
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahunpun telah berganti. Kini memasuki tahun ketiga pernikahan. Sinta menahan kegilaan sang suami. Tiga tahun sunggu terasa cepat jika dilewati dengan penuh kebahagiaan. Disini berbeda tiga tahun yang dilewati sinta dan putranya penuh dengan derita. Hal yang ditakutkan sinta pun terjadi sang anak tumbuh menjadi anak kecil yang tampan. Sayang beribu sayang di usia nya yang tiga tahun terkadang ia harus menerima cubitan bahkan pukulan dari sang ayah ketika ayahnya kesal atau letih. Anak yang tampan dan lucu itu hanya bisa menangis tapi siapa tau ternyata ia membuat rekaman yang mengerikan di otaknya.
KSuatu ketika satria kecil bertemu dengan teman sebayanya, ia langsung mendorong temannya sunggu kiblat yang salah. Kekuatiran sintapun terjadi sang anak benar-benar meniru tingkah brutal ayahnya. Sungguh disayangkan anak yang masih kecil yang seharusnya di manja dan disayang-sayang. Hal tersebut wajar semua itu rekaman dari sang ayah. Sang ayah yang mungkin tiada rencana panjang untuk kehidupannya. Sang ayah yang hanya melampiaskan kesal dan letihnya.