
' selepas acara,
' abi yang sandar di dada Ian yang sedang asyik bermain game mobile legends itu jenuh kesah merasa bosan kerena tidak bisa melakukan ini itu kerna pesan ayah, yang melarang calon orang tua muda ini melakukan aktifitas seperti biasanya Ian yang dilarangnya ngantor dan Abi yang untuk sementara waktu putus kuliah dulu.'
" kak bosan ah tinggal di rumah Mulu, Adek bisa mati bosan nih.... perut Abi juga belum membuncit kan, kita pergi liburan yuk....." seru Abi dengan pangling mengusap-usap pipi suaminya.
" nih mulut suka melantur yah...., ok,ok, emang sayangku ini mau kemana sih" tanya Ian sambil mencubit gemes pipi Abi.
" sakit kak.... Tanti bengkak, bagaimana klo kita ke Bali ????....."
" duh... duhhh... engga boleh, ingat engga kata dokter indah sepupu kamu itu, ibu hamil engga boleh terkena gunjangan berlebih..., nanti calon anak kakak kenapa-kenapa gimana!!! "
" terus... kita tinggal di rumah aja gitu!!!!! , kakak engga asik ahhh.... " menghembuskan nafas panjang dengan raut kebosanan.
" daripada kita buang-buang tenaga mending kita Kamar aja, kakak kedinginan lohh (sedang hujan) pengennya dipeluk.... butuh selimut bernyawa-_-....." (raut wajah nakal )
" pelluk tuh bantal... malam ini kakak peluk guling aja sana..."
" yah ngambek " menyusul sang istri.
' Abi yang merasa kesal kerna permintaannya tidak di turuti itu masuk ke dapur untuk menyiapkan makanan,'
" ok kita liburan, tapi engga ke Bali, kakak udah punya tempat liburan yang bagus."membujuk istrinya.
" yang bener emang kemana!?"
" pasar malam, gimnah "
__ADS_1
" boleh lah udah lama engga kesana, "
# malam
" dek buruan nanti keburu tengah malam nihh,kakak engga kepengen Adek masuk angin nantinya kerna kemalaman kasian anak ayah....."
" ihhh... apaan lebay amat sih kak..."
" biarin lebay sama istri sendiri " bibir manyun.
" yuk ahhh..."
# dipasar malam
" wah ramai banget kak, kita mau ngapain dulu yahhh....." teriak kegirangan Abi.
' tampak beberapa gadis melirik kearah Ian, dengan genit yang membuat alis Abi mengkerut Abi yang sadar ada siluman rubah yang main mata dengan suaminya langsung memeluk bahu Ian dengan mesranya, tentu saja sang rubah beranjak menjauh kerna sudah pasti kalau pria tampan yang ia lirik-lirik sudah menikah.
" errr susahnya punya suami cakep "
" ahh.. ap yang Adek bilang !"
" enggada apa-apa, yuk cari penjual bakso katanya lapar,"
"Iyya,"
# selesai makan bakso
__ADS_1
" kakak udah kenyang kan, sekarang kita main wahana yuk, kita main wahana hantu yukk.."
" engga boleh itukan bikin kaget , kan kasian anak ayah..., Enda klo gedde mau jadi apa hah"
" truss kita mau main ap....."
" kita main biang Lala aja, aman kan "
" itumah permainan bocah kak, Adek mau yang lain ahh "
" nurut sama suami dek, entar kualat lohhh... "
" iyayya, kak"
' merekam pun memainkan beberapa permainan yang tidak berbahaya, dan bersenang-senang sepanjang malam'
" kak aku pengen buah "
" kok tiba-tiba ,ok,ok besok kakak beliin buah yang banyak kita pulang yuk udah malam banget nihh"
" Adek maunya sekarang , tenggorokan Adek maunya yang manis dan segar-segar." merengek dengan wajah memelas.
( mengingat pesan dokter indah saat itu, kak Ian nanti kalau Abi kepengen seseatu yang aneh-aneh itu dia lagi ngidam, jadi turutin yah kak... nanti anaknya ilerran loh..)
" ok, kakak telpon teman kakak dulu kebetulan kakak punya kenalan tukang buah, sempat masih punya stok buah..."
" uh senangnya makasih sayang ku...."
__ADS_1