
"ellen kau jangan panik bersikap seperti biasa aja" ucap AA bii ke ellen
"....." ucap ellen
para preman menuju ke arah AA bii dan ellen bertujuan untuk menculik mereka.
heh akhirnya ada juga hiburan. hibur lah aku para sampah terimahlah racun hati ini heh
"heh" ucap AA bii
dengan racun yg tidak terlihat mengarah ke preman no 2 dan langsung menonjok ke preman no 1 dan terjatuh
"apa yg kau lakukan no 2 kau bisa menggagalkan rencana yg kita buat" ucap preman no 1
dengan terjangan ke arah no 1, langsung menghindari, dan no 1 langsung menonjok ke arah no 2
"aku tak tau no 1 badan ku bergerak sendiri dan tak mau ku kendalikan lari lah no 1" ucap preman no 2
para satpam yg melawan preman no 3,4,5
"misi gagal lari no 3,4,5 no 2 tidak bisa di kendalikan" ucap preman no 1
hem kalin pikir kalin bisa pergi itu tidak bisa akan aku siksa dulu kalian hahaha
__ADS_1
memberikan racun hati ke no 3,4,5,
dan no 3,4,5, juga langsung menghajar si no 1
dan para satpam hanya bisa diam dan melihat mereka saling menghajar
"apa yg kalian lakukan no 2,3,4,5" ucap no 1
"entah kami tidak bisa mengendalikan tubuh kami , tubuh kami seperti di kendalikan orang" ucap no 2,3,4,5
dan merekapun saling mengahajar no 1 sampai pingsan, dan mereka pun saling menghajar satu sama lain sampai di mana mereka lelah dan pingsan,
"AA bii kenapa mereka saling menghajar dan pingsan bukannya mereka mau menculik kita" ucap ellen teman perempuan TK ku
ellen pun tersipu malu dengan ucapan yg dikatakan oleh AA bii
"....." ucap ellen tersipu malu
satpam pun melaporkan ke polisi, polisi pun datang dan menangkap mereka karena mencoba melakukan penculikan berencana
dan seketika polisi selasai dan pergi tak lama ibuku datang
"ayo ellen kita pulang ibuku udah menjemput tu" ucap AA bii
__ADS_1
"maaf ya lama AA bii, ellen tadi lestoran rame sekali ibu tidak tega meninggalkannya ke mbak" ucap ibuku
"enggak papa kok tante, malahan aku senang tante baik sekali sama aku, padalan aku belum sempat berbut baik sama tante" ucap ellen teman perempuan TK ku dengan malu
"imutnya, gak papa kok, bagai mana kalo untuk membayar kebaikan tante kamu jadi menantu tente ellen" ucap ibuku sambil bercanda
"ituh itu b,l,k,k" ucap ellen teman perempuan TK ku sambil malu-malu
"ibu fokus aja nyetirnya, umur kami baru 5 tahun tak pantas untuk berbicara seperti itu" ucap diriku
"kamu tak mau gadis secantik ellen itu ,imut pintar cantik" ucap ibuku
"jangan di dengarkan apa yang ibuku katakan yg ellen, kamu pantas mendapatkan yg lebih baik dari aku, lagi pula kita tak tau masa depan bagai mana" ucap diriku
"iyyah" ucap ellen teman perempuan TK ku
"wah romansa para anak tk Kawai" ucap ibuku
"oia ellen ibu mu tadi telpon aku katanya mereka pulang agak malam sepertinya mereka lagi sibuk sibuknya ya kunci rumah mu dengan kamu kan ellen" ucap ibuku
"iya dengan ku tante makasih ya tante" ucap ellen teman perempuan TK ku
"ya udah AA bii kamu baik baik, ya dirumah jagain juga ellen ibu mau ke lestoran kasian mbak" ucap ibuku
__ADS_1