
pagi itu adit sudah berada didepan gerbang kos yang ditempati oleh khadijah.menunggu gadis itu keluar sambil menyandarkan punggungnya disamping mobil dan menghadap pintu gerbang rumah kos itu.
setelah beberapa saat keluarlah khadijah dengan memakai gamis panjang berwarna peach senada dengan kerudung syar'i yang menutupi dada dan punggungnya.sungguh cantik dan menawan,adit tertegun melihatnya,ketertarikannya bertambah saat melihat gadis itu sangat menjada auratnya.
khadijah memang sengaja memakai baju yang baru dia beli dipasar bersama temannya kemarin.karena mengingat dia juga memiliki baju bagus hanya beberapa.adit tak lepas dari memandang gadis yang berjalan menuju kearahanya,sampai khadijah tepak didepannya adit belum juga bergeming.
"maaf tuan telah menunggu lama"ucapan khadijah membuyarkan lamunan adit
"tidak apa apa nona,saya baru sampai"jawab adit dengan senyum yang mengembang tanpa lepas dari memandang wajah gadis itu.meskipun terlihat wajah khadijah sembab,tak mengurangi kecantikan alami yang dia miliki.
"mari nona"adit membukakan pintu mobil untuk khadijah.khadijah membalasnya dengan anggukan.
selama didalam mobil khadijah banyak melamun.masih belum menyangka bahwa sebentar lagi dia akan menikah,lebih tepatnya pernikahan kontrak yang sifatnya sementara.
__ADS_1
adit yang berada dibalik kemudi tidak terlalu fokus karena sesekali dia mencuri curi pandang pada khadijah.ada sedikit perih dihatinya melihat gadis itu harus menanggung apa yang tidak pernah dia berbuat.
"bertahanlah nona,dan bersabarlah,ini hanya 3 bulan,jika sudah waktunya tiba,datanglah padaku,aku siap menggantikan tuan reyhan"secara tidak sadar adit berkata seperti itu.
perkataan adit membuat khadijah kaget
"mak-maksud tuan?"khadijah bertanya dengan terbata bata.
adit yang juga tak kalah kaget dengan ucapannya jadi salah tingkah dan bingung.
sebenarnya khadijah tidak sepolos itu,khadijah mengerti apa yang dimaksud oleh adit.sebenarnya dia sangat senang dengan ucapan adit yang akan menerimanya saat dia akan bercerai nanti dengan reyhan.sejujurnya dia memang menyukai adit dari pertama kali dia bertemu,wajahnya yang tampan dan cara bicaranya yang baik membuatnya menyukainya.tapi sayang adit hanya salah bicara,andaikan itu serius betapa bahagianya dia.
suasana hening selama diperjalanan sampai mobil yang mereka tumpangi memasuki sebuah gerbang besar dan rumah besar,khadijah sempat tertegun dengan rumah besar dan mewah itu.
__ADS_1
"mari nona"adit membukakan pintu mobil untuk khadijah.merka memasuki rumah tersebut dan langsung masuk ke ruangan keluarga,disitu sudah ada ibu reyhan dan reyhan tengah menunggu mereka berdua.
"nyonya tuan,kami sudah sampai"adit menyapa mereka hingga mereka berdua menoleh kebelakang.
reyhan langsung tertegun melihat penampilan khadijah yang sangat anggun dan cantik,karena selama ini dia hanya melihatnya dengan seragam OB.pandangan yang cukup lama dan dalam hingga khadijah menyadari hal itu segera menundukkan wajahnya.reyhan yang tersadar langsung berpaling.
"sial.apa yang aku pikirkan"gumannya dalam hati.
ibu reyhan yang senang langsung beranjak dan menghampiri calon mantunya.
"kau cantik sekali nak,kau juga menutup auratmu,aku sungguh senang reyhan mendapatkan calon istri yang cocok dan sesuai kriteria ibu"ucap ibu reyhan dengan semangat.
para wanita itu langsung duduk disofa tepat didepan reyhan duduk,sedangkan adit tetap berdiri disamping mereka.khadijah dan calon mertuanya berbincang bincang dan bercerita satu sama lain dengan diselingi candaan dan tawaan dari mereka berdua.
__ADS_1
tanpa disadari reyhan yang memperhatika merek berdua tersenyum,entahlah dia suka dengan suasana ini.