
Hari-hari pun berlalu dengan cepat, dan tanpa di rasa, kiera sudah akan menghadapi ujian akhir, di mana itu akan menentu kan nasib nya, nasib untuk masa depan nya, hari Kiera lalui dengan sangat serius, Kiera sangat giat untuk belajar, untuk mencapai nilai yang sempurna, nilai yang akan membuat nya bangga.
Hari-hari kiea lalui dengan santai, dan hari ini adalah hari pertama ia akan menghadapi ujian nasional hanya butuh 4 hari, sekolah yang ia jalani selama 3 tahun hanya membutuhkan waktu 4 hari untuk menentukan semua.
Semua yang ia pelajari, semua yang ia perjuangkan akan terjawab hari ini dan tiga hari ke depan.
4 hari kedepan adalah hari-hari tersibuk nya, hari-hari terberat nya, dan Kiera hanya ingin menuntaskan dan juga memiliki nilai yang sempurna.
Kiera berangkat lebih pagi dari pada hari biasa nya, begitu pun juga dengan teman-teman se angkatan nya
Ada yang aneh di sekolah itu hari ini, biasa nya siswa dan siswi yang akan berisik dan juga melakukan apa yang mereka mau urak urakan lari larian tapi hari ini mereka semua sibuk membaca buku.
" Aku merasa aneh dengan suasana hari ini," ucap Kiera pada Calista.
" Aku juga rasa begitu terasa gimana gitu, melihat mereka semua tiba tiba menjadi tajin dan lebih pendiam dari pada biasa nya, " jawab Calista.
" Tadi aku sempat ke kantin dan aku merasa syok karet di kantin sangat lah sepi tidak seperti biasa nya dan ada beberapa siswi di sana tapi aneh nya mereka mengacuhkan makanan yang mereka pesan Kate mereka semua sibuk dengan buku yang mereka pegang, " jelas Kiera.
" Aku juga begitu aku pikir hanya aku yang berangkat lebih pagi tapi nyata nya tidak parkiran sudah penuh, " jawab Calista.
" Hem dan aku tidak menyukai ini," ucap Kiera.
" Tapi baik juga untuk pendengaran kita, " lanjut nya.
" Dan aku yakin kita semua akan merindukan siasat seperti ini, " ucap Calista.
" Of course"
Hari pun berganti, dan sampai lah Di mana mereka semua akan menghadapi hari kelulusan.
Mereka semua berada dalam hati yang deg-degan, karena hari ini orang tua seluruh siswa siswi di panggil untuk menerima sebuah amplop di mana di amplop itu akan tertera nasib mereka apakah mereka semua lulus atau tidak.
Tapi itu semua tidak terjadi pada Kiera, di mana seluruh siswa deg-degan dengan hasil nya sedang kan Kiera dan Calista sudah mencari kampus universitas mereka masuki.
__ADS_1
Tidak heran jika Calista dan Kiera merasa tenang karena sat mereka ujian mereka berdua yakin dengan jawaban yang mereka jawab rata rata benar.
Dan pilihan kampus kiera dan Calista adalah universitas ternama yang berada di negara tersebut dan kebetulan itu juga milik keluarga Maliki tapi posisi nya di sini baik kiera dan Calista tidak ada yang mengetahui nya dan juga tidak ada yang berniat untuk memberitahu nya.
Biar lah itu akan menjadi kejutan untuk Kiera suatu sat nanti.
" Kamu yakin tidak ingin kuliah di luar negeri? " tanya Kiera pada Calista.
Calista menggeleng
" Untuk apa pergi jauh jauh meninggal kan keluarga yang ada di sini kampus di sini juga bagus bagus hanya terdengar kurang wow saja berbeda dengan orang yang lulusan dari luar negeri terkesan nya sangat wow banget gitu padahal belum tentu juga mereka kuliah dengan benar di sana, karena jika kita kuliah di luar budaya dan juga pergaulan nya akan berbeda dan resiko nya juga akan tinggi sebab kebanyakan di luar itu adalah negara bebas iya kalau iman kuat kalau gak bisa bisa bunting kita balik ke sini," jawab Calista panjang lebar.
" Ya kamu benar, " ucap Kiera.
" Kalau kamu kenapa gak kuliah ke luar? " tanya Calista.
" Aku di sini baru masak udah mau pergi lagi kan lucu, " jawab Kiera.
Calista hanya mengangguk
" Ini semua di luar kendali ku, dulu aku pernah bilang pada Kenzo aku ingin berlibur setelah hari kelulusan di umum kan tapi nyata nya itu semua tidak dapat terkabul Kate dia juga sibuk di sana dan aku juga gak boleh egois harus mengerti dan inilah konsekuensi yang memang harus aku hadapi jika menikahi se orang pengusaha "
Pengumuman di adakan di aula sekolah tersebut dan seluruh murid di nyatakan lulus šÆ% dan malam hari nya mereka akan mengadakan syukuran di sekolah itu atas keberhasilan para siswa dan siswi.
Dan untuk para orang tua sudah di perbolehkan untuk pulang.
Tapi papa Maliki tidak setuju jika acara tersebut di ada kan di sekolah ia ingin merayakan nya dengan suasana yang berbeda-beda
Dan papa Maliki mengatakan jika kelulusan itu akan di adakan di restoran bintang delapan Milik nya dan itu semua di sambut gembira dengan semua nya.
" Gimana kalau nanti kita bareng aja? " ucap yang lain.
" Mau bawa mobil masing-masing atau gimana? "
__ADS_1
" Terserah aja gimana enak nya. "
" Nanti kalau ada yang nebeng kabari yang lain. "
" Aku nanti bareng sama kiera karena aku akan menginap di rumah nya nanti, " jelas Calista.
" Ada yang mau ikut juga? " tanya Kiera.
" Aku bawa mobil sendiri aja yang ingin nebeng chat ya. "
" Aku ikut Ulfa. "
" Aku juga ikut. "
" Ya udah kalau gitu kita pulang dulu nanti jam 18.00 kita ketemuan di alun-alun biar gampang, karena kita tidak sendiri ada kelas lain juga, " putus ketua kelas.
Mereka semua pulang dan malam hari nya mereka semua berkumpul di alun alun dan langsung menuju ke tempat acara untuk merayakan hari kelulusan mereka.
Karena bisa jadi itu adalah moment terakhir mereka bisa bertemu satu sama lain.
Dan akhirnya mereka membuat group untuk kelas tersebut agar silaturahmi tetap terjaga.
Dan ada juga group satu angkatan di mana seluruh siswa siswi ada di dalam nya.
Tapi di sini Kiera merasa ada yang kosong karena tidak ada kenzo di samping nya, tapi Kenzo sudah memberikan ucapan selamat untuk nya.
Semua semua berpesta dengan santai tapi tidak ada yang nama nya alkohol
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
__ADS_1
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
...šššš...