
"Semangat al, semoga menang". jawab Dira sambil tersenyum dengan pipi yang terlihat merona karna malu.
Kemudian Dira memilih untuk menghindar dan pergi ketoilet.
" Ciee ada yang PDKTMM nih". ledek Bayu
"PDKTMM apaan yu". tanya Mela penasaran
" Pendekatan Malu-Malu". jawab Bayu sambil tertawa dan membuat yang lain geleng-geleng kepala.
"Bisa aja lu tong". ucap Andi sambil tertawa
sedangkan Aldi yang menjadi bahan ledekan itupun hanya diam dan sambil tersenyum simpul melihat kelakuan teman-temannya.
Saat tengah asyik bercanda Jessika CS pun datang menghampiri Aldi dan yang lainnya.
" Heemm hawa-hawa mak lampir nih". seru Bayu
Jessika yang tau maksud Bayu menyinggungjya itupun tak ambil pusing dan langsung menghampiri Aldi
"Al nih aku bawain handuk sama minum buat kamu". ucap Jesssika sambil menyondorkan handuk untuk mengelap keringat dan sebotol minumanan segar.
" Makasih". jawab Aldi singkat sambil meraih yang di bawa Jessika
Jessika senang bukan main. Ini pertama kalinya Aldi mau menerima barang yang dia kasih dan itu adalah momen langka. Setelah memberikan itu Jessika langsung pergi namun sebelum pergi dia menatap malas ke arah Bayu dan yang lainnya.
__ADS_1
Sepeninggalan Jessika Aldi pun melempar botol minuman dan handuk itu ke arah Bayu. Bayu yang belum siap itupun gelagapan menerima barang yang di lempar ke arahnya.
"Buat kamu, siapa tau kamu jodoh sama Jessika". ucap Aldi asal
" Amit-amit jangan sampe lah". Jawab Bayu sambil meletakan handuk dan botol minumnya di kursi.
Sedangkan di sisi lain Dira yang baru saja akan keluar dari toilet itupun terpaku menatap seorang gadis cantik dengan rambut pendek sebahu yang tengah tersenyum sumringah ke arahnya.
Memutar kembali ingatannya, Dira menatap lekat ke arah gadis tersebut seolah mencoba mengingat siapa gadis yang tengah tersenyum ke arahnya.
Gadis tersebut menatap kesal ke arah Dira, bagaimana tidak dia sudah tersenyum sumngringah namun Dira hanya menatapnya dengan alis yang berkerut.
"heii apa kau tidak mengingatku". ucap Gadis tersebut dengan kesal
mendapat pertanyaan tersebut membuat Dira semakin memompa otaknya untuk mengingat siapa gadis tersebut.
"Aan panggilan itu... tunggu hanya Rania yang tau panggilan itu tapi apa benar ini Rania". Batin Dira
" Heii aku Rania, apa kau melupakan teman kecilmu ini". Ucap gadis itu lagi
Dira yang mendengar nama Rania itupun terkejut, Rania sahabat kecilnya itupun kini telah berubah.
Rania dulu adalah gadis yang gendut dengan rambut panjangnya yang jarang diikat namun Rania yang sekarang jauh berbeda, Rania yang sekarang cantik dengan rambut sebahunya di tambah dengan badan yang ideal
"Ina, ini beneran kamu". ucap Dira tak percaya
__ADS_1
" Heii kau kira aku siapa, bagaimana bisa kau melupakan aku Aan". Balas Rania dengan wajah yang pura-pura sedih
Dira tak menjawab Dia langsug memeluk erat sahabat kecilnya itu ada rasa rindu yang terdalam yang perlu diobati.
Rania dan Dira adalah sahabat dari kecil bisa di bilang sahabat dari bayi karna ibu mereka bersahabat dari SMA sampe kuliah. Rania saat kecil sering dipanggil Ina oleh Dira sedangkan Dira sering dipanggil Aan oleh Rania.
Rania dan Dira saat kecil sering sekali memakai baju kembar dan semuanya hampir kembar bahkan tak jarang ada beberapa orang yang mengira mereka adalah kembar.
Namun persahabatan mereka harus berpisah saat menginjak bangku SMP saat itu Rania harus melanjutkan pendidikannya ke luar negeri karna orang tuanya ada pekerjaan dinegara orang tersebut. Mau tak mau Rania dan Dira yang sudah seperti saudara itupun harus terpaksa berpisah.
.
.
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA KASIH LIKE BIAR OUTHOR SEMANGAT UP NYA❤. JANGAN LUPA TINGGALIN KOMENTAR🥳.
__ADS_1
DAN JANGAN LUPA BUAT KASIH BONUS VOTE YA❤