Kiblat Seorang Anak

Kiblat Seorang Anak
Episode 2


__ADS_3

Suatu ketika tibalah hari dimana sejoli tersebut menjalankan aktivitasnya tanpa keluarga besar. Di pagi tanpa keluarga besar sungguh suasana yang berbeda. Saat itu suara adzan berkumandang sang bayi mungil pun terbangun mendengarkannya. Tangisannya memecah kesunyian di petang itu. Saat yang sama tiada angin tiada hujan tiba-tiba sang ayah terbangun dan marah, tentu tiada yang menduga ayah yang sangat menanti kehadiran sang anak berubah menjadi macan yang setiap saat siap menerkam. Sang ibu pun terbangun mendengar teriakan ayah yang mencoba menyuruh putranya untuk diam. Sang ibu mencoba menggendong putranya mencoba menghentikan tangisnya . Setelah itu mengambil handphone untuk melihat jam. Di waktu yang sama sang ayahpun langsung merebut handphone dan melemparkan ke lantai. Seketika handphone tersebut pecah berserakan di lantai. Sungguh ironi kebahagiaan kini berubah menjadi kesedihan. Mungkin semua bertanya-tanya apa yang dilakukan ayah itu kenapa harus setega itu dengan putra satu-satunya. Mungkin sebagian dari kita pernah mengalami hal serupa. Disini sang ayah seorang buruh pabrik yang bekerja dengan shift pagi dan malam. Sebenarnya diapun merasa lelah tp berhari-hari menutupi. Ketika rasa lelah yang tidak dapat terbendung. Meledakkan amarah yang dasyat yang di lampiaskan kepada anak dan istrinya.


__ADS_2