Kisah Cinta Masa SMA

Kisah Cinta Masa SMA
BAB 17


__ADS_3

Tak melewatkan kesempatan, Annya langsung berlari dari memanggil siswa tersebut.


"Reno". Panggil Annya


Merasa namanya di panggil Reno langsung menoleh ke sumber suara, dan terlihat seorang gadis tengah berlari ke arahnya


Melihat Reno yang menoleh membuat Annya menghampirinya.


" Mau ke kelas kan". Tanya Annya


"Iya, mau bareng". Jawab Reno


Seperti mendapat hadiah milyaran Annya langsung menangguk tanpa ada beban. Kemudian mereka pun berjalan melewati beberapa kelas yang sudah mulai terisi.


" Ya ampun mimpi apa aku semalem sampe-sampe pagi" gini udah jalan bareng sama Pujaan hati". Batin Annya sambil mencuri-curi pandang ke arah Reno


"Tumben berangkat siang nya". Tanya Reno yang memang belum tau kalau Annya memang sering berangkat siang.


Karna setiap Reno berangkat pagi pasti dia selalu keperpustakaan atau kelapangan basket mencari kegiatan daripada berdiam diri dikelas.


" Haa ehh itu anu mmm kan aku biasa berangkat siang". Jawab hanya sambil tersenyum kikuk.


"Mati aku image ku pasti turun nih di depan Reno karna sering berangkat siang". Batin Annya


"Oiya aku gak tau, maaf ya dan kalau boleh saran lain kali jangan berangkat siang kalau bisa berangkat pagi". Ucap Reno sesekali menatap Annya


" Iya biar bisa jalan kekelas lagi bareng kamu". Ucap Annya tanpa sadar


"Maksudnya". Jawab Reno langsung menghentikan langkahnya.


" Mati aku ngomong apaan sih aku nih, dasar mulut gak tau diri". Batin Annya sambil menoleh langsung memukul mulutnya pelan.


"Ahh gak ada kok Ren, oiya kamu sendiri kok berangkat siang tumben kan biasa berangkat pagi". Ucap Annya mengalihkan pembicaraan.


" Ooh iya soalnya tadi ngantar mamaku dulu ke butik jadi agak siang". Jawab Reno tersenyum sambil menatap ke arah Annya

__ADS_1


Kemudian mereka menuju kelas saat dikelas sudah terlihat beberapa siswa/siswi yang sudah duduk dikursi.


Mela dan Tasya yang sedang asyik mengobrol itupun menghentikannya saat melihat Annya dan Reno yang masuk ke dalam kelas bersama.


Ini kali pertama mereka masuk kelas, apa dengan mereka itulah yang ada dipikiran Mela dan Tasya. Mereka berdua pun saling tatap dan sama-sama saling mengangkat bahu.


"Kita introgasi pas jam istirahat aja". Bisik Mela


Kemudian Tasya hanya mengangguk. Sedangkan Annya dia sudah duduk di bangku tepat di samping Tasya dengan senyum secerah mentari yang masih terlihat di bibirnya.


Satu persatu siswa/siswi mulai berdatangan kekelas mereka masing-masing dan bel masuk telah berbunyi yang menandakan pelajaran segera di mulai, seluruh siswa/siswi belajar dengan tenang.


Teng


Teng


Teng


Bel jam istirahat berbunyi, 3 jam sudah mereka di dalam kelas kini saatnya mereka untuk menjernihkan pikiran mereka lagi setelah tadi melewati mapel yang mereka pelajari.


" Untuk halaman selanjutnya silahkan dikerjakan di rumah dan minggu depan sebelum saya masuk buku kalian sudah ada di tas meja saya, kalian bisa kumpulkan ke ketua kelas kalian". Ucap bu Rahma guru mapel Kimia


Kemudian bu Rahma pun keluar kelas.


" Mel...mel...mel". Panggil Annya sambil menggoyang-goyangkan bangku yang diduduki Mela yang kebetulan tepat di depan Annya


"Apa". Jawab Mela menoleh ke belakang


" Ajakin Pacar kamu sama yang lain ke kantin dong". Ucap Annya berisik


Mela pun mengerutkan keningnya, seolah menandakan dia tak paham dengan apa yang di maksud Annya.


"Aku pengen makan bareng Reno di kantin ya meskipun bareng-bareng kalian seenggaknya ada Reno". Ucap Annya lagi


" hmm oke". Ucap Mela malas sedangkan Annya tersenyum sumringah.

__ADS_1


"Gaiss ke kantin bareng ciwi-ciwi yuk" . Ajak Mela ke Aldi cs


"Tumben kamu ngajakin kita ke kantin". Balas Bayu


" Sesekali boleh kan ya". Jawab Mela


"Sayang maaf banget kita mau temui pak Lana buat nanyainjadwal turnamen basket sekalian latihan buat persiapan". Ucap Andi sambil mendekati Mela


" Oh gitu yaudah deh kita duluan ya". Ucap Mela langsung menarik sahabat-sahabatnya untuk keluar karna ajakan di tolak sehingga dia sangat malu.


"Aku duluan al". Ucap Dira


Sedangkan Aldi hanya mengganggukan kepalanya dan tersenyum.


Disisi lain 3 orang sahabat kini tengah duduk di bangku taman dengan sebuah botol minuman menjadi pegangan mereka.


" Sel kamu kenapa". Tanya Jessika


"Semalem ternyata Yoga bawa Dira ketemu sama nyokapnya". Jawa Seli sedih


" Terus". Ucap Jessika lagi


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


JANGAN LUPA KASIH LIKE BIAR OUTHOR SEMANGAT UP NYAā¤JANGAN LUPA TINGGALIN KOMENTAR🄳


DAN JANGAN LUPA BUAT KASIH BONUS VOTE YAā¤


__ADS_2