Ketua Osis Kejam Itu Suamiku

Ketua Osis Kejam Itu Suamiku
episode 68


__ADS_3

**PENCULIKAN SONYA#2**


di suatu tempat yang sunyi,gelap,kotor dan kumuh.tepat nya di sebuah gedung yang sudah terbengkalai,di situlah sonya berada.ia di ikat di sebuah kursi besi dengan wajah di tutup kain hitam dan mulut yang masih di lakban.sonya terduduk terkulai tidak sadarkan diri.


''bos,kami sudah berhasil menculik perempuan yang bos suruh''ucap seorang pria berbadan besar tinggi di telpon.


''bagus,tetap lah di sana,jaga dia jangan sampai dia lolos''jawab seorang wanita di seberang telpon.


''baiklah,tapi bos harus cepat cepat kesini.karna saya tidak bisa berlama lama di sini ''ucap nya mematikan telpon.


kemudian pria itu berjalan ke arah sonya dan membuka penutup wajah nya dan juga lakban yang ada di mulut sonya.sehabis itu dia pergi keluar dari sana.


''kalian jaga di sini,jangan sampai dia kabur''titah pria tersebut pada dua anak buah nya.


''baik bos.''jawab mereka.


''aku mau pergi dulu sebentar''ucap nya pergi.


di sisi lain.


jordan pulang ke rumah nya bersama dengan aldo.dia juga sudah menyuruh seluruh anak buah nya untuk melacak keberadaan sonya, melacak lokasi dimana tempat sonya di tahan dan jordan juga menyuruh dua anak buah nya untuk mengikuti livia dan siska.


''jordan..bagaimana? apa sonya sudah ketemu?''tanya irma.


''belum ma..ini masih di lagi dicari,sebenar nya apa yang terjadi ma?''jawab jordan.


''tadi mama lagi masak,terus sonya mama suruh menyiram tanaman di depan sama sekalian berjemur,terus dia ngak masuk masuk,mama cek ternyata dia udah ngak ada..ini salah mama,jika saja mama tidak menyuruh nya tadi..tidak mungkin terjadi hal seperti ini''ucap irma merasa bersalah.


''mama tenangin diri dulu,sekarang jordan mau mencari sonya dulu''ucap jordan.


''kalau begitu mama ikut mencari.''jawab irma.


''tidak usah ma..kalau mama ikut akan bahaya,udah mama di rumah aja,doain sonya selamat ''ucap jordan.


''baiklah,apa sebaik nya kita telpon polisi''jawab irma.


''jangan dulu ma,nyawa sonya taruhan nyaa jika mereka tau kalau kita menelpon polisi''ucap jordan.


krrriiiinggg...


handphone jordan berbunyi.


''nomor tidak di kenal''gumam jordan.


πŸ“±''halo..siapa ini?''ucap jordan.


πŸ“±''halo..apa kabar?,pasti kamu lagi mencari istri tersayang mu kan?''jawab seseorang di telpon.


πŸ“±''jangan sakiti dia livia!!!!,sedikit saja lecet pada tubuh nya maka kau akan ku bunuh.''ucap jordan geram.


πŸ“±''uuuhhh takut...tenang saja aku tidak akan menyakiti nya asal kau mau memenuhi syarat nya''jawab livia.


''apa?''tanya jordan.


''serahkan semua harta mu pada ku,maka aku akan menyerahkan istrimu ini,tapi ingat..jangan membawa polisi''ancam livia dan mematikan telpon secara sepihak.


''baiklah''jawab jordan.


''apa kata nya?''tanya irma.


''livia dan mama nya yang menyulik sonya,mereka menginginkan semua harta kita''jawab jordan.


''ya sudah kasih saja,yang penting sonya dan bayi nya selamat, cepat!!!''ucap irma.

__ADS_1


''ya udah jordan pergi dulu ma,Assalamualaikum''jawab jordan bergegas pergi.


''Walaikumsalam...hati hati''ucap irma.


di sisi lain.


sonya membuka mata nya karna cipratan air di wajah nya.ia membuka mata nya dan melihat livia bersama dengan mama nya dan beberapa pria tinggi besar sangar mengelilingi nya.


''hay cantik? kita bertemu lagi''ucap siska tersenyum.


''kalian mau apa?,kenapa kalian membawaku ke sini?''jawab sonya marah.


''jangan marah dong,percuma marah..kamu ngak akan ada yang melindungi,''ucap livia.


''lepasin aku!!!..mau kalian apa?''ucap sonya memberontak.


''DIAMM!!!,berisik.aku akan membunuh mu,hanya saja aku menunggu suami mu dulu,karna jika aku membunuhmu sekarang..aku tidak akan mendapatkan apapun .''ucap livia menampar sonya lalu mencengkram dagu sonya kuat.


''sayang tunggu yaa...sebentar lagi kamu dan ibumu akan pergi ke neraka ''ucap livia mengelus perut buncit sonya.


''jangan sentuh perutku!!!..kalian bisa membunuhku,asal jangan anakku''jawab sonya.


''apa hak mu untuk mengatur kami haa!!!!..kau tau? gara gara kau...kakak ku di penjara dan dia mengandung di dalam penjara tanpa tanggung jawab dari ayah anak di kandung nya...dan itu semua karna kau!!!..kau yang menggagalkan rencana nya dan membuat dia menderita''ucap livia mencengkram dagu sonya dan darah segar mengalir dari bibir sonya akibat tamparan livia.


''itu salah dia sendiri..dia memberikan kesucian nya pada kekasih nya demi rencana menjijikan nya itu...''jawab sonya menantang.


''kau sudah di ikat tapi masih berani melawan ya..sekarang lebih baik kau diam,bernapas lah selega mungkin,karna hari ini adalah hari terakhir mu dan bayi melihat dunia ini. dan nikmati permainan dari ku untuk suami mu''ucap livia menghempaskan wajah sonya.sedangkan siska hanya menonton dan duduk di kursi di samping sonya sambil melipat ke dua tangan nya.


***


tak berselang waktu lama,akhir nya jordan dan aldo beserta anak buah mereka sampai di tempat sonya di tahan.


di sana mereka sudah di sambut oleh livia dan juga mama dan kawal oleh dua orang pria bertubuh besar.


''tidak usah berbasa basi!!,di mana istriku?''jawab jordan ketus.


''tidak usah marah santai aja,istri kesayangan mu ada kok,tenang aja.baiklah sekarang serahkan semua nya padaku..maka aku akan menyerahkan istrimu''ucap livia.


''cihh..kau pikir aku ini bodoh..bisa kau tipu ''jawab jordan sinis.


''baiklah kalau begitu,kalian berdua,bawa perempuan itu keluar''suruh livia pada anak buah nya.


mereka pergi kebelakang,dalam kemudian mereka datang lagi dan membawa sonya dengan wajah nya yang sudah biru bercampur darah.


''jadi gimana? serah dokumen nya cepat atau anak dan istrimu tersayang ini mati di hadapan mu''ucap livia.


''seperti nya itu jebakan tuan,ingat jangan mudah terpengaruh sebelum nyonya di tangan kita''bisik aldo.


''jangan jordan!!!..mereka hanya menjebak mu.. percayalah padaku''ucap sonya.


''kau diam!!!,jika kau bicara,maka aku tidak segan segan menembak mu''ucap livia menodongkan pistol ke kepala sonya.


''jauhkan senjata mu dari istriku!!!!,kalau tidak kau akan terima akibat nya''ucap jordan marah.


''kalau begitu serahkan semua dokumen dan semua aset perusahaan mu''jawab livia.


''baiklah,akan kuturuti permintaan mu''ucap jordan melirik aldo.


sedangkan sonya diam diam berusaha melepas tali yang mengikat tangan nya.


aldo mengeluarkan map berwarna merah dan memberikan nya pada jordan.


''ini,di dalam itu semua surat dan aset kekayaan keluarga wijaya sudah di tandatangani,semua nya ada di sana''ucap jordan memberikan map tersebut kepada livia.

__ADS_1


''bagus ''jawab livia mengambil dan mengecek isi map nya.


''sekarang serahkan istriku''ucap jordan.


''hahahahahahaha...jordan..jordan,ternyata kamu sebodoh ini ya''jawab livia sambil tertawa terbahak bahak.


''apa maksud mu?''tanya jordan.


''habisi mereka dan bunuh di hadapanku''suruh livia pada anak buah nya.


dan terjadilah perkelahian antara anak buah nya jordan dan anak buah nya livia.namun selang beberapa waktu,anak buah nya jordan tumbang satu per satu.kemudian jordan pun turun tangan bersama aldo,awal nya mereka menang,namun karna anak buah livia lebih banyak,jadi mudah untuk mereka untuk mengeroyok jordan,sedangkan aldo masih berkelahi.karna mereka memang tidak mengincar aldo melainkan jordan.


''TOLONG JANGAN SAKITI DIA...APA YANG KALIAN INGINKAN LAGI!!!''teriak sonya.


''membunuh kalian,itulah yang kami inginkan,sebagai balas dendam putriku ''ucap siska.


jordan dan aldo masih berkelahi,walaupun jordan sudah dalam keadaan babak belur dan kewalahan,namun tidak ada kata menyerah untuk seorang JORDAN KUSUMA WIYAJA.tapi namun nyata nya,jordan tetap kalah.


''bagaimana tuan jordan? apa anda sudah siap untuk menemui neraka mu?,tapi sebelum kau,aku ingin kau melihat orang kesayangan mu ini mati di hadapan mu''ucap livia mendekati sonya dan siap untuk menembak nya.


''tolong bunuh saja aku,tapi jangan istriku''jawab jordan lemah.


di sisi lain,sonya berhasil diam diam membuka ikatan tali di tangan nya.ia diam diam melirik siska dan sedetik kemudian sonya berdiri dan merebut pistol yang ada di tangan siska


''TURUNKAN SENJATA MU!!!! ATAU AKU AKAN MEMBUNUH IBU MU....''teriak sonya menodongkan pistol ke arah kepala siska.


''jangan bergerak...turunkan senjata,tempat ini sudah di kepung.''ucap polisi.


livia dan sonya perlahan meletakan senjata mereka ke lantai.


''tuan tidak apa apa?,apa tuan jordan masih bisa bangun?''ucap polisi membantu jordan berdiri.


''jordan...kamu ngak papa?,sonya ''ucap irwan datang.


sedangkan livia dan mama sudah di tahan oleh polisi.


''manusia murahan,tidak semudah itu untuk menjebak keluarga ku''ucap irwan pada siska dan livia.


''tidak masalah,yang terpenting semua harta kalian sudah ada di tangan ku''jawab siska tersenyum remeh.


''dan kalian pikir semudah itu untuk merebut semua itu??,lihatlah dulu,semua yang ada di tangan kalian semua nya palsu...tidak semudah itu aku menyerahkan harta ku pada orang orang tidak berguna seperti kalian''ucap irwan.


''cepat bawa mereka pak''suruh irwan.


mendengar apa yang dikatakan oleh irwan membuat livia geram.ia diam diam merebut pistol dari tangan polisi dan menodongkan nya ke arah jordan.sonya yang melihat itu pun cepat cepat menghampiri jordan dan menghadang nya.


DOORR!!!...


sonya tumbang ke lantai dengan berlumuran darah.peluru berhasil menembus dada nya.


''SONYAAA!!!!!


jordan berlari sempoyongan ke arah sonya.


''sonya...sayang...bangun,jangan tinggalkan aku,aku mohon''ucap jordan menangis memeluk sonya yang sudah tidak sadarkan diri.


''cepat bawa sonya ke mobil.. jordan cepat bawa sonya ke rumah sakit''ucap irwan.


''ayo tuan cepat bawa nyonya sonya..''ucap aldo lemah.


jordan berusaha sekuat tenaga nya untuk menggendong sonya dan membawa nya ke dalam mobil.


''ayo biar papa bantu''ucap irwan.

__ADS_1


sedangkan siska dan livia berusaha untuk kabur dari polisi.namun tidak berhasil,mereka terpaksa di tembak oleh polisi dan alhasil mereka berdua meninggal di tempat.


__ADS_2