
dan orang tua ellen yg mendengar,
ellen berterimah kasih pun langsung bangga bahwa anak mereka tau berterima kasih.
aku mau pulang main game
"terimakasih ya AA bii sudah tidak meninggalkan ellen di saat kamu bisa lari sendiri" ucap ayah dan ibu ellen
kenapa bicara mereka begitu apa mereka selama ini meremehkan ku,
padalan membunuh mereka sangat mudah
bagi ku
"sama sama kok om,tante" ucap AA bii
"yah karna orang tua ellen, sudah pulang aku juga pulang ya om,tante dan ellen" ucap AA bii
harus pergi dari sini dengan cepat
"eee kok k" ucap ellen
dan orang tua ellen yg melihat ellen seperti itu
"AA bii sebagai rasa terimakasih Tante bagaimana kalo kita makan dulu" ucap ibu ellen
hem ya ilah malas kali aku, padalan aku mau main game
"ya, tante" ucap AA bii
"ooo kamu mau makan apa AA bii" ucap ibu ellen
"ya aku nasih goreng pedas aja deh tante" ucap AA bii
hah biar cepat kelar terserah makan apa, aku masih mau main game sendiri ni
"hem iya udah aku pesan dulu ya" ucap ibu ellen
"bu aku juga nasih goreng, biasa aja kalo ayah tekwan aja lah bu" ucap ayah dan ellen
"ya uda tunggu bentar lagi ya" ucap ibu ellen
gak ada niatnya berterima kasih, yah udah aku main game mobile aja
__ADS_1
tidak lama ibuku pun menelpon ku
apa lagi, kenapa aku tidak bisa main game dengan puas
"ring... halo ibu.. ada apa ya bu" ucap AA bii
sialan selalu ada yg menggangguku saat aku mau bermain gema tidak ada yg mengerti aku
"AA bii apa benar yg di bilang dari guru tk ada pencobaan penculikan" ucap ibuku
yg benar saja bahas ini lagi sialllann... tau begini sebelum para preman punya niat untuk menculik langsung ku hajar aja mereka
"benar" ucap AA bii
"kenap tadi saat ibu menjemputmu, kamu tidak cerita sama ibu nak" ucap ibuku
itu karna kamu selalu mengoceh sampai rumah
aku akan menjadi iblis kalo gini aaaaa
"itu juga salah ibu, ibu tadi menggoda ellen, bahkan ellen saja lupa membicarakan nya sama ibu saat di dalam mobil" ucap AA bii
"hem kamu ini yah" ucap ibuku
lah apa semua yg terjadi akan selalu menjadi kesalahan ku siaaallannn
"loh kok aku jadi anak nakal bu" ucao AA bii
"itu artinya game kontrol yg kamu mau gak jadi kan" ucap ibuku
he,e he,e kenapa aku terlahir kembali, aku siapa
"loh padalan aku sudah melindungi ellle dari para penculik itu, harusnya jadi dong" ucap AA bii
"yang benar AA bii" ucap ibuku
"benar kok benar kan ellen" ucap AA bii
bbbeeennnaaarrr lllaaahhh iibblliisss
sepeker
"iya bibi AA bii sudah melindungi aku kok, aku jadi merasa aman" ucap ellen
__ADS_1
jangan terlalu lebai ellen
"bagai mana ibu ellen, anakku di terimah gak jadi mantu mu" ucap ibuku
konoyaro sialan...
bicara ini lagi aku merasa seperti bocah bodoh iblis
"em kalo aku sih, aku dan suami ku si kami menerimah AA bii jadi mantu kami" ucap ibu ellen
apa aku boleh menangis di sini
"ibu, ibu jangan bicara begitu dong kami kan masih kecil" ucap ellen
kenapa kau mala malu bocah merekah akan jadi salah paham nanti
ring.. ring.. paket
he he he penyelaman emosih ku
"iya, sebentar" ucap ibu ellen
"nasi goreng pedas, tekwan 2 dan nasi goreng biasa apa benar bu" ucap mbak paket makanan
"makasih ya mbak ini uang nya" ucap ibu ellen
"baiklah, terimah kasih telah memesan di tempat kami, kami doakan semoga keluarga ibu sehat dan di jauh kan dari penyakit" ucap mbak tukang paket makanan
hee he untung hanya tukang antar makanan
tapi mereka sopan sekali, kalo di kehidupan ku sebelumnya, mati kau sampah yg tidak layak hidup, hanya ini yg aku dengar
"iya terimah kasih" ucap ibu ellen
"ni makannya sudah siap semua ayo makan" ucap ucap ibu ellen
"bu nanti kita sambung di rumah aku mau makan dulu" ucap AA bii
he he he he rasain ni hahaha
tit mematikan hp
"tunggu dulu AA bii, sudah di matikan nya awas aja saat kamu dirumah nanti" ucap ibuku
__ADS_1
eh kok aku merinding, lupakan saja lah