
kini khadijah dan reyhan berada di mobil menuju apartemen reyhan.beberapa jam yang lalu mereka telah melakukan proses ijab qobul dengan tertutup dan hanya keluarga inti dan aditlah yang tau.suasana hening didalam mobil bertahan sampai mobil itu terparkir diparkiran tempat tinggal reyhan.
sebelumnya reyhan telah mengirim foto dan mengabarkan pada kekasihnya angel siapa wanita yang ia nikahi secara rinci.
mereka masuk kedalam apartemen,khadijah masuk mengekori reyhan dengan membawa tas ransel dipunggungnya.
"ini kamarmu,ingat jangan sampai kau membocorkan status kita pada siapapun,kita hanya bersikap sebagai suami istri hanya didepan ibuku,kau dengar!"sentak reyhan.
khadijah hanya menganggukan kepalanya
khadijah membuka pintu kamar setelah reyhan meninggalkannya.kamar yang sama luasnya dengan tempat kos yang dia tempati dulu hanya saja yang membedakan kamar mandinya yang berada didalam.tempat tidurnya pun bukan ranjang melainkan kasur lantai yang hampir sama dengan kasur dikosnya.
setelah khadijah membersihkan diri dan menata rapi pakaian dilemari plastik samping kasurnya,bisa dibilang kamar yang khadijah tempati seperti kamar pembantu dirumah itu.
sungguh miris menikahi laki laki kaya tapi diperlakukan seperti ini.
__ADS_1
"astagfirullah,aku tidak boleh mengeluh,ini sidah pilihanku,bagaimanapun aku harus mengabdi pada suamiku,tapi juga tidak akan berharap lebih"guman khadijah
****
04.00
khadijah bangun dan bergegas menjalankan aktifitas mandi dan solat.setelah selesai khadijah keluar kamar,karena menurutnya ini terlalu pagi jadi dia berencana bersih bersih terlebih dahulu.
saat khadijah membersikan meja ruang tamu,khadijah melihat sebuah foto reyhan dan seorang wanita cantik dengan senyum bahagian dibibir mereka.
sesudah ritual bersih bersih,khadijah memasak nasi goreng mengingat didapur hanya ada nasi dan dikulkas penuh dengan minuman berasoda dan camilan.
setelah selesai khadijah membagi nasi menjadi 2 piring,1 piring dia letakkan dimeja untuk reyhan dan 1 piring untuknya.
khadijah makan dikamarnyaml mengingat dia tidak boleh banyak berinteraksi dengan reyhan.
__ADS_1
reyhan yang keluar kamar sudah rapi dengan setelan jas kantornya berjalan kedapur untuk minum,langkahnya terhenti melihat sepiring nasi goreng diatas meja.
"apa gadis itu yang masak?,dasar munafik,ternyata dia mencoba mencari perhatianku"reyhan mengambil nasi itu dan langsung membuangnya ketempat sampah dan berlalu pergi.
saat khadijah selesai makan,dia keluar dan menuju dapur untuk mencuci piring,langkahnya terhenti melihat piring yang diatas meja kosong.senyum senang menghiasi bibir khadijah.
setelah selesai mencuci piring khadijah mengelap tangannya dengan tisu lalu membuangnya ketempat sampah.begitu terkejutnya khadijah saat melihat nasi goreng yang telah dia masak dibuang oleh suaminya.
air matanya mengalir begitu saja.khadijah hanya ingin mengabdi pada suaminya meskipun dia hanya istri diatas kertas.tapi reyhan tidak menghargai sedikitpun.
"segitu bencikah dia kepadaku"lirih khadijah disela sela tangisnya.
khadijah menghapus air matanya mengingat dia harus segera berangkat kerja,jarak apartemen ke kantor cukup jauh dan mengharuskan khadijah naik angkot.
sedikit berlari khadijah melangkah keluar apartemen berharap segera dapat angkot agar dia tidak telat.mengingat mbk tari dan mbk nita pasti akan memarahinya habis habisan jika khadijah telat.
__ADS_1
beberapa saat menunggu akhirnya angkotnya datang juga.khadijah bergegas masuk dan duduk dipojok.pandangannya kosong entah apa yang ada dipikirannya saat ini.