
(akan aku perlihatkan bagaimana sikap yg benar sebagai pemimpin wahai anak ku)
"jangan merasa kamu yg paling menyedihkan
AA bii, oke semua mari kita mulai lagi untuk hari ini, semangat semua" ucap ibuku
"YAA BOSS" ( wah bos makin keren aja) ucap semua karyawan
sambil menatap AA bii (bagaimana anak ku pujih lah aku) ucap ibuku
yah lumayan lah, pasti sengaja pamer depan aku sok lu,malah seharusnya kan anak minta puji orang tua, ini terbalik ibu minta pujih anaknya
"wah ibu keren sekali" ucap AA bii
"hem. (senang nya rasanya pamer di depan anak sendiri). jika kamu bekerja keras kamu pasti bisa seperti ibu AA bii" ucap ibuku
baru di puji sedikit langsung terbang ni orang, kalo di bandingkan Dengan ku dulu kamu belum dekat walau sejengkal
(aduh aku lupa waktu, malah kerjaan masih banyak lagi langsung bagi kerjaan AA bii ajalah)
"hah ya udah tugas pertamah kamu hari ini bantu mbak no 4 lap meja, ngepal, lap kaca, buang sampah gih AA bii" ucap ibuku
"buset ini hari pertama aku bantu di restoran ibu loh, kok langsung banyak pekerjaanya" ucap AA bii
"lah iyalah kamu minta beliin game, kamu harus melewati prosesnya, berkerja keras dan sabar sambil mengumpulkan uang untuk beli game" ucap ibuku
dan karyawan mbak no 4 yg mendengar ibu berbicara seperti itu langsung terpesona dengan kalimat ibuku
" (wah bos memang keren dalam segala hal bahkan saat mengajarkan anaknya tentang hidup ini)" ucap karyawan mbak no 4
__ADS_1
hem iya juga semenjak aku tinggal di bumi ini aku jadi lupa berkerja keras untuk sesuatu yg aku inginkan
"maaf bu aku akan mengerjakannya" ucap AA bii
"begitu dong anak pintar" sambil menggosok kepala AA bii ucap ibuku
ehh ada apa ini tiba-tiba menggosok kepala ku. apa dia memperlakukan aku seperti anaknya, untuk kali ini aku biarkan ajah lah
"muka memerah"ucap AA bii
"gih sana bantu mbak no 4, ibu masih ada kerjaan( jekpot)" ucap ibuku
"halo mbak no 4, aku kerjain yang mana ni" ucap AA bii
"Hem kamu bisa ngelap meja AA bii"ucap karyawan mbak no 4
"Hem.. bisa mbak" ragu ragu ucap AA bii
"begini kan mbak no 4" ucap AA bii
"kerja kamu bagus AA bii cuman kamu harus teliti, lihat cara mbak mengelap meja mengertikan ayo lakukan lagi seperti yg mbak contoh in" ucap mbak no 4
wanita ini sok mengajarkan aku,
hal yg sesimpel ini
"baik terimakasih atas ajaran nya mbak no 4" ucap , AA bii
(anak yg sopan, seperti yg di harap kan dari anak bos)"sama sama AA bii kerjanya pelan pelan saja oke" ucap mbak no 4
__ADS_1
karena kamu sudah mengajar kan aku satu hal yang baru maka aku kasih senjata andalan aku adalah senyuman yang sengat tampan ayo terpesonalah
"baik mbak no 4"senyum ucap AA bii
teralihkan pandangan
"AA bii ayo bantu mbak buang sampah, mbak gak kuat kalo sendiri" ucap mbak no 4
aku di kacangin, padalan aku jarang sekali senyum sama orang orang
"oke sampahnya di mana mbak" ucap AA bii
"disini sampahnya lumayan bayak soalnya ayo kita angkat bersama-sama agar lebih ringan" ucap mbak no 4
kalo cuman segini, kecil bagi aku
"sudah mbak awas dulu, lihat aja kalo cuman segini aku masih bisa angkat sendiri" ucap AA bii
sampahnya terangkat dengan mudah dan cepat
(hah kok bisa padalan itu mempunyai berat sekitar 30 kg anak ini sangat kuat)hati ucap mbak no 4
bagaimana cara aku mengangkat sampah itu cepat kan ayo puji lah aku
" sudah beres kan mbak" ucap AA bii
"kamu memang kuat AA bii, tapi lebih baik kita berkerja sama, memaksakan diri itu tidak baik loh" ucap mbak no 4
kenapa sih ni orang aku gak ngerti lagi apa maunya ni orang, tinggal puji aku masalah kelar
__ADS_1
"iya mbak aku mengerti" ucap AA bii
"ya udah ayo kita kembali ke restoran, sebentar lagi restoran buka" ucap mbak no 4