''ucap seorang suster yang tiba tiba datang.
''baiklah''jawab jordan bangun dan sambil mengusap air mata nya.
''mari ikut saya''ucap suster nya.
jordan mengikuti suster nya ke ruangan dokter,sedangkan irma masih berusaha menenangkan maya yang sedang duduk di lantai sambil menangis.
''sabar mbak,aku yakin pasti putri kita selamat bersama bayi nya,kita berdoa terus ya sama sama''ucap irma mengelus punggung maya.
''itu yang ku harapkan''jawab maya.
di tempat lain.
''permisi dok.ini pak jordan,suami dari pasien yang bernama sonya''ucap suster nya.
''silahkan masuk''jawab dokter nya.
jordan pun masuk.
''silahkan duduk pak''
''ada apa dok?,kenapa dokter memanggilku?''tanya jordan dengan ekpresi khawatir.
''begini pak,nyonya sonya tertembak tepat di bagian dada nya dan ternyata itu mengenai jantung nya sehingga jantung nya luka dan rusak.dan untuk itu...nyonya sonya harus segera mendapatkan donor nya.selain itu,nyonya juga membutuhkan darah yang cukup banyak,karna dia kehilangan banyak darah.''
''jadi saya harus gimana dok?''tanya jordan.
''rumah sakit kami saat ini untuk pendonor jantung itu kosong pak.jadi kami saat ini sedang mencari di rumah sakit yang lain,untuk donor darah nya..nyonya sonya mempunyai golongan darah yang susah di cari.jadi kami meminta tolong kepada bapak sebagai suami nya untuk mencari pendonor untuk istri anda''jawab dokter menjelaskan.
''baik dok,saya akan berusaha ''jawab jordan semangat.
''baiklah.kita hanya punya waktu 24 jam untuk mencari pendonor nya,karna kalau tidak..nyonya sonya bukan milik kita lagi''ucap dokter nya.
''baiklah dok.sekarang saya permisi dulu''jawab jordan pergi dari sana.
dari sisi lain.
di saat jordan keluar dari ruangan dokter,di saat itu juga kebetulan juna juga baru saja keluar dari ruangan nya dan tidak sengaja melihat jordan keluar dari salah satu ruangan dokter.
''jordan, kenapa? kok muka nya kusut gitu,kayak nya dia lagi panik juga..ada apa ya???? apa sonya...aku harus cari tahu,siapa tau bisa membantu ''batin juna.
juna pergi ke ruangan dokter yang barusan jordan masuki.
''selamat siang dokter rendi ''ucap juna.
''selamat siang tuan muda''jawab nya.
''ada apa tuan muda kemari? ada yang bisa saya bantu''tanya dokter rendi sopan.
''oya saya mau nanya?,tadi pria yang barusan keluar dari ruangan ini kenapa ya dok? bukan apa apa,soalnya dia teman saya''tanya juna.
__ADS_1
''bapak jordan,istri nya sedang keadaan darurat saat ini tuan.sekarang pasien sedang di ruang operasi,dokter sekarang sedang melakukan pengangkatan bayi nya''jawab dokter rendi.
''sonya,,,''gumam juna.
''tuan tau nama nya?''tanya nya.
''iya dia sahabat saya.terus apa yang terjadi?''jawab juna.
dokter rendi pun menjelaskan semua nya.
''baiklah.sekarang kerahkan semua anggota untuk mencari pendonor nya ke rumah sakit lain di seluruh indonesia saat ini juga.dan siapkan dua dokter bedah secepat mungkin,karna waktu kita tidak banyak lagi''titah juna tegas.
''baik tuan''jawab dokter rendi.
di sisi lain.
''jordan tinggal dulu ya ma,bu.kalian jaga sonya aja di sini,nanti kalau ada apa apa,cepat hubungi aku.karna waktu ku mencari pendonor untuk sonya tidak banyak,doakan saja supaya dapat secepat nya''ucap jordan pada mama dan ibu mertua nya.
''iya pergilah.hati hati,mama selalu mendoakan mu''jawab irma,sedangkan maya hanya menatap jordan dengan wajah yang sulit di artikan.
***
jam sudah menunjukan pukul 08:30 malam,tapi belum satu pun di temukan jantung dan darah yang cocok untuk sonya,di saat itupun semua orang menjadi panik,terutama ibu nya sonya.
sedangkan jordan?dia belum kembali.dia masih berusaha mencari pendonor tanpa rasa letih.
''ya allah..aku udah cari kemana mana tapi kok belum satu pun bertemu pendonor yang cocok untuk istriku.tolong bantu aku ya allah''gumam jordan mengendari mobil nya dengan hati yang mulai resah.
jordan sudah menyuruh seluruh anak buah nya untuk mendatangi seluruh rumah sakit,tapi belum ada satupun.
di sisi lain.
''dokter gawat !!!..kondisi pasien atas nama sonya semakin memburuk''ucap suster.
''ini gawat..kita harus segera menemukan pendonor nya.cepat laporkan pada keluarga dan suami nya cepat!!''jawab dokter nya.
suster itu pun keluar dari ruangan sonya.
''iya saya ibu nya sus''jawab maya.
''kemana yang lain nya? kok ibu sendirian''tanya suster melihat maya hanya seorang diri.
''lagi keluar sebentar''jawab maya.
''begini bu,kondisi pasien sekarang semakin memburuk,tolong kasih tau ke suami nya ya ibu''ucap suster nya menjelaskan.
''ya allah,apa yang harus saya lakukan dok?''jawab maya.
''ibu berdoa saja semoga ada ke ajaiban''ucap suster nya.
seketika maya runtuh dan terduduk di lantai dengan wajah yang pucat.
''ada apa ini?''tanya irma yang baru saja datang.
''kebetulan ibu datang,ada hal yang ingin saya sampaikan,bawasanya nyonya sonya kondisi nya semakin buruk,kalau tidak secepat nya di operasi..maka dia akan kehilangan nyawa nya.
''ya allah...sonya..''gumam irma.
''kalau begitu saya permisi dulu''ucap suster nya.
''aku harus segera memberitahu jordan''ucap irma.
π±''halo..ada apa ma?''tanya seorang dari seberang sana.
π±''halo jordan,gawat..kondisi sonya semakin memburuk,kamu harus segera ke rumah sakit sekarang''jawab irma.
π±''iya ma,jordan akan segera ke sana''ucap jordan mematikan telpon nya sepihak.
di sisi lain.
__ADS_1
''bagaimana keadaan sonya dok?''tanya juna.
''keadaan nya semakin buruk tuan,kita harus cepat segera mendapatkan pendonor jantung dan darah untuk nya''jawan dokter rendi.
''siapkan operasi nya''ucap juna datar.
''tuan sudah menemukan pendonor nya?''tanya dokter rendi.
''ikut keruangan saya''jawab juna.
dokter rendi masih bingung dengan apa yang di katakan oleh juna.dia masih berusaha mencerna pembicaraan juna.
sedangkan di tempat lain.
tak butuh waktu lama.jordan sampai di rumah sakit.mendengar kabar kalau keadaan istrinya semakin memburuk,membuat perasaan nya semakin tidak karuan.dia berlari menuju ruangan sonya.
''bagaimana ke adaan sonya ma?,dimana dia?''tanya jordan pada irma.
''kata dokter dia harus segera di operasi''jawab irma lemah.
di tempat lain,di ruangan juna.
''apa tuan sudah gila?...sadar tuan..ini masalah nyawa''ucap dokter rendi dengan tampak emosi.
''saya serius. dan keputusan saya sudah bulat''jawab juna dengan tatapan kosong.
''sungguh,saya tidak mengerti,hanya tuan dan yang maha kuasa saja yang tau.tapi saran saya sebaik nya tuan pikirkan lagi keputusan tuan ini,saya permisi dulu''ucap dokter rendi keluar dari ruangan juna.
juna menghembuskan napas kasar dan memejamkan mata nya.sedetik kemudian menelepon seseorang.
π''cepat beritahu pada keluarga pasien atas nama sonya,bahwa kita sudah menemukan pendonor nya''ucap juna mematikan telpon tanpa mendengar jawaban.
***
mendengar kabar bawasan nya sonya sudah mendapatkan calon pendonor,membuat jordan dan keluarga nya sedikit lega.namun ia juga bertanya tanya siapakah pendonor itu?.
''selamat malam,dengan keluarga pasien atas nama sonya''ucap seorang dokter yang baru saja datang bersama dua orang suster di belakang nya.
''iya,saya suami nyai.''jawab jordan.
''begini,pasien akan di operasi malam ini juga,mohon doa nya''ucap dokter nya.
''iya dok,tolong selamatkan istri saya''jawab jordan.
''kalau begitu kami permisi dulu''ucap dokter nya lalu masuk ke ruangan rawat sonya dan membawa sonya keruangan operasi.
sesampai nya di ruangan operasi.
''tolong beri aku waktu lima menit,dan tunggu aku di luar''ucap juna dengan wajah dingin.
''baik tuan''jawab dokter rendi.
merekapun keluar dari ruangan operasi.
''kenapa kita di suruh keluar,apa ada hubungan dokter juna dengan pasien?''tanya salah satu suster nya.
''dia sahabat nya tuan juna''jawab dokter rendi.
di dalam ruangan.
''hay sonya!..apa kabar?.sudah lama kita tidak bertemu.terakhir kita bertemu di saat kamu ingin pergi meninggalkan suami mu,dan kita bertemu lagi rumah sakit ini dan sekarang.oya..,selamat,kamu sudah menjadi seorang ibu.anak mu laki laki,dia tampan,dan lucu.aku sudah melihat nya tadi,walaupun dari jauh.aku tau, pasti kamu ingin sekali bertemu dengan nya,maka dari itu,aku akan membantu mu bertemu dengan putramu dan keluargamu.
sonya...apa kamu tau? aku sangat mencintai mu, bahkan di saat aku tau kalau kamu sudah mempunyai suami.aku mencoba untuk menghapus rasa itu namun susah untuk ku.maka dari itu,di saat kita bertemu kemarin...aku mencoba untuk tidak memperdulikan mu karna aku sadar..sebesar apapun cintaku itu...aku tidak akan bisa memilikimu,karna cinta mu bukan untuk ku,tapi untuk suami mu,aku menyadari itu SONYA!!! aku menyadari bahwa kamu bukanlah milikku.''tangisan juna pecah.
''suamimu mencintai mu,begitu juga dengan mu,dia membutuhkan mu,dia tidak ingin kehilanganmu.maka dari itu,hiduplah bersama dengan nya menggunakan jantungku.walaupun aku tidak bisa memiliki mu,setidak nya aku bisa berguna untuk mu dan orang terdekatmu.nanti jangan menangis di saat kamu mengetahui bahwa aku yang mendonorkan jantungku untukmu.tetaplah menjadi wanita yang kuat,aku bangga padamu.AKU MENCINTAIMU SONYA,hanya kamu wanita yang aku cintai setelah almarhumah ibuku.dari semenjak kita bertemu sampai saat ini.''ucap juna sambil menutup mata di terakhir kata nya.habis itu dia pergi untuk menemui dokter dokter yang sudah siap menunggu nya.
''bagaiman tuan? apa anda sudah siap?''tanya dokter rendi
''aku sudah siap!,kita lakukan sekarang''jawab juna.
__ADS_1
hay semua nyaββ..maaf ya kalau aothor lama aplod nya,kalau ada salah kata dalam tulisan ataupun penyampaian nya ,mohon dimaklumi ya.semoga kalian sehat selalu ya,terima kasih.πππ