
Ke esokan hari nya karena Kiera tidak ada kegiatan ia memilih untuk pergi ke rumah Calista, karena besok mereka sudah kuliah, dan hari ini mereka berencana untuk pergi ke mall untuk membeli kebutuhan yang di rasa di perlukan untuk kuliah mereka.
Calista meminta nya untuk di jemput karena mobil nya sedang berada di bengkel, Kiera yang sudah segar bugar tidak masalah dengan itu.
Kiera menunggu Calista di gerbang depan rumah nya, karena jika ia masuk cerita nya akan lain, bisa jadi mereka berdua tidak jadi pergi karena itu sudah sering terjadi.
Calista langsung masuk ke mobil Kiera
" Mau ke mall mana? " tanya Kiera pada Calista.
" Ke mall terdekat aja ini sudah jam 10.00, setelah itu kita bisa langsung makan siang biar tidak terlalu membuang-buang waktu, " ucap Calista.
" Ok aku kuga setuju, " jawab Kiera.
" Setelah dari mall kita ke salon aku mau potong rambut," ucap Kiera.
" Tumben mau potong rambut, " heran Calista.
" Karena aku ingin beda aja, aku ingin memangkas rambut agar lebih rapi tapi tidak pendek juga, " jelas Kiera.
" Potong pendek yuk sama aku, " ajak Calista.
" Aku nggak pede kalau potong pendek pangkas aja, tapi kalau kamu pengen potong pendek gak masalah juga kan selera masing masing ," jawab Kiera.
" Nanti kita lihat sampai di sana bagus apa gak, " putus Calista.
" Kamu kok udah nyetir aja udah baikan? " tanya Calista khawatir.
" Aku baikan kok, " jawab Kiera.
" Minggir dulu biar aku aja yang nyetir baru sembuh juga, " omel Calista.
" Iya iya jangan marah marah dong sama orang baru sembuh, " ucap Kiera pura pura sedih.
" Gak mempan, " jawab Calista.
Kiera hanya nyengir gak jelas.
Setelah sampai di mereka langsung memilih dengan cepat bukan karena kebutuhan melainkan karena mereka suka entah itu akan di gunakan atau tidak hanya mereka yang tau.
Dan tanpa mereka sadari ada se se orang yang memperhatikan mereka.
__ADS_1
" Enak sekali hidup mereka bisa membeli apa yang mereka suka, cantik kaya, " ucap orang itu.
" Bahkan dia juga selalu mendapatkan apa yang dia inginkan tanpa harus bersusah sudah, orang yang aku cintai juga di ambil oleh dia, " gumam orang itu.
" Tidak akan aku biarkan dia happy, Nathan hanya milik ku, tapi karena kehadiran nya membuat semua nya hancur, " ucap orang itu dengan dendam.
" Aku ajan bikin kamu malu hari ini, " ucap nya.
Dan setelah itu tanpa sepengatahuan Kiera orang itu memasuk kan salah satu barang ke dalam tas yang Kiera pakai dia pikir rencana nya akan berhasil tapi sayang nya itu akan menjadi bumerang untuk orang itu karena tanpa sepengatahuan nya juga Calista memakai trik yang sama untuk membuat nya jera, Calista juga menaruh salah satu barang ke dalam tas orang itu.
Jangan pernah main main sama kekuatan feeling dan juga kepekaan Kiera dan Calista karena sebagai ahli waris mereka berdua sudah di latih sejak mereka masih kecil tentang kepekaan di sekeliling nya.
" Kamu kira kamu bisa menjebak kita makan itu malu," ucap Calista tertawa di ikuti oleh Kiera.
" Dia siapa? " tanya Kiera penasaran.
" Dia Dian orang yang mengejar mengejar Nathan tapi sayang nya Nathan tidak pernah melirik nya sama sekali dan mungkin dua dendam sama sama karena setelah kejadian kamu menampar nya Nathan memutus kan untuk pergi ke luar negeri untuk meneruskan kuliah nya di sana, " jelas Calista.
" Sangat mengganggu, kalau dia mau kenapa gak kejar aja, " jawab Kiera males.
" Ya kalau Nathan nya mau kalau gak, " jawab Calista julid.
" Julid amat sih tar," jawab Kiera tertawa.
" Dia dari sekolah mana kok aku nggak pernah melihat nya, " ucap Kiera.
" Dia Margaret adik kelas kita dia juga sama pindahan seperti kamu, dia pindah karena Nathan tapi sayang perjuangan nya sia-sia, Nathan malah mengejar kamu dan semua orang tahu tentang itu, " jawab Calista.
" Ya dan itu menjadi petaka untuk ku karena Kenzo tiba tiba marah besar saat tau dia menyentuh ku tanpa se izin ku " batin Kiera.
" Maka nya dulu aku langsung menampar nya karena secara tidak langsung Kenzo sudah membentak ku pada waktu itu ," lanjut nya.
" Oh ya Kamu tahu nggak kalau pak Kenzo kata nya sudah kembali dari Singapure, dan dia akan menjadi dosen di kampus kita, " jelas Calista.
" Oh " hanya itu yang keluar dari mulut Kiera.
" Kok kamu cuek banget sih kamu udah tahu ya? " tanya Calista curiga.
" Kamu ini apa-apa judika apa-apa judika emang aku wartawan, " jawab Kiera.
" Curiga Kiera bukan Judika, " kesal Calista.
__ADS_1
" Lah itu kamu tai, " jawab Kiera.
" Tau kiera bukan tai, kamu ini otak nya geser ya gara-gara sakit kemarin," kesal Calista.
" Udahlah yuk cari sepatu siapa tadi permen karet, biar dia happy karena rencana nya gagal, " ucap Kiera.
" Perlu kursus bahasa Indonesia lagi, " tanya Calista kesal.
" Gitu aja marah, " jawab Kiera.
" Ya udah yuk ke sana dulu aku aku beli beberapa sepatu untuk di pakek se hari hari," jelas Kiera.
" Hem, Kiera kamu mau ikut gym gak? " tanya Calista.
" Ogah panas, mending kita latihan bela diri aja, agar kemampuan kita berkembang," jawab Kiera.
" Boleh juga aku juga lama gak latihan, " ucap Calista.
" Gimana hubungan mu sama Brian? " tanya Kiera kepo.
" Gimana apa nya dia udah punya cewek lain, untung aku gak baper baper amat sama dia, " jelas nya.
" Kalau udah buaya tetap buaya, " jawab Kiera.
" Lebih tepat nya buaya darat, " jawab Calista.
Dan tanpa mereka sadari sejak Kiera dan Calista datang mereka sudah ada Yeng mengikuti nya.
Bahkan sejak Kiera keluar rumah pun orang itu sudah mengikuti nya
Dan ia juga tahu hal yang terjadi pada Kiera tapi orang itu diam saja tidak ingin menunjuk kan diri ke Kiera untuk saat ini.
Orang itu hanya memantau dan akan bergerak jika Kiera memang membutuh kan dan itu pun jika urgent
Sedang kan Kiera sendiri memang merasa ada yang memperhatikan tapi ia tidak tau karena banyak orang di sekeliling nya jadi Kiera tidak ambil pusing karena Kiera memang tergolong anak yang cuek sekali pun ia peka
Asal kan orang itu tidak menyakitinya Kiera akan membiarkan nya saja.
Dan setelah itu Calista dan Kiera pergi ke kasir untuk membayar belanjaan mereka tapi tiba tiba ada se se orang yang menyodorkan kartu nya pada Kiera
Siapa orang itu?
__ADS_1
Ada yang tau gak ?
Komet di bawah ya