KISAH KAKA BERADIK

KISAH KAKA BERADIK
07


__ADS_3

Setelah perdebatan kemarin suasana Rumah terasa sunyi Kedua kakak beradik ini masih saling diam walaupun disatu ruangan Aneh dan keheningan sangat terasa.. Biasanya walaupun hanya tinggal berdua Rumah ini terasa ramai dan hangat penuh canda tawa. Akan tetapi yang terjadi sekarang justru kebalikannya.


Kak. Aress buatkan Teh manis yaa. ucap Aress memulai pembicaraan.. namun usaha nya sia-sia Rahma masih diam mematung.


Kak. Hari ini kakak tidak bekerja yaa. kok jam segini sudah pulang..ucap Aress lagi. kakak nya yang biasa sangat ceria dan selalu menyambut nya dengan senyuman kini hanya diam dan tidak merespon'"Aduhh gimana nih kakak beneran marah sama aku daritadi aku ajak bicara tapi gak mau jawab separah itukah kesalahan ku. ucap Aress dalam hati..


Aress pun pergi kekamar nya. karna merasa diabaikan cukup lama ia dikamar nya.. sudah Hampir jam 14:00 siang perutt nya terasa lapar ingin keluar dan pergi kedapur namun mengerti dengan keadaan sekarang ia berpikir kakak nya pasti tidak masak karna masih marah.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟDIDAPUR๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Aku buat mie instan aja kali yaa pasti enak tuh..Aress pun mulai mencari stok makanan dilemari dapur tempat Bahan pokok disimpan. Ternyata Mie instan nya sudah habiss hanya sisa mie Goreng. kedua kakak beradik ini tidak terlalu suka dengan makanan kering lebih suka yang berkuah. jadinya aku makan apa ini . Aress menepuk jidatt nyanya.


Aress pun pergi keruang tengah.ia duduk dan menyalakan TV. ia menekan tombol remott TV dan mencari saluran flm yang baguss dan enak ditonton. Tiba-tiba perutt nya berbunyi Aduhh laperr banget nih Roti juga gak ada buat ganjell perutt. kakak kemana lagi kok gak keluar-keluar kamar apa aku samperin aja kekamar nya..ngak usah dehh kakak kan masih marah Aress pun mengurung kan niatnya.lalu iapun melihat kearah meja Telepon Rumah terselip sebuah kertass... ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟKakak pergi sebentar ke supermarket. Tadi kakak sudah memesan makanan di warteg nya pak Ilham. kalau kamu sudah bangun telfon saja pak Ilham untuk mengantarkan pesanan kita๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Ternyata kakak pergi. Semarah apapun kakak sama aku dia masih perduli dan perhatian sama aku.. maafkan Aress kak karna sudah berbohong Aress janji tidak akan mengulangi nya lagi.


"MAKANAN PUN SAMPAI TAK LAMA SETELAH ARESS MENELEPON TADI.. tok tok tok mendengar ketukan pintu Aress segera kedepan untuk melihat siapa yang datang dan ternyata kariyawan Pak Ilham yang datang..


Berapa semua nya mba. ucap Aress niatnya mau bayar tapi ternyata sudah dibayarkan oleh kakak nya..


Saya hanya mengantarkan pesanan mas dan ini sudah dibayar oleh Mba Rahma tadi. ucap kariyawan setelah menyelesaikan tugas nya kariyawan itu pergi..

__ADS_1


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟDi supermarket ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Sepertinya udah semua. apa lagi ya Rahma masih didalam pusat perbelanjaan masih memilih barang-barang apa saja yang akan diperlukan dirumah. setelah merasa sudah cukup ia bergegas ketempat kasirr untuk melakukan pembayaran.. selesai dari belanja ia menitipkan barang Dipenitipan barang yang disediakan didalam supermarket tersebut smentara Rahma berjalan-jalan sebentar disekitar tempat itu ia pun duduk ditempat peristirahatan yang sudah tersedia.


Ponselnya berbunyi mendapat pesan dari pak Ilham. memberitahukan bahwa Aress sudah mengambil pesanan nya. tak lupa dibalas nya dan mengucapkan terimakasih..


Namun beberapa saat ada orang yang menghampiri Rahma.. Ibu itu juga duduk..


"Aduhh ini handphone pake acara abiss batrai lagi gimana mau ngasih tahu orang rumah agar bisa menjemput saya disini..ucap Ibu itu bicara sendiri.


Rahma yang berada disamping nya mendengar dengan jelas. ia pun bertanya..


Iya nak. handphone Ibu mati kehabisan batrai ini Ibu habis belanja tadi si diantar Anak Ibu kesini nya dan bilang mau menjemput lagi setelah Ibu selesai berbelanja tapi ponsel Ibu malah mati jadi susah menghui orang rumah.. ucap Ibu itu panjang lebar..


Maaf Bu. jika Ibu mau bisa kok pake handphone saya dulu ini silahkan. Rahma menawari bantuan


Terimakasih nak. kamu baik sekali.jarang di jaman sekarang masih ada anak muda yang mau membantu wanita tua seperti saya. ucap sang Ibu..


Ibu terlalu berlebihan.. Rahma tersenyum tipis.. dalam hati kehadiran Ibu ini dapat mengobati rasa rindunya kepada almarhum Kedua orang tuanya.. terlebih lagi setelah pertengkaran kemarin dengan adiknya yaitu Aress.ingin rasanya Rahma mendapatkan sebuah pelukan dari sosok Ibu ini untuk mengurangi rasa Rindunya namun ia tersadar dan berusaha menguatkan diri..


Nak. terimakasih ya kamu sudah membantu Ibu. ini handphone nya. Ibu itu menyerah kan ponsel Rahma.

__ADS_1


Sama-sama Bu. yasudah saya duluan ya Bu. Rahma pamitt.. namun tangan nya ditahan sang Ibu.


sebentar nak. ini sebagai ucapan terimakasih Ibu mohon diterima. Ibu itu menggenggam sejumblah uang..namun Rahma menolak


Tidak perlu Bu. trimakasih saya ikhlas kok.Rahma menolak dan enggan menerima uang tersebut..


Baiklah tidak apa-apa jika kamu tidak mau menerima nya ini ibu ada kartu nama kamu simpan ya. jika kamu butuh sesuatu dan butuh pertolongan jangan sungkan-sungkan menelfon nomor Ibu. ucap nya lagi..


Iya Bu. ini saya simpan kalau gitu saya. belum juga Rahma menyelesaikan ucapannya Ibu itu bertanya lagi.


Mata kamu kenapa memerah suaramu juga parass Apa kamu menahan tangissmu tanya sang Ibu..


Ngak kok Bu. ini hanya Kelilipan aja. ucao Rahma mengelak..


Kamu yakin tidak apa-apa? Ibu juga perempuan jadi paham dengan sikap yang kamu tunjukan keibu.. percaya tidak saat Ibu juga merasa sedih dan menyembunyikan nya Ibu juga menujukan sikap seperti ini kepada suami ibu.. jadi kamu tidak bisa Berbohong katakan ada apa siapa tau Ibu bisa membantu.. ucap sang Ibu


Air mata yang sudah susah payah Rahma tahan. sudah tidak bisa terbendung lagi. Ia menangis didepan Si Ibu yang baru dikenal nya itu.. selama ini Rahma selalu menyembunyikan kelemahan nya didepan sang adik berusaha tegar dan kuat jika kesedihan datang ia pendam sendiri.sisi lemah nya yang sekarang Aress tidak pernah Tahu karna dia hanya fokuss dengan pelajaran sekolah..


Aku hanya kangen dengan alm"Ibu biasanya aku selalu bercerita jika sesuatu terjadi dan meminta solusi untuk setiap kejadian yang terjadi dan biasanya Ibu membalas nya dengan sebuah pelukan hangat.. sekarang ini aku sangat ingin dipeluk Ibu..tetapi Ibu sudah tiada. aku.. akuu.. aku gak tahu harus bercerita kesiapa Selama ini aku pikir sangup melakukan nya sendiri tetapi ternyata aku salah aku tidak sekuat yang aku kira..


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

__ADS_1


__ADS_2