KISAH KAKA BERADIK

KISAH KAKA BERADIK
04


__ADS_3

"Kira-kira Mel suka gak ya dengan kado yang sudah kusiapkan ini, Nikoo membayangkan ekpresi wajah Melda saat menerima kado darinya🌿


" Mell HappyBirthday semoga kamu tambah cantik dan dewasa..


"Mell ini aku ada sesuatu untukmu. Mell kado itu aku khusus buatkan untukmu semoga kamu Suka ya..


"aku ngomong apa si.. masa mau ngucapin happy birthday aja susah banget duhh aku bingung harus gimana ngasih ini Mel...Nikoo yang sedari tadi berkutat dengan pikiran nya sendiri tanpa disadari Melda sudah ada tepat dibelakang nya..


"Nikoo kamu ngapain si lama banget. daritadi gak balik-balik udah ayok kita pulang aja.. Tambah kesel lagi Melda kepada Nikoo karna merasa diacuhkan..


" kenapa pulang, aku baru saja memesan makanan karna aku tahu kamu pasti belum makan dari siang. ucap Nikoo.


"ya udah habiss itu aku mau langsung pulang.. ucap Melda.


" Baiklah habiss kita menghabiskan makanan nya aku akan langsung anter kamu pulang.. ayok kita kembali ketempat duduk ajak Nikoo..


"Kini mereka sudah kembali ketempat semula.. Nikoo sedang mencari kesempatan untuk memberikan barang tersebut. akan tetapi ia masih bingung menyampaikan niatnya setelah beberapa saat mereka pun selesai.🌿


" diperjalanan yang gelap gulita. Nikoo dan Melda berdua diam dalam lamunan nya masing-masing. dan alhasil Nikoo belum juga mengatakan niatnya.


"Untung saja Nikoo tidak mendengar perkataanku tadi.. aku juga yang kurang berhati-hati. ngak sepantas aku berucap seperti itu.. dalam hati Melda.🌿


" Alhamdulillah sampai juga.ucap Nikoo.


"Melda pun turun dan tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Nikoo karna sudah mengantar nya pulang saat Mel memegang pintu rumah nya langkah nya tertahan. karna Nikoo memegang tangan kirinya..


" Tunggu Mel.


"yah kenapa Nik?

__ADS_1


" aku. sebenarnya aku itu Mel..


" itu apa Nik.


"aku.. akuu mau memeberikanmu ini ucap Nikoo sambil terbata-bata dirinya grogi jugajuga kalau bertatapan langsung dengan Melda..


" apa ini Nik. tanya Melda


"bukan apa-apa sudah malam aku pulang ya..semoga kamu menyukai nya.. Nikoo langsung melakukan sepeda motornya.. dalam perjalanan Nikoo terus memikirkan Melda. apakah dia menyukai barang darinya🌿


" Dirumah Melda. saat ini Melda Sudah siap-siap mencari P'W (posisi Wenak) sejenak ia terdiam bagaimana dengan hari esok apakah ia mampu mengendalikan dirinya lebih dari hari-hari sebelumnya. dia sendiri tidak tau harus mengambil sikap seperti apa. disatu sisi dia sangat ingin memeiliki Zaenal. namun disisi lainnya dia juga tidak mau merusak persahabatan yang ia jalani dengan Rahma selama ini.


"Malam semakin larut.. Melda belum bisa tertidur tidak terasa jam sudah menujukan pukul 01:25 dini hari. tak lama Melda tersadar dengan kado pemberian Nikoo tadi malam.. Melda pun membuka kotak yang dibungkus rapih itu kecik tapi unik Mel. membuka nya pelan-pelan..


"keesokan paginya Melda pergi ketoko menggunakan angkutan umum,dalam lamunan ia kembali mengingat tingkah laku Nikoo. saat Nikoo menyerahkan kado itu entah mengapa Melda teringat masa lalu nya bersama Zaenal dulu,,"


🌿🌿 MENGINGAT BEBERAPA TAHUN SILAM🌿🌿


"apaansi ngak usah teriak-teriak deh malu tahu. Melda sedikit kesal.


" lagian jalan kalian itu lebih lama dari jalannya kura-kura tahu.. udah kaya nenek-nenek pake tongkat. Zaenal pun memperagakan gerakan seorang nenek yang berjalan pakai tongkat.. sambil cengengesan..


"wahh ngak bener ini.. cari gara-gara dia Rah sama aku ucap Melda ke Rahma..semakin menjadi lah Zaenal menggoda kedua temannya ini..


",, Aduh udah biarin aja Mel. males aku ngejarnya cape habis latihan tadi. gimana lain kali aja baru kita balas dia. usul Rahma.


" ngak bisa gitu dong Rah. ntu anak harus diberi pelajaran. Melda pun mengejar si Zaenal yang sudah lari lebih dulu didepan.


"Heyyy masa aku ditinggal sii Mell tungguin teriak Rahma yang tertinggal jauh karna Melda dan Zaenal sudah tidak terlihat lagi.. sialan aku beneran ditinggal dong awas ya kalian..

__ADS_1


" sementara itu.. Mel berhasil mengejar Zaenal mereka berdua berhenti disebuah warung coffi..


"Gilaa luar biasa kamu berhasil ngejar aku Mel. salut aku sama kamu ternyata larimu kenceng juga yaa.. Zaenal menggeleng-gelengkan kepala nya merasa tak percaya Badan kecilnya Mel bisa mengejar dirinya yang terkenal murid paling cepat dalam lomba balap lari..


" hee jangan salah ya. biar kata badan ku kecil tapi bakat ku jangan kau ragukan. ucap Mel terengah-engah mengatur nafass nya yang tersengal akibat berlari tadi..


"tapi bentar kaya ada yang lupa tapi apa ya. ucap Zaenal.. sambil mengaruk kepala nya yang tidak gatal..


" astaga Rahma mana Mel? Jangan-jangan ketingalan lagi balik ayok Mel. kita samperin lagi masihan kan masa kita tinggal si..Zaenal sudah beranjak untuk kembali ketempat semua. namum Melda menahan nya dan berkata..🌿


"Zee bisa kah untuk sekarang kita berdua saja. maksudnya eemmm aku cuma mau kita mengobrol berdua aja. pinta Melda..


" ehemmm",, Zaenal berdehem untuk memecah keheningan antara mereka berdua. Zaenal mengerti dengan ucapan Mel namun dirinya engan untuk menanggapi iapun mengalihkan pembicaraan "setelah lulus kamu menlanjutkan pendidikan dimana tanya Zaenal🌿


",, Aku masih belum tahu Zee. kamu sendiri? Mel balik nanya..


" setelah lulus mungkin aku akan menikah Mel ucap Zaenal..


"uhukk,uhukkk.. Mel yang sedang meminum Juss tersedak karna terkejut,, apa menikah? serius kamu Zee? menikah dengan siapa?,, Mel bertanya secara bertubi-tubi namun belum dijawab juga oleh Zaenal🌿


"Heyy kalian astagfirullah beneran tega ya. ninggalin aku cape tau lari dari ujung sana sampe sini ucap Rahma yang berhasil bergabung kembali..


" Bagi dong Mel.. auss nih, ucap Rahma pada Mel


"nihh minum aja abisin juga gapapa maaf bukan maksud ninggalin tapi ya gitulah akhirnya aku bisa menangkap Zaenal. mau kita apain nih orang enaknya. Ucap Melda bertanya.


" Aduhh udah ahh. terserah kamu mau apain dia. Rahma menunjuk Zaenal aku harus buru-buru balik. kasihan Aress di rumah sendiri..


"yehh gak seru banget si,, nanti deh kasih pelajaran nya yadah ayok balik. ucap Mel. mereka bertiga pun melanjutkan perjalanan pulang dengan berjalan kaki. cukup jauh jarak nya dan jika mau mereka bisa saja menggunakan angkot bejak ojekk dll. namun mereka lebih senang berjalan kaki. lebih seru jika berjalan ramai-ramai dan juga menghemat ongkosongkos🌿

__ADS_1


"Apa benar yang diucapkan Zee tadi? dia akan menikah secepat itu tapi kenapa? Apakah tidak ada kesempatan bagi ku untuk mengejar dia lebih dulu Mel langsung menepis pikiran nya itu mungkin lain kali dia akan bertanya ini bukan saatnya dia berfikir pesimis itulah yang diucapkan Mel Dalam hati".


__ADS_2