Kiera & Kenzo,,!!

Kiera & Kenzo,,!!
Cincin


__ADS_3

Lanjut bestie insyaallah mulai hari ini update tiap hari ya bestie.


Dan maaf author jarang update.


Di karena kan kesehatan author sedang menurun.


Mohon di maklumi ya bestie.


Jangan lupa awali hari kalian dengan bismillah.


Dan jangan pernah menyepelekan kesehatan ya bestie karena kesehatan itu sangat penting.


Author harap kalian semua sehat agar bisa menajalani puasa dengan tenang dan santai.


Baik lah lanjut.


Sedang kan Kenzo sendiri sedang akan mengadakan rapat di mall tersebut.


Karena kebetulan klien nya yang memiliki mall itu.


" Terus gimana dong aku bawa mobil ini ke mana,'' tanya Kiera pada Calista.


''Kalau menurut ku sih bawa pulang aja,'' jawab Calista.


''Tapi aku masih mau ke salon,'' jelas Kiera.


''Terus gimana mau ke salon apa langsung pulang?'' tanya Calista.


''Ya ke salon dulu masak langsung pulang sih,'' kesal Kiera.


''Baik lah,'' jawab Calista.


''Nanti kamu bawa aja mobil ku,'' ucap Kiera.


''Besok kamu jemput aku pakai mobil itu besok kita baru ke kampus bareng,'' jelas Kiera.


''Tapi aku heran deh,'' ucap Calista tiba tiba.


Dan Kiera paham dengan itu.


Dan mau tidak mau Kiera harus mengalih kan pembicaraan sebelum Calista sampai pada inti permasalahan yang akan ia tanya kan pada nya.


Siapa pun akan merasa heran dengan sikap Kenzo, begitu pun juga dengan diri nya, tapi Kiera bisa memaklumi nya karena memang sikap Kenzo saat berdua dengan diri nya akan berubah 180° % dan jika orang yang mengenal nya, atau pun orang yang baru mengenal Kenzo mereka semua tidak akan percaya sebab itu sangat lah jauh berbeda dengan sikap sehari-hari Kenzo.


Pada awal nya Kiera juga merasa heran. Bahkan ia tidak terbiasa dengan sikap lembut nya yang di beri kan pada nya, sikap manja nya terhadap diri nya, serta sikap kekanak-kanakan nya karena ke tiga sikap tersebut hanya akan keluar dan akan di perlihat kan oleh Kenzo saat hanya berdua dengan diri nya.


Atau pun orang orang yang Kenzo sayangi.

__ADS_1


''Udah yuk nanti aja bicara nya ke atas aja makan aku lapar,'' ucap Kiera.


Calista hanya mengangguk karena ia tidak curiga dengan Kiera dan juga Kenzo.


Karena Calista pun sudah terbiasa dengan itu, sebagai anak dari pengusaha, dan memiliki orang tua pembisnis itu adalah hal yang wajar di mana anak-anak mereka akan ikut berinteraksi dengan Klien Klien orang tua nya, bahkan anak-anak mereka pun seringkali menghabiskan waktu bersama dan itu adalah hal yang lumrah tidak perlu di curigai, tidak perlu di kategorikan dengan kata wow.


''Ya ampun kenapa sih dia juga berada di mall ini juga,'' batik Kiera.


''Tapi untung lah semua nya bisa terkendali dan Calista tidak curiga dengan itu,'' lanjut Kiera dengan lega.


Mereka berdua langsung menuju ke restoran yang berada di lantai 3.


Karena memang di sana tempat nya, ada berbagai macam makanan, tidur memilih dan langsung duduk.


Sampai di sana Kiera melihat ada Kenzo dan juga beberapa orang di sebelah nya yang juga makan di sana tapi di lain tempat.


Mereka berdua seperti memiliki telepati, tanpa harus koar-koar mereka berdua bisa merasakan kehadiran masing masing.


Kenzo hanya bisa memantau nya dari jauh, sedang kan Kiera cuek aja sok tidak mengetahui keberadaan Kenzo karena posisi nya tidak akan di untung kan selagi ada Mentari.


Dan tiba-tiba Kiera mendapatkan pesan dari Kenzo yang menyuruh nya untuk pergi ke kamar mandi.


Meskipun bingung tapi Kiera juga melakukan nya dan minta izin pada Calista untuk pergi ke toilet sebentar.


''Aku mau ke toilet sebentar,'' ucap nya,


Kiera hanya mengaguk.


Sedang kan Kenzo sendiri sudah pergi sedari tadi agar tidak menimbulkan kecurigaan jika mereka pergi bareng.


Se sampai nya sana Kiera langsung ditarik oleh Kenzo tentu itu saat mengagetkan untuk Kiera.


Tapi setelah tahu siapa yang membawa nya Kiera cuek aja.


''Kita mau ke mana?'' tanya Kiera.


''Aku sudah memesan cincin pernikahan kita, dan mereka mengatakan jika cincin nya sudah jadi jadi kita harus pergi ke sana untuk memastikan apakah kamu suka atau tidak, apakah ukuran nya pas atau tidak, '' jelas Kenzo.


''Tapi di sini masih ada Calista aku takut dia curiga jika aku pergi terlalu lama Honey,'' ucap Kiera.


''Cuma sebentar Baby,'' jawab Kenzo.


''Kita sudah tidak memiliki banyak waktu, besok kamu sudah akan di sibuk kan dengan dunia perkuliahan, sedangkan aku akan pergi ke perusahaan dan aku harus membantu perusahaan papa juga juga itu akan sangat merepotkan dan juga akan menyita waktu ku,'' jelas Kenzo.


''Baik lah mari kita ke sana,'' putus Kiera.


Mereka langsung pergi menuju ke tempat perhiasan karena memang kedatangan mereka sudah di tunggu.

__ADS_1


sampai di sana mereka langsung di bawa masuk.


''Silahkan di coba dulu nona, jika ada kekurangan biar kami perbaiki nanti,'' jelas pelayan itu dengan ramah.


Kiera mengangguk dan tak lupa ia tersenyum dengan pelayan tersebut.


''Aki suka desain nya,'' jujur Kiera.


''Itu memang permintaan dari tuan Kenzo nona, beliau meminta cincin yang simpel tapi masih terlihat sangat elegan dan juga mewah, tak lupa berlian yang ada di atas itu di ukir atas nama anda nona, tapi jika di lihat dengan kasat mata tidak akan terlalu jelas tapi jika di teliti dan di lihat dari dekat itu akan sangat jelas karena tuan Kenzo sendiri yang mendesain nya,'' jelas pelayan itu.


''Serius Honey kamu yang mendesain ini semua?'' tanya Kiera merasa speechless.


Kenzo hanya mengangguk.


''Dan juga untuk ukuran cincin nya bisa di besar kan dan juga di kecil kan, sesuai keinginan pemilik nya,'' jelasnya lagi.


''Emang bisa,'' ucap Kiera.


''Bisa,'' jawab pelayan tersebut.


''Cincin mau mana?'' tanya Kiera pada Kenzo.


''Itu'' tunjuk Kenzo pada sebuah kotak yang terkesan sangat mewah.


''Desain sendiri juga?'' tanya Kiera.


Kenzo mengaguk.


''Karena aku hanya ingin memiliki satu cincin pernikahan dalam kehidupan ini,'' jelas Kenzo.


''Dan aku setuju untuk itu,'' jawab Kiera dengan tersenyum.


''Apakah ada kekurangan nona, tuan?'' tanya pelyana tersebut


''Tidak ini sudah cukup kami akan membawa nya,'' jawab Kenzo


Pelayan itu mengangguk.


Jangan lupa dukungan nya bestie.


like koment and vote.


Jika terselip khilaf dalam canda, tergores luka dalam tawa, terbelit pilu dalam tingkah, tersinggung rasa dalam bicara.


Mari kita saling maaf memaafkan, semoga kita tetap SETIA dalam satu jembatan, satu do’a dan satu tujuan dalam menuju RIDHA ALLAH.


Aamiin.

__ADS_1


__ADS_2