
' menangis sembari jongkok memikirkan apa yang barusan terjadi, sementara itu Ian yang mencoba mengusir Laras dengan memanggil petugas keamanan kompleks setempat, Ian yang sadar istrinya lari masuk ke dalam menghampiri dan mengetuk pintu.
" dek...kakak bisa jelasin adek kenapa, kakak minta maaf atas kejadian tadi " seru Abi sambil berdiri dan terus mengetuk pintu kamar.
" kak... kenapa baru sekarang kakak cerita...."
teriak Abi
" kakak tidak seharusnya menyimpan rahasia diantara kita."
" maafin kakak dek... kakak engga maksud sembunyiin ini dari Adek, kakak cuma engga kepengen ngungkit-ngungkit hall yang kakak rasa Enda perlu."
' perlahan pintu kamar terbuka Abi sontak menatap suaminya yang tampak merasa bersalah'
"Ade, engga bisa terima beginian untuk keduakalinya kak, ini kesempatan terakhir buat kakak."
' melihat Abi membukakan pintu, Ian langsung memeluk istrinya yang tengah serseduh-seduh.'
" kakak janji engga bakalan nyimpen rahasia apapun dari Adek"
' meski telah di maafkan, Abi memilih untuk sementara waktu berpisah ranjang, tentu saja Ian di suruh tidur di ruang tamu untuk beberapa malam. Abi hanya bisa menerima dengan lapang hukuman yang di berikan istrinya itu.
' seperti hari biasa, Abi tetap menyaipkan sarapan dan membantu ia****n menyiapkan segala peralatan kerja, meski dalam keadaan acuh.
__ADS_1
" halo Lia kamu bisa engga temani aku di rumah, aku lagi sendiri."
" owh... syappp bisa aku segera kesan"
' lia adalah teman baik sekaligus tema masa kecil Abi yang baik dan periang.
" jadi masalah kamu dan suamimu itu apa hah???tanya Lia sambil memakan cemilan yang tersedi.
" ini hanyalah masalah kepercayaan Lia, kak Ian tidak menceritakan hubungannya yang dulu sama mantannya." jawab Abi.
" kalau menurut gw sih kak Abi juga engga bisa di salahi bi kan Ello jga engga pernah nanya soal masalahnya, jadi wajar lah dia engga ceritaan."
' Abi terdiam dan merenungkan'
" Iyya juga sihh... makasih yah Lia udah kesini"
# malam !
' kakak yang masih di kamar mandi dan Adek yang tengah gelisah memikirkan kejadian itu.
" kakak bisa duduk sebentar gak sini " menyahuti Ian yang baru keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk.
" kak gini, Abi mau minta maaf soal itu, Adek cuman kaget tiba-tiba mantan kakak datang ngamuk-ngamuk."
__ADS_1
" Iyya ... kakak juga minta maaf kalo kakak salah, harusnya kakak cerita masalalu kakak dari awal."
' mereka kembali baikan berpelukan sebagai penghubung tanda baikan mereka.'
" kak malam ini kakak udah bisa tidur di kasur lagi " sembari muka memerah.
" Alhamdulillah akhirnya kakak bisa meluk Adek sambil tidur lagi-_-"senyum nakal.
" kakak apaan sihh " memerah sambil menutupi sekujur muka dengan bantal.
" dek tidur yuk udah rindu banget nihh...."
" makan malam dulu kak,"
" kakak maunya makan Adek aja deh lebih enak"-_-
' yahhh begitu lahh cara pasutri ini menyelesaikan masalah mereka, pertengkaran dalam keluarga kecil ini
# jangan-janhan !
' howek.... suara Abi terdengar dari kamar mandi, Ian yang tersadar melangkah menuju kamar mandi dan ngencek istrinya yang terdengar mual-mual.
" dek.... Adek enggapapa??' tanya ian sambil memegang tangan Abi yang dingin"
__ADS_1
" Adek engga papa kok kak mungkin cuman masuk angin dan kembung kerna engga makan tadi malam."
" kalau gitu kamu rebahan dulu sana... biar suamimu ini yang bikin sarapannya."