
Hari-hari berlalu tidak terasa Aress pun lulus sekolah..
Kak. alhamdulillah sekarang aku sudah lulus aku akan cari pekerjaan untuk membantu kakak. ucap Aress
Alhamdulillah ya dekk. memangnya kamu mau cari pekerjaan apa? tanya Rahma
entahlah Aress juga belum tahu kak. kerja apa enaknya kak. Aress balik nanya.
Dekk.. kalau bisa kakak si berharap nya kamu melanjutkan pendidikan tapi maaf banget kakak belum bisa keuangan kita pas-pasan tabungan kakak juga makin menipis..
Kakak bicara apasih.. sudah sampai ditahap ini Aress juga udah sangat berterimakasih pokoknya mulai sekarang kakak gak usah khawatir lagi sebisa mungkin Aress pasti akan membantu kakak..
Sebenarnya kakak ditawari pekerjaan di kota ( S ) dekk. pekerjaan disana lebih menguntungkan menurutmu gimana? perlu kah kakak ambil kesempatan itu. Rahma meminta pendapat Aress.
Haruskah kakak pergi? lalu bagaimana dengan Aress dan rumah ini siapa yang akan menjaga Aress kalau kakak pergi..kak Aress memang banyak melakukan kesalahan dan Aress selalu merepotkan kakak tapi jika memungkinkan Aress ingin kakak tetap disini..
Dekk. kakak juga gak mungkin ninggalin kamu sendiri di rumah. maka dari itu akan lebih baik kalau kita berdua pergi bersama. kamu ikut kakak yaa. dan rumah ini biarlah tetap seperti ini nanti kakak akan aturr supaya rumah ini tetap terawat..
Kakak mau sewa ART? sayang kak kalau haruss mengaji pembantu.. kakak boleh pergi kok gapapa Aress tinggal dirumah sendiri Aress gak mau menambah beban kakak lagi..
Tidak dek.. kakak gak mungkin membiarkan kamu dirumah seorang diri pokoknya kamu haruss ikuttt dalam hal apapun jangan sampai keadaan menjauhkan kita.. Kamu tidur gihh ini sudah malam semua sudah kakak aturr seminggu lagi kita sudah harus berangkat kekota ( S )..
Ponsel Rahma berdering saat diliat ternyata Zaenal yang menefon..
Assalamu'alaikum. sayang kamu lagi apa kok belum tidur?
waalaikumsalam.. ini baru aku mau tidur.. kamu ada apa menefon malam-malam?
Aku kangen sama kamu. besok kan weekend jalan yuk.. kamu mau kemana pasti kuantar. ucap Zaenal
__ADS_1
Aku ngak tahu apa yang aku inginkan. sudah malam Zee. bisakah kamu matikan ponsel nya aku mengantuk.
Sayang kamu kenapa sih. selalu bersikap cuekk. belakangan ini kamu sering marah..aku sudah berusaha untuk selalu mengerti kamu sekarang aku cuma minta waktu kamu sedikit saja itupun kalau kamu masih menghargai aku sebagai kekasih kamu..
Aku sangat menghargai hubungan kita Zee.. Tapi aku gak bisa untuk melanjutkan nya lagi maaf..
Apa maksudmu Rah. kamu ingin mengakhirinya? apa salah ku.. pernah kah aku mengecewakan mu.. kenapa tiba-tiba kamu ingin hubungan kita berakhir? apakah ada pria lain?..
Tidak ada pria lain Zee..banyak pertimbangan yang harus ku pilih..
pertimbangan apa rah? apa yang harus kamu pilih? apa karna Aress.. jika kamu meragukan aku ok gapapa pilihan ada dikamu tapi kalau kamu memikirkan Aress aku bisa kok menghidupi kamu dan juga adikmu kita uruss Aress bersama-sama.. Aku ingin memperbaiki hubungan kita rah. kasih aku kesempatan untuk membuktikan nya.
Bisakah kamu kasih aku sedikit waktu Zee. kasih aku Waktu untuk memikirkan semuanya. pinta Rahma
Jika waktu bisa menyatukan kita mungkin sudah sedari dulu kita menikah hidup bersama.. tapi nyata waktu hanya membuat hubungan kita semakin renggang rah..
telefon terputus Zee yang mengakhiri pangilan nya..
Di pagi hari.. Mel sudah berdandan Rapih. hari ini ia janjian jalan dengan Nikoo..
"lihat anak kita Pak. cantik sekali"
"betul buk..Putri kita sudah menjadi gadis remaja pria mana yang berhasil meluluhkan hati putri kita"
"siapapun pria itu dia sangat beruntung Pak bisa memiliki putri kita".. tak henti-hentinya orang tua Mel memuji kecantikan sang anak.ucapan mereka membuat Mel selting.
Ibu,,Mel jalan dulu ya cuma sebentar kok sebelum maghrib Melda pasti dah pulang bye ibu, bapak.
Diperjalan menuju tempat bertemu dengan Nikoo Mel sempat mengirim pesan pada Rahma untuk mengajak nya makan bersama namun seakan peka Rahma pun menolak secara halus karna tidak ingin mengacaukan rencana Nikoo, Hubungan Rahma dan Nikoo memang terbilang cukup dekat, bahkan Nikoo sering bercerita soal kehidupan pribadinya,,Semua berawal semenjak perceraian kedua orang tua Nikoo Saat itu hanya Rahma tempat sandaran Nikoo, walaupun usia mereka hanya beda satu tahun namun Nikoo sudah menganggap Rahma sebagai kakak kandungnya, karna cuma ia teman yang selalu ada untuk menemaninya kala suka maupun duka..
__ADS_1
TENGAH MALAM PUKUL 02:24
Dikamar terlihat Rahma yang masih terjaga ia belum mengantuk bahkan susah untuk menutup mata, Astaghfirullah kenapa dengan malam ini rasanya susah untuk ku memejamkan mata. Aress sudah dewasa ia tau apa yang harus ia lakukan kenapa aku selalu cemas jika menyangkut Aress. Hubungan dia dengan pacarnya sudah berakhir apa itu salah ku? apa aku terlalu mengekang adikku. Ngak semua aku lakuin demi kebaikan dia..Semalaman bergulat dengan pikiran sendiri Tanpa sadar Waktu sudah mendekati subuh, mendengar Azan subuh dari mesjid, Rahma kaget dan melihat jam diponsel nya ternyata waktu sudah menujukan pukul 04:46.
Telfon pun berdering, aduhhh siapa lagi yang telfon jam segini, ternyata Nikoo yang menelfon,
..Assalamu'alaikum
.. waalaikumsalam
Pagi rah,kamu dah bangun nih?
Tidur? boro-boro tidur mata aja susah merem Nik.
kok bisa, gak mau merem? berarti kamu begadang dong semalaman. iya rah. Hallo Rah kok gak ada suara. ucap Nikoo yang gak ada tanggepan lagi dari lawan bicara nya ditelefon.
Hallo Nik. maaf tadi kutinggal abill air minum hehehe..
Adehhh kebiasaan banget orang lagi telfon ditinggal"tinggal itu handphone.
Abiss cuci muka aku nih,biar segeran mata, ada apa Nik tumben telfon pagi-pagi tanya Rahma.
Besok kamu ada rencana kemana rah? Nikoo balik nanya
Aku gak kemana-mana dirumah aja,tapi ada rencana mau pergi belanja dengan Aress nanti Peralatan dapur ada beberapa yang udah usang tapi gak dibuang si paling kusimpan,kamu sendiri mau kemana Nik?
Hari ini, Aku mau ketemuan sama Melda dan aku pengen banget mengungkapkan perasaan ku ini, menurutmu apakah waktu nya pas rah? kamu tau sendiri sudah sangat lama aku ingin sekali Melda tau tentang perasaanku. Tapi... ucapannya terhenti
tapi kenapa Nik? kok muka mu jadi murung gitu.ucap Rahma.
__ADS_1
Aku takutt cinta ku ini bertepuk sebelah tangan, kan pria yang Melda sukai hanya Zaenal..
"APA" Rahma tercengang