
Teng...teng...teng...
Bel sudah berbunyi semua siswa kembali ke kelas masing-masing termasuk ayuk dan sari.
Seperti biasa kelas ayuk selalu menjadi kelas yang paling rame, semua penghuni kelas ayuk adalah siswa-siswi yang riang dan heboh.
Ngurah sang ketua kelas datang memecah keributan kelas ayuk.
"Gimana rah pak nyoman ada?" tanya gusti.
"Gawatttttt.....kita free......😀" jawab ngurah yang sempat membuat teman-tamannya takut, karena pak nyoman juga termasuk guru killer, jadi wajar semua siswa malas kalau sudah jam pelajaran pak nyoman.
"Horee....." sorak semua siswa kelas ayuk.
"Ayuk nyanyi yuk" ajak edi.
"Yuk, udah lama ngak nyanyi bareng." jawab ayuk dengan semangat.
Ayuk pun ke belakang bergabung dengan edi dan yang lainnya.
Di dalam kelas ayuk selalu ada alat musik, walaupun alat-alat yang ada sederhana seperti, gitar dan bas. Edi menggambil gitar dan ngurah memainkan bas. Mereka menyanyikan lagu Michael Learns To Rock "Paint My Love".
Setelah bernyanyi ayuk dan teman-temannya bercerita tentang liburan mereka.
Skip
Teng....teng...teng....
Bel terakhir sudah berbunyi semua siswa mengemas buku mereka, kecuali ayuk dia melenggang keluar kelas begitu saja.
"Ayuk tungguin" seru sari.
"Cepetan sar" jawab ayuk.
Mereka berjalan bersama menuju gerbang sekolah.
__ADS_1
"Ayuk kamu pulang sama siapa?" tanya sari.
"Aku dijemput papa." jawab ayuk singkat.
"Ya udah aku duluan ya, soalnya udah ditunggin😂" jawab sari malu-malu.
"Inget kalo nikah undang aku" canda ayuk.
"Sttt malu nanti banyak yang dengar" sari sambil menyentuh bibirnya dengan telunjuk.
"Udah sana ditungguin loh nanti ngak diantar-jemput lagi" ayuk menggoda sari.
"Iya kamu hati-hati ya" jawab sari sambil berjalan ke arah pacarnya. Pacar sari adalah ngurah sang ketua kelas.
"Ayuk" panggil seseorang.
"Iya" jawab ayuk sambil menoleh ke sumber suara.
"Mau aku anter?" tanya yuda.
"Ohh ya udah aku duluan ya." jawab yuda singkat.
Yuda adalah pacar ayuk. Cuek itu memang sifatnya, tapi yuda sangat menyayangi ayuk. Mereka satu angkatan tapi berbeda jurusan, ayuk jurusan Akomodasi Perhotelan, itu karena keinginan papanya, papa ayuk menyuruh ayuk mengambil jurusan itu untuk meneruskan usaha papanya, papa ayuk memiliki beberapa hotel dan villa terkenal dan terbesar di Bali, sedangkan yuda jurusannya Akutansi.
Sudah hampir 1 jam ayuk menunggu namun papanya tak kunjung datang, tak seperti biasa papa ayuk telat menjemput ayuk, kalau papanya berhalangan untuk menjemput ayuk, biasanya papanya menyuruh sopir untuk menjemput ayuk.
"Ojek neng" seru eka.
"Eka ikut" jawab ayuk manja.
"Nih pakek dulu helmnya" eka sambil memberikan helm.
"Iya abang" jawab ayuk meledek eka sambil naik motor eka.
"Pegangan yuk" suruh eka.
__ADS_1
"Iya bawel" jawab ayuk sambil berpegangan pada tas eka.
Eka pun melajukan motornya.
"Ka inikan bukan arah ke rumah" seru ayuk.
"Aku mau beli buku dulu yuk ujian udah deket" jawab eka.
"Ohh" jawab ayuk singkat.
Ayuk dan eka sudah sampai di depan toko buku.
"Dasar bocah buka helm aja ngak bisa" eka sambil membantu ayuk membuka helm.
"Oh jadi ini alasan kamu ngak mau aku antar yuk" seru seseorang sambil mendekati ayuk dan eka.
Ayuk dan eka menoleh bersamaan.
"Yuda" mata ayuk terbelalak melihat yuda.
"Kenapa, kamu takut kalau ketahuan selingkuh?" tanya yuda dengan suara tinggi.
"Ngak yud kamu salah paham aku bisa jelasin" jawab ayuk.
"Ngak perlu lagi dijelasin yuk semua udah jelas. Sekarang kita putus." yuda sambil meninggalkan ayuk dan eka.
"Kamu jangan egois, mutusin dari apa yang kamu lihat" tegas ayuk.
Yuda membalikan badannya.
"Iya aku emang egois, karena semua yang aku lihat sudah menjelaskan semua yuk, jadi buat apa dipertahanin lagi." jawab yuda.
***Happy reading😍*
Jangan lupa like & komen ya😍**
__ADS_1