Kilas Percik Waktu

Kilas Percik Waktu
Prologue; Awal Sebuah Akhir


__ADS_3

Bumi, tahun 2232


Kawasan Kepulauan Tundra Hitam


'Program hari kiamat dimulai. Penghancuran akan dimulai dalam waktu 60 detik. Seluruh personel dipersilahkan untuk memasuki area aman. Zona efek menjangkau dataran utama.'


Suara itu terus berkumandang tanpa jeda. Deru sirine tanda bahaya terus menjerit, meski tak diketahui siapa manusia hidup yang akan memperdulikan itu, karena bahkan tak jelas apakah masih ada yang tersisa...


Gedung dengan 12 lantai dan 8 basement, yang dilengkapi dengan fasilitas super canggih ini adalah Pusat Area Riset dan Pengembangan Persekutuan. Menempati kawasan seluas hampir 50 hektar, tempat ini memiliki perlindungan dan persenjataan paling hebat yang mampu diciptakan oleh manusia. Terletak sekitar 20 mil dari daratan utama, pulau ini bahkan terbilang memiliki keuntungan geografis yang tak tertembus. Gosong-gosong karang tajam yang ada disekitar pulau tak tertembus oleh kapal seperti apapun, sementara meriam anti kapal terbang dan missil-missil pencari panas yang terinstall di sepanjang garis pertahanan, tersusun dalam 4 lingkaran. Belum lagi berbagai perangkat tempur dan instrument perang otonom, baik manual ataupun otomatis, tersebar dalam bentuk jaring rapat, sama sekali tak mengijinkan tamu yang tak diundang untuk mendekat dalam jarak 5 mil dari pulau.


Tapi untuk kali ini, semua jenis peralatan perang itu tak berguna. Lahan yang biasanya tenang, damai dan penuh kehidupan itu nampak bagai pemandangan di neraka. Mayat-mayat tergelimpang di berbagai sudut area dalam kondisi mengenaskan. Potongan berbagai anggota badan berserakan, dan banyak diantaranya bahkan memiliki berbagai ukuran luka bekas gigitan. Banyak diantara mayat-mayat bekas personel keamanan berfasilitas keamanan tinggi ini juga memiliki lubang menganga di puncak kepalanya, meninggalkan tempurung kosong tanpa apapun didalamnya. Helm titan yang mereka gunakan bahkan tak mampu menahan apapun yang menyebabkan ini terjadi. Berbagai instrument tempur yang biasanya perkasa itu nampak teronggok bagai sampah dalam puing.


Sementara itu, jauh di dalam gedung utama, dalam satu-satunya ruangan yang masih memiliki cahaya, Ran tertatih, mencoba menegakkan posisi duduk, supaya nafas yang dihela tak terlalu menyiksa. Nampaknya, melihat berbagai jenis mahluk buas yang tersebar di luar ruangan dan memandangnya dalam sinar mata dengki serta kegilaan akan darahnya dari balik dinding Plexyglass tahan rudal itu, seluruh anggota teamnya sudah tak ada lagi yang masih memiliki nyawa. Pemuda itu juga yakin kalau ia tak akan mampu bertahan lebih lama lagi, tapi minimal misinya sudah tercapai. Program hari kiamat akan bisa menghapus keberadaan-keberadaan jahat ini dan mengijinkan siapapun yang selamat untuk memulai awal baru.


"30... 29... 28..."

__ADS_1


Seiring hitungan mundur dari A.I yang terus menyuarakan waktu kematiannya itu, ditengah deru hantaman teredam dan raungan murka dari iblis-iblis di luar ruangan transparant, mau tak mau, pemuda yang belum lagi berusia 25 tahun itu tersenyum kecut ketika ingatan tentang semua hal akan anggota teamnya muncul.


Akan Master Augbrey, Master bela diri tingkat tinggi dengan kemampuan pergerakan supernya, yang selalu menurutnya bisa dikuasai semua orang jika mereka rajin berlatih. Dia memilih berhenti di basement ke 3, hanya supaya anggota team lain sampai di ruangan terkutuk ini.


Bersama Bondan, Arsyn, dan Revi, 3 orang murid kesayangannya, mereka bertahan bagai benteng manusia baja hingga akhir.


"25... 24... 23..."


Akan Dr. Edna, wanita cantik berbadan sexy pemilik otak paling encer di seluruh area Persekutuan, yang selalu jadi pemalu ketika berada didepannya, namun ganas dan mengerikan di medan pertempuran. Dari wanita ini pula Ran mendapatkan chips super human yang terimplan dalam tubuhnya, yang memberinya kemampuan diluar batas, sejauh menghancurkan berbagai perwujudan kejahatan yang sudah kehilangan jatidiri manusia mereka itu dalam berbagai kesempatan.


Alice, Baron, Morgan, Qin Cheng...


Ran menghela nafas berat. Darah terus mengalir dari luka mengerikan yang nyaris merobek dadanya itu. Bahkan kemampuan super Nanonyte yang biasanya mampu meregenerasi luka dan sel yang rusak dalam hitungan detik itupun tak mampu menyembuhkan lukanya. Setan-setan ini berevolusi dengan sangat cepat.


"15... 14... 13..."

__ADS_1


Ah, tapi itu bukan masalah lagi sekarang...


Ran mengeluarkan rokok dan menyulutnya. Perlahan menghisapnya dalam-dalam, menikmati batang terakhir itu. Ia bahkan terkikik geli ketika membayangkan omelan seperti apa yang akan Remy, anggota team termudanya ocehkan ketika melihatnya merokok di tengah ruangan khusus, yang bahkan tak mengijinkan adanya material cair asing didalamnya ini..


"Sorry, Girl... Until we meet again..."


"4... 3... 2..."


"Sayonara, Mac! Kau bisa cium pantatku di neraka nanti!" ujar Ran sambil melambaikan tangannya ke arah salah satu mahluk buas yang terus memukul-mukulkan tangannya ke dinding plexyglass itu dengan panik. Rangkanya yang besar, kekar dalam balutan kulit keras itu dihianati sorot ketakutan dan panik dari matanya yang tak lepas menatap hitungan dalam layar raksasa di dalam ruangan. Namun dinding plexy glass itu tak bergeming meski ratusan dari mereka terus menghujaninya dengan pukulan dan tendangan sekuat tenaga. Sumpah serapah bercampur geram dan raungan yang ia arahkan pada sosok yang tersenyum sambil melambaikan tangan dari dalam ruangan itu belum sempat berhenti ketika layar itu menunjukkan angka 0...


......................


Letupan Electromagnetic Pulse berdenyut dengan Gedung Pusat Area Pengembangan dan Riset Persekutuan, mengawali program Hari Kiamat, menyebar dalam 5 riak gelombang, memerangkap berbagai Hollow, Beast dan Shifter yang sudah menguasai daratan utama, memaksa mereka membatu dalam perjuangan untuk bertahan. Dan bersamanya, merampas semua kemampuan alat berbasis teknologi, yang sontak membawa bumi kembali ke jaman batu.


Ketika riak terakhir meninggalkan A.I Core, Bom Mana Pulse telah terpicu...

__ADS_1


Seakan menyedot semua cahaya, Mana Pulse Bom berakselerasi, menyebarkan ledakan senyap energi murni. Memandikan bumi dengan cahaya putih terang indah yang menguapkan berbagai jenis entitas yang terpapar dalam zona efek ledakan, dan seketika, Bumi jatuh dalam keheningan....


__ADS_2