KISAH KASIH DI SMK

KISAH KASIH DI SMK
Pikun


__ADS_3

Dengan wajah cemberut ayuk berjalan menuju lapangan upacara.


Ayuk berlari mengelilingi lapangan upacara dengan semangat ditengah cuaca yang panas, ayuk berlari dengan cepat karena diawasi oleh bu dani sang guru killer.


Setelah 20 kali ayuk keliling ia mulai melambat.


"Saya menyuruh kamu lari ayuk bukannya jalan" teriak bu dani.


Ayuk pun menambah kecepatannya.


🌻🌻


Setelah selesai lari keliling lapangan ayuk duduk dipinggir lapangan dengan hafas yang masih tersengal.


"Cedokkk......" seru seseorang menuju ke arah ayuk.


Ayuk menoleh ke sumber suara itu.


"Apa" tanya ayuk ketus.


"Nih" sambil menyodorkan minuman dingin.


Tanpa bilang terimakasih ayuk langsung meneguk minumannya.


"Pelan-pelan dok ngak ada yang mau ngerebutin kok" seru temannya.


Ayuk menjawab dengan senyum masamnya.


"Capek ya" tanya temannya.


"Pakek nanya lagi" ayuk sambil melotot ke arah temannya.


"Iya sekali aja kamu kan anaknya strong" sambil tertawa kecil.

__ADS_1


"Hhhhh ada-ada aja kamu, kamu ngak belajar?" tanya ayuk.


"Aku kan udah pintar" celutuk temannya.


"Jidat kau pintar" ketus ayuk pada temannya.


"Eka......." seru teman eka yang sedang berjalan ke arah mereka.


"Ngak usah teriak-teriak aku ngak budek" suara eka dengan nada tinggi.


"Ada apa nga?" tanya ayu pada teman eka.


"Itu eka disuruh latihan sama pak wayan soalnya lombanya udah deket yu ." jawab angga singkat.


Eka adalah anak volly dia dan teman-temannya akan mewakili sekolahnya yang sebentar lagi akan ikut lomba tingkat provinsi. Eka juga sahabat ayuk yang paling best mereka sudah sahabatan dari sd, cedok adalah panggian spesial dari eka untuk ayuk karena ayuk memiliki dua lesung pipi, ayuk dan eka beda kelas juga beda tingkatan, eka kelas XII sedangkan ayuk kelas Xl, meski eka lebih tua dari ayuk sikap eka lebih cocok menjadi adik untuk ayuk karena itu ayuk tidak mau memanggil eka dengan sebutan kakak.


"Aku duluan ya dok" eka langsung berdiri.


"Iya, aku juga udah mau ke kelas kok" jawab ayu polos.


Ayuk berdiri dari duduknya dan berjalan menuju kelasnya.


Sesampainya ayuk di depan kelasnya ia menarik nafas panjang.


Tok...tok...tok...


Ayuk mengetuk pintu kelasnya lalu membukanya perlahan.


"Permisi pak" suara ayuk lembut.


"Masuk yu" seru gurunya yg sedang menulis dipapan.


Ayuk langsung duduk di bangkunya.

__ADS_1


"Gimana yuk" seru sari teman sebangku ayuk.


"Gimana apanya?" tanya ayuk ngegas.


"Ehemmm.... ayuk kamu baru aja dihukum sekarang mau dihukum lagi?" tanya pak budi.


"Ehh enggak pak" jawab ayuk singkat.


"Ya sudah sekarang keluarkan buku pelajarannya yuk." suruh pak budi pada ayuk.


"I...iya pak"dengan terbata-bata ayuk menjawab.


Ayuk kebingungan mencari tasnya.


"Ayuk kok lama banget sih, kamu niat belajar ngak sih Ayu Maharani?" tanya pak budi.


"Aduhh maaf pak kayaknya saya lupa bawa tas." jawab ayuk sambil menunduk.


Semua siswa tertawa dan bersorak pada ayuk yang menurut mereka lucu.


"Udah-udah" seru pak budi pada murid-muridnya


Ayuk hanya menunduk mehanan malu.


"Ayuk sekarang kamu kerjakan soal-soal di depan!" suruh pak budi.


Ayuk langsung berjalan ke depan dengan percaya diri.


Pak budi sebenarnya tau kalau ayuk pasti bisa menyelesaikan soal-soal itu dengan mudah.


Dan benar saja ayuk dengan mudahnya menyelesaikan lima soal yang diberikan oleh pak budi.


Pak budi adalah guru matematika, dia adalah guru termuda di sekolah ayuk usianya baru 22 tahun. Pak budi baru 1 tahun mengajar di sekolah itu, selain matematika pak budi juga sangat pandai bahasa inggris.

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya😍


__ADS_2