Kisah Cinta Reva

Kisah Cinta Reva
BAB 2


__ADS_3

Bagi Bi mira Sendiri, Reva Bukan Lah Anak Majikan Nya Atau Majikan,Tp bagi nya Reva adalah Putri nya Sendiri,Pasal nya Ia Yang Membesarkan Reva Sedari Kecil Sama Seperti Yuri.


Saat Bibi Mira Dan Reva Berpelukan,Ternyata Ada Gadis Kecil Yang Menatap Dengan Heran,Ada Apa Dengan Mama Juga Nenek Bibi Nya.Yah Begitulah Cara Yuri Memanggil Bi Mira Selama Ini,dan Juga Bi Mira sangat Menyukai Panggilan Itu.


"Mama...nenek Bibi apa Yang Kalian Lakukan."Tanya Heran,dan Melangkah Perlahan.


Reva Dan Bi Mira Saling Melepaskan Diri,Terlihat Reva Sedang Mengusap Pipi Nya Yang Tanpa Dia Sadari Ada Cairan Bening Di Pipi Merah Mudah Nya Itu.


"Tidak Yuri,...Ayo Kita Makan,lalu Nenek Bibi Antar kamu Ke Taman Kanak kanak Yah."Ucap Nya Sembari Melangkah Menuju Meja makan.


Sedangkan Reva Merapikan Diri nya,Karna Bekas Tangis nya nampak Jelas Terlihat Membekas Di Pipi nya.


Setelah Selesai Merapikan Wajah Nya,ia pun segera Menyusul Yuri Dan Bi Mira Di Meja Makan.


Hari Ini Reva Harus,Ke kantor dan Mengurus Semua Hal Hal Penting Untuk Perpindahan Nya Ke kantor Cabang Di Negara K.


Berat,Tapi Harus Di Hadapi Itu Lah yang Reva Pikirkan Saat ini.Dia Harus Melakukan nya Demi Masa Depan Putri Tercinta nya.


***


Sementara Itu Yogi Priatna Sendiri Melalui empat Tahun Nya Dengan Perasaan Yang Tidak Karuan,Hancur Berkeping-keping Itu Lah Kalimat Yang Tepat Untuk Nya Saat Ini.


Menyibukkan Diri Dengan Segudang Pekerjaan,Agar Dia Bisa Berhenti Memikirkan Wanita Yang Dia Hancurkan Mimpi Nya.


Sebenarnya Semua Terjadi Begitu Saja,tanpa ia Sengajai.Ia terus memikirkan bagaimana dia Melalui Empat tahun Ini,Apa Dia Melalui nya Dengan Baik Atau Buruk Seperti nya saat ini.


Pertanyaan Itu Yang Benar Benar Menghantui Nya Selama Empat tahun ini.


Tak ada Yang Bisa Dia Lakukan,Wanita Itu Bak Di Telan Bumi Hilang Tak Berjejak.Sekali Pun Ia Mengutus Ratusan Orang Untuk Mencari Nya Tetapi Hasil Nya Tetap Sama.


Dia Benar Benar Merasa Diri Nya Menyesal saat Ini,dan Dia Benar Benar ingin Bertemu Dengan Reva Saat ini.


Ia Ingin Meminta Maaf,dan Bertanggung Jawab Atas Semua Perbuatan nya.Dia Benar Benar Dilema,Yogi Bukan Lah Pria Polos Dia Biasa Melakukan Nya Dengan Wanita Lain,tapi Entah Kenapa Dia Merasa Dia Tidak harus Melakukan Itu Terhadap Reva.


"Maaf...Maaf Kan Aku Reva."Kalinat Yang Keluar dari Bibir Mungil nya Selama Empat Tahun ini.


Dia Benar Benar tak Habis pikir,Kenapa bisa Dia Tidak Bisa Menahan Diri nya Sendiri untuk Tidak Melakukan nya Kepada Reva.

__ADS_1


Tok...tok...tok...


Mendengar Suara Ketukan Pintu Membuat Yogi Tersadar dan Melihat Siapa Yang Mengganggu Nya Saat ini.


Saat Yogi Melihat Wanita Yang Berdiri di Ambang Pintu Tersebut,Raut wajah nya Seketika Berubah Dan Expresi nya Semakin Tak Bisa Di baca.


"Apa Yang Dia Lakukan Di Sini."Ucap Nya Dengan Kesal.


"Apa Aku Boleh masuk Kak,.."Ucap yui,Dengan Wajah Yang Terlihat bahagia.


"Ada Perlu Apa Kamu Datang Ke Sini...."jawab nya Ketus.


Yui Pun Maju Mendekati Yogi,dengan Senyum Manis nya,selama empat tahun ini Yui melakukan Semua Cara Untuk Mendapatkan Yoga Namun Hasil nya Tetap sama.


Yogi yang Melihat Cara Berjalan Yui,merasa Wanita Ini Terlihat sangat Berani dan hal Itu Pula Yang Membuat Yogi Membenci nya.


"Cukup Berdiri Di situ,Jangan Mendekat lagi...ada Perlu Apa kata kan Segera."Ucap nya Tanpa Melihat Yui.


"tp Kak,bukan kah Berbicara Dengan Posisi Begini gak Sopan Kak."jawab yui,yang Terus Berusaha Merayu Yogi.


"Sopan Atau Tidak nya Saya Yang Menilai Bukan Kamu."Ucap Yogi.


"Dasar Manusia Es,Manusia Kutub...apa Yang Kurang Dari ku,Aku Lebih Cantik Dari Reva,Aku Lebih Seksi dari dia..dan Bisa bisa nya Dia Berharap sama Cewe Model gitu."Ucap Yui Mengomel.


Karna Omelan yui,Membuat Erwin Akhir nya Masuk Ke Ruangan Kakak nya.


Saat ia Membuka Pintu,Pulpen Melayang Tepat di Depan Nya ia Pun Seketika Terkejut Melihat Kakak nya Saat Ini.


"Kakak Ini Ewin..."Ucap nya Pelan,dengan Suara seperti Orang Ketakutan.


"Ada apa,..."jawab nya Kesal.


Erwin Segera Masuk,dan Menutup Pintu Perlahan.


"Kak Si Mak Lampir itu Kenapa,Keluar dari Ruangan Kakak dia Mengomel Mengoceh."tanya nya Heran.


"Apa Yang Dia Katakan,. "Yogi Yang Balik Bertanya Pada adik nya Itu.

__ADS_1


"Dia Bilang Dia Lebih Cantik Dari Reva."Ucap Adit,Yang Menyambar pembicaraan Antara Yogi dan Ewin.


"Bener banget...."Jawab Erwin Membenarkan.


Mendengar Perkataan adit dan Erwin,membuat nya Semakin Muak Melihat Yui,Yang slalu Berpura² baik di Hadapan Yogi.


Bahkan Dia Slalu Berpikir bahwa Hilang nya Reva Ada Hubungan Nya Sama Yui,...dia Yakin Sangat yakin.


Dia Mengenal Yui Sejak Kecil,jelas dia sangat Paham Dengan Watak Yui Yang Sangat Tempramen dan Sangat Tidak Suka Di Tentang.


"Biarkan Saja Dia Mau Berkata Apa."jawab Yogi Santai.


"Lalu Bagaimana Perkembangan Nya,Apa Kalian Dapan Kabar Tentang Keberadaan Reva."Tanya Yogi Kepada Adit.


"Belum....Bahkan Mama Dan Papa Mertua Ku Benar Benar Sudah Mulai Putus Asa Mencari Keberadaan Nya."Ucap Adit Bohong.


Selama Ini Adit tau Bahwa Reva Tidak Hilang,Reva Di Usir Oleh Keluarga nya.Hanya Saja Reva melarang Nya Untuk Memberitahu Siapa Pun Tentang Itu Semua.


"Hmm ...aku Juga sudah Mulai Putus asa,mencari Nya."Jawab nya Sembari Menandatangani Beberapa Berkas


Sekalian Mengecek Beberapa lamaran Kerja dan Memeriksa Berkas Staff Pindahan.


Dia Di Bantu Oleh,Adik Juga Sahabat Nya.


Dan Mata Erwin Benar² Melotot seolah Olah Dia Salah Mengenali Nama.


Di Map Coklat Tertulis nama Reva Anindya,Nama Yang Sama,dan Dia Yakini nama Reva.


Saat Ia Membuka Map Itu,ia Benar benar Kecewa,Wajah yang di Tempel di Berkas Tak Ia Kenali Sama Sekali.


"Aku pikir Itu Dia Ternyata Bukan."Ucap Nya Pelan.


"Ada Apa Kamu,kenapa Tiba Tiba Kamu Seperti itu."Tanya Adit Perlahan.


"Karna ini...."Ucap nya Sembari memperhatikan pada kakak juga sahabat kakak nya.


"Kan Nama Nya Doang Yang sama,.."Ucap Adit.

__ADS_1


Dia Merasa Takut Bahwa,Mental Yogi kembali Down Karna Berkas Itu.


Untuk Terbebas Dari Lembah Hitam ini Yogi,melalui Banyak Hal...hingga dia Bisa.


__ADS_2