KISAH KAKA BERADIK

KISAH KAKA BERADIK
13


__ADS_3

Di pagi hari ,,"Kak maaf kemarin Aress mendengar percakapan kakak sama bang Zee,, apa Aress boleh bertanya. sebenarnya hubungan kakak sama bang Zee seperti apa? maaf kalau Aress bertanya seperti ini.. ucap Aress.


Ehemm, sebelum kakak jawab pertanyaan kamu. apa boleh kakak juga bertanya hal yang sama? Rahma justru melempar balik pernyataan itu ke Aress..


Maksud kakak apa?Aress gak ngerti.. ( kenapa kakak bertanya hal yang sama ya.. ) Aress mendapat perasaan yang tidak enak Jangan-jangan kakak nya ini mau mengintegrasi dirinya lagi..


''Sudah lama kita tidak mengobrol ada beberapa pertanyaan yang kakak ingin ketahui dari kamu langsung,,Sebentar lagi kan hari kelulusan..langkah kamu selanjutnya gimana dekk. Rahma masih berbasa-basi.


Kalau aku terserah kakak aja. aku pasti


ngelakuin semua yang kakak bilang karna aku tau kakak akan melakukan yang terbaik buat Aress.. jawaban Aress dapat diterima namun dirinya masih belum tahu maksud dari ucapan sang kakak..


Betul kamu akan melakukan semua yang kakak bilang? atau itu hanya alasan sesaat aja.ucap Rahma yang belum tahu memulai percakapan,,untuk sesaat ia lupa caranya berkomunikasi dengan sang adikk.. begitu banyak tekanan yang dialami yang ia pendam sendiri karna tidak ingin melibatkan sang adikk ia mencoba mengontrol semua nya sendiri,,kesedihan permasalahan yang datang dari beberapa pihak belum lagi soal keuangan keluarga mereka..


Apa kakak tidak percaya sama Aress.? iya Aress paham kakak pasti meragukan Aress karna pernah membohongi kakak. tapi Kak Aress masih seperti dulu kok. Aress akan mendengarkan ucapan kakak dan melakukan semua omongan kakak.. tolong jangan seperti ini Kak. Aress gak mau kakak marah terus sama Aress. bisakah kita baikan? Aress ingin seperti kemarin-kemarin pergi jalan-jalan berdua sama kakak anter jemput kakak kemanapun kakak pergi bercanda tawa sama kakak.. Akhir-akhir ini kakak selalu diemin Aress cuekin Aress.


Bukan kakak mendiamkan kamu dekk. kakak memang lagi banyak pikiran kakak sibuk dengan pekerjaan mengurus ini dan itu. maaf kalau kakak suka marahin kamu dan gak banyak bicara. karna kakak tidak ingin mengganggu kamu biarlah kamu fokus dengan pelajaran sekolah kakak bisa kok mengurus semuanya.


Iya. Aress percaya kakak bisa melakukan semuanya sendiri. tapi Kak kalau ada masalah akan lebih baik kakak cerita ke Aress meskipun Aress gak bayak membantu tapi paling tidak dengan kakak bercerita itu bisa meringankan beban kakak. Aress gak mau kalau kaka sampai sakitt.. Aress mencoba menyakinkan sang kakak dan mendapat kepercayaan dari kakaknya lagi.

__ADS_1


Dekk. sepertinya hubungan kita memang perlu diperbaiki lagi jangan sampai permasalahan yang ada membuat kita renggang. kakak akan berusaha untuk terbuka sama kamu tentang semua nya berbagi suka dan duka denganmu..( ini salah ku juga karna kurang memperhatikan keadan Aress harusnya aku jangan egoiss dan mengerti keinginan adikku..)


Iya. Aress setuju banget Kak..udah ya kakak jangan marah-marah lagi.. janji yah Aress saat ini bersikap manja seperti anak kecil didepan Rahma ia ingin memeluk sang kakak tapi belum berani.. namun tiba-tiba Rahma merangkul sang adikk seakan peka dengan keinginan sang adikk..( mungkin sebaiknya aku jangan memberitahukan Aress dulu soal orang tua Sinta yang menelfon..)


🌿🌿 beberapa hari yang lalu 🌿🌿


Udah jam segini lagi. mana belum sempat aku bikin sarapan,, Aress mana si gak turun-turun bisa kesiangan dia. dan Rahma pun keatas untuk membangunkan Aress..Rumah yang ditinggali kedua kakak beradik ini Meski kecil dan tak banyak barang didalam nya namun luas nya lumayan luas rumah ini memiliki 4 kamar tidur dan tiga kamar mandi berlantai 2. hanya inilah peninggalan Satu-satunya dari kedua orang tua mereka.


TOK TOK TOK,,dekk bangun sudah siang. Rahma mengetuk pintu kamar namun tak ada jawaban sepertinya Aress memang belum bangun ini masih jam 06:30 masih ada 1 jam lagi untuk Aress pergi kesekolah.


Aress gak bangun juga. tunggu sebentar lagi baru aku bangunin. sebaiknya aku bersiap-siap pergi ketoko. Rahma pun kembali kekamar nya untuk bersiap gak biasanya dia bangun telat begini,,biasanya dia selalu tepat waktu bangun pagi...( nanti malam makan apa yaa, kok aku jadi malas gini sadar-sadar Rah sambil menepuk-nepuk pipinya kamu harus semangat) Tiba-tiba handphone nya berdering tertera nomor asing yang gak dikenal Rahma pun enggan untuk menerima panggilan itu ia fokus bersiap.. selang beberapa menit selesai juga. Rahma mengecek ponselnya siapa tahu ada pemberitahuan soal toko. ada satu pesan masuk tapi bukan dari toko. melainkan dari nomor baru yang sedari tadi terus menelfon,, " tolong telfon balik nomor ini,, begitulah isi pesan didalam nya..( ini nomor siapa ya ucap Rahma dalam hati )


",,Hallo apa benar ini nomor ponsel mba Rahma. tanya si penelfon.


",, Yah betul ini saya sendiri,, ini siapa yah? apa ada yang bisa dibantu. jawab Rahma.


" langsung aja keintinya ya mba. saya ibunya Siska. anak saya bilang Kalau adik mba akan datang kerumah untuk melamar,,jika benar tolong kasih tahu adik mba saya masih belum menginginkan Siska untuk menikah saya masih ingin menyekolahkan anak saya dan saya berharap mba bisa bersikap tegas dan bicarakan ini pada adikk mba itu. hanya itu yang mau saya bicarakan trimakasih untuk waktunya🌿🌿


"Ditoko,,Rah pesanan alamat*****sudah semua kan apa aja si isinya. tanya Melda.

__ADS_1


"Pesanan sudah aku paking Mel. nih kamu tinggal anter ketempat pembeli jangan lupa struk belanjaannya kamu kasih yahh biar gak ada yang komplain kaya waktu itu rahma menyerah kan 2 kotak karduss berisi pesanan..


Heyy rah liat tuh ada siapa. ucap Melda


Siapa si Mel. Rahma masih belum menengok.


Liat aja dulu dia nungguin tuh didepan pintu. ucap Melda lagi.


Apaan si, orang gak ada siapa-siapa kok. udah ah jangan bercanda mulu ayok selesaikan pekerjaan ini aku pengen cepat pulang. ucap nya


Wahh. ternyata kamu sudah janjian yaa. sampe Buru-buru gitu kerja nya,,Cieee ucap Melda sambil cengengesan.


makin gak jelas kamu. aku kedalam lagi masih ada yang mau aku kerjain. aku mau pulang cepet karna nanti Aress akan menjemput. ucap Rahma lagi


Ohh. Aress mau menjemput yaa sudah baikan nih. baguss deh. ucap Melda sedikit canggung.


Baikan? aku sama Aress baik-baik aja kok kenapa kamu bilang begitu Mel. jawab Rahma menutupi permasalahan nya.


Maaf Rah. kemarin aku sempat mendengar ucapan mu dengan Aress waktu kita pulang malam dari mengantar pesanan itu.

__ADS_1


Ohh jadi kamu dengar yaa. gapapa kok lagian udah terjadi juga aku balik kebelakang yaa. Rahma pun pergi kegudang belakang toko.


__ADS_2