
Namaku Luna Anggraini, aku baru lulus dari salah satu SMA NEGERI di Kalimantan, dan aku akan melanjutkan ke kuliah di Jakarta. Aku berasal dari keluarga yang sederhana ayahku bernama Pak Dimas dan Bundaku bernama Aisyah
#DI RUMAH LUNA#
"hay bunda ayah" luna berteriak menuju meja makan.
"hay anak ayah 😊" kata ayah Luna
"luna jangan di biasakan berteriak-teriak seperti tarzan" Kata bunda luna
“iya maaf bunda” kata luna sambil duduk di meja makan
“iya, oh ya syang kami jadi yang melanjutkan kuliah di Jakarta? “ kata bunda pada luna sambil mengambilkan makan untuk suami dan anakya.
“iya bun, luna jadi malah sekarang tinggal nunggu pengumuman siapa saja yang di terima” kata alira
“syang setelah makan, ada yang ayah ingin bicarakan kepada kamu” kata ayah dan di balas anggukan oleh luna
Di Ruang Tamu
__ADS_1
“luna apakah kamu sayang sama bunda dan ayah?” kata bunda
“tentu bunda, mengapa bunda menanyakan itu?” kata luna
“begini sayang, ayah tahu kamu masih muda dan memiliki cita-cita yang tinggi. Selama ini ayah dan bunda tidak pernah melarang kamu dan meminta apapun kepadamu” kata ayah sambil menarik nafas dan membuangnya secara kasar
“iya yah.. Lalu?” kata luna dengan wajah bingung
“jadi ayah dan ibu ingin meminta kamu untuk menikah dengan anak sahabatnya ayah dan bunda” kata ayah
“apa ayah” kata luna dengan wajah terkejut
“tapi bunda.... Bagaimana dengan kuliah ku?” kata luna sambil menunduk dan mengeluarkan air mata
“sayang kamu tidak perlu memikirkan itu kamu masih bisa kuliah walaupun kamu sudah menikah dan kamu akan tinggal di rumah suami kamu di jakarta” kata bunda sambil memeluk luna
“ayah mohon syang kamu bisa menerima perjodohan ini” kata ayah
“tapi ayah... “kata luna sambil sesergukan
__ADS_1
“iya sudah sayang kalau kamu tidak mau tidak masalah biarkan ayah dan bunda yang menanggung malu kepada sahabat kami”kata bunda sambil menghapus air mata anak semata wayangnya.
“tidak bunda tidak.. Luna tidak mau ayah dan bunda menanggung malu gara-gara luna. Luna mau menikah dengan pilihan ayah dan bunda” kata luna sambil kembali memeluk bundanya
“terimakasih ya sayang” kata bunda dan ayah bersamaan sambil memeluk luna di balas anggukan oleh luna
“anak bunda dan ayah gak boleh cengeng nanti cantiknya hilang” kata bunda
“hmzz bunda..” kata luna dengan cemberut
“luna syang sudah jangan manyun begitu, oh ya pernikahan kamu akan di adakan lusa”kata ayah sambil mencubit hidung putrinya itu
“secepat itu ayah”kata luna sambil melihat wajah ayahnya
“iya putri ayah yang manja dan imut ini” kata ayah sambil mencubit pipi luna
“bunda... Lihat ayah cubit pipi luna” kata luna sambil menggosok-gosok pipinya
“sudah sudah ayo istirahat ini sudah malam, luna harus bersikap dewasa kan sebentar lagi kamu menikah sayang. Inget pesan bunda kamu setelah menikah kamu harus menurut apa kata suami mu tidak boleh membantah karena itu hukumnya dosa sayang, kamu paham kan sayang? “ kata bunda sambil mengusap rambut putrinya
__ADS_1
“iya bunda, luna paham. Iya sudah luna mau tidur dulu ya ayah bunda, selamat malam” kata luna sambil mencium pipi ayah dan bundanya.