Ketua Osis Kejam Itu Suamiku

Ketua Osis Kejam Itu Suamiku
episode 53


__ADS_3

**MENYERAH DAN KALAH**


jordan duduk melamun di lantai sembari menunggu dokter yang sedari tadi belum keluar dari ruang UGD.


''bagaimana keadaan sonya?''tanya irma yang baru saja datang bersama irwan.


''aku belum tau ma,dokter belum memberi tau ''jawab jordan.


''ya allah selamatkan lah putriku ''gumam irma.


dan beberapa menit kemudian.dokter keluar dari ruangan UGD.


''bagaimana dengan keadaan putri saya dokter?''tanya irwan.


''luka pasien cukup dalam,hingga menyebabkan dia kekurangan darah.dia harus segera mendapatkan donor darah,kami akan mencari darah yang cocok nya.''jawab dokter nya.


''kalau boleh tau,golongan darah sonya apa dok?''tanya jordan.


''pasien mempunyai golongan darah O+,jadi jika ada dari keluarga pasien mempunyai golongan darah itu,maka harap untuk memberi tau kami.saya permisi dulu''jawab dokter nya.


dan tidak selang berapa lama.dua suster keluar dari ruangan UGD bersama dengan sonya yang terbaring di kasur dorong untuk di pindahkan ke ruangan rawat.lalu di ikuti oleh jordan dan orang tua nya sampai depan pintu ruang rawat.


''maaf yang boleh masuk hanya 1 orang saja tidak boleh lebih.kalian bisa bergantian untuk menjenguk pasien.kami permisi dulu''ucap suster nya.


''mama sama papa jagalah sonya.aku akan pergi mencari pendonor darah untuk sonya''ucap jordan.


''baiklah hati hati.papa juga mau menelpon teman papa,siapa tau mereka punya golongan darah yang sama dengan sonya''jawab irwan.


''jordan bagaimana ke adaan sonya?''tanya vina tiba tiba datang bersama juna.


''dia masih belum sadarkan diri.dia perlu donor darah''jawab jordan.


''ya ampun sonya..golongan darah dia apa''tanya vina.


''O+''jawab jordan.


''kalau begitu ambil darahku saja.kebetulan darah ku juga O+''sahut juna.


''benarkah.kalau begitu kita langsung bertemu dengan dokter nya untuk pengecekan ''jawab irwan.


''baik,ayo om,''jawab juna lalu mereka pergi.


sedangkan jordan masih tetap berdiri di tempat nya, tanpa mengatakan apapun.ada rasa yang mengganjal di hati nya saat mendengar juna akan mendonorkan darah nya untuk sonya.namun apalah daya nya,dia juga tidak bisa egois.karna itu membahayakan nyawa sonya.


''apa kau sudah puas jordan?''tanya vina.


''dari dulu sonya tidak pernah bahagia. itu karna semua ulah mu!! dulu dia pernah masuk rumah sakit, sekarang lagi.dan penyebab nya masih orang yang sama..aku mau nanya?,dendam kesumat apa yang kau pendam dalam hati mu jordan,sehingga kau setega ini''ucap vina.namun jordan hanya diam.dia hanya bisa menunduk kan pandangan nya.


di tempat lain.


''semua nya bagus dan tidak ada kecacatan ataupun penyakit.kalau begitu kita akan melakukan pengambilan darah malam ini juga''ucap dokter nya.

__ADS_1


''baiklah.kami permisi dulu dok''jawab irwan lalu


keluar dan di ikuti oleh juna.


''terima kasih nak,kalau kamu tidak datang tadi,pasti kami belum menemukan pendonor untuk sonya sekarang''ucap irwan pada juna.


''sama sama om,ini sudah kewajiban ku untuk membantu teman ku''jawab juna.


''oya om lupa,nama mu siapa?''tanya irwan.


''juna om''jawab juna tersenyum.


di sisi lain.


''apa kau sudah lega sekarang?''tanya alvin pada axel.


''iya,sekarang aku selalu merenungkan betapa bodoh nya di diriku dulu.ternyata cindy sedang mengadu domba ku dengan jordan dan menjadikan ku kambing hitam nya.aku sangat berterima kasih pada mu.''jawab Axel.


''iya sama sama.''jawab alvin.


''ngomong ngomong,kamu tau dari mana? kalau papa nya cindy itu adalah seorang penipu ?''tanya Axel.


''aku sudah lama mencari tau tentang dia.setelah aku tau kalau dia akan mencelakai sonya dan juga jordan''jawab Axel.


''apa karna mereka teman mu?''tanya Axel.


''bisa di bilang begitu.tapi ada hal lain yang membuatku harus mencari tau kelemahan nya cindy''jawab alvin.


''karna aku mencintai sonya.aku jatuh cinta pada nya jauh sebelum dia menikah dengan jordan.aku sudah tau dari dulu kalau mereka sudah menikah.di saat sonya di siksa oleh jordan membuatku hatiku sakit,dan aku terus berusaha agar tidak membuat sonya tersiksa lagi''jawab alvin.


''apa termasuk ke jadian tadi?''tanya Axel lagi.alvin mengangguk.


''sampai kapan kau akan mencintai sonya dalam diam seperti ini?''tanya Axel.


''ntahlah,aku pun tidak tau.yang terpenting bagiku adalah sonya bisa hidup tenang''jawab alvin menunduk kan wajah nya


flashback on.


''apa kau percaya pada kekasih mu''tanya alvin.


''tentu. dia ingin membalas kan dendam papa nya pada keluarga nya jordan''jawab Axel.


''apa kau yakin?''tanya alvin.


''iya,memang nya kenapa?kau tiba tiba datang menemui ku dan menanyakan hal itu pada ku. apa maksud mu''tanya Axel.


''seperti nya kau harus perlu melihat ini''ucap alvin memberikan dua lembar kertas pada Axel.


''apa ini?''tanya Axel.


''baca.isi dokumen itu semua akan memberitahu mu siapa papa nya cindy sebenar nya''jawab alvin.

__ADS_1


Axel membaca semua yang ada di dokumen itu secara deteil.


''cindy tidak membalas dendam pada keluarga jordan.tapi dia di suruh oleh papa nya untuk merebut dan mencuri semua harta mereka,sama seperti apa yang di lakukan oleh papa nya dulu yang mengakibat kan perusahaan wijaya bangkrut''ucap alvin.


''kurang ajar!!ternyata dia membohongi ku''ucap Axel mengepalkan tangan nya.


''tapi dia sudah merencanakan sesuatu untuk jordan''ucap Axel.


''tidak apa.kau ikuti saja rencana nya.kau hanya perlu merekam apa yang dilakukan nya lalu berikan padaku''jawab alvin.


''Oke''ucap Axel.


flashback off


***


semua berjalan dengan lancar.sekarang keadaan sonya sudah mulai membaik.vina dan juna juga sudah pulang karna juna di suruh beristirahat oleh dokter karna pasca pengambilan darah.


kini jordan dan orang tua nya sudah di bolehkan masuk oleh dokter untuk menunggu sonya.jordan duduk di samping sonya sambil memegang tangan sonya tanpa melepaskan nya .jordan memandangi wajah sonya sayu.wajah yang selalu ia buat menangis dan sedih.


pukul 01:00 pagi.sonya membuka mata nya dan mendapati suami dan mertua nya sedang terlelap tidur.jordan tertidur dengan posisi terduduk di samping sonya sambil memeluk tangan nya.sonya turun dari kasur nya dan melepas infus nya.


''maafkan aku jordan.aku harus pergi dari mu,kurasa sudah cukup bagiku untuk menderita karna mu.aku mencintaimu jordan..bahkan sebelum kita menikah.dan setelah kita menikah,aku bermimpi kalau aku akan bisa meluluhkan hatimu,tapi nyata tidak!!,bahkan mungkin sampai aku kehilangan nyawaku pun kamu tetap sama''gumam sonya meneteskan air mata nya.


''aku menyerah jordan..aku kalah dan aku pergi ''batin sonya, lalu keluar dari sana.


sonya keluar dari rumah sakit tanpa ada yang melihat nya.sonya berjalan menelusuri jalan trotoar tanpa menggunakan alas kaki.


''neng.neng kok sendirian?,neng kenapa di sini?''tanya bapak separuh baya.


''saya mau pulang''jawab sonya.


''mari bapak antar.tidak baik perempuan keluyuran tengah malam.bahaya''ucap bapak nya.


''bapak malam begini ngapain keluar ''jawab sonya.


''bapak kan kerja neng,bapak masuk malam''jawab bapak nya.


''ya udah neng naik saja,biar bapak antar neng pulang.tenang,bapak bukan orang jahat.bapak ikhlas bantu,karna bapak juga punya anak perempuan di rumah''ucap bapak nya.


''ya udah,bapak antarin saya ke perumahan xxxx ya pak''jawab sonya.


''baik neng''jawab nya.


***


sonya sudah sampai di depan rumah nya.


''pak terima kasih ya.bapak tunggu sebentar saya mau ngambil uang nya''ucap sonya.


''tidak usah neng,niat bapak cuma bantu neng aja kok.bapak ngak minta bayaran.ya udah ya neng ya bapak pergi dulu''jawab bapak nya lalu pergi.

__ADS_1


huuhh..sonya menghembus napas kasar dan masuk ke dalam rumah.sonya ke kamar langsung mengganti baju nya dan memasukan semua barang barang nya ke dalam koper.sonya pergi ke kamar jordan di sana dia meletakan sebuah map yang berisikan surat gugatan cerai dari nya dan sebuah amplop yang berisikan uang 20 juta di beserta surat nya yang sonya letakan di atas kasur nya jordan.lalu sonya turun dan meninggalkan rumah malam itu juga menggunakan taksi.


__ADS_2