
"rahama ini gaji pertama kamu ya. Jefri memberi aku sebuah amplop yang berisi uang gaji pertamaku.
"iya terimakasih. aku ambil amplop tersebut dan aku buka ternyata gaji aku 800ribu.
saat itu aku sudah genap bekerja di bank permata sebagai marketing sudah genap 1 bulan dan aku menerima gaji pertama ku sebesar 800ribu itu hanya gaji pokok karena saat bekerja aku tidak dapat nasAbah jadi aku tidak dapat bonus hanya gaji pokok yang aku terima.
ya senang ya sedih saat itu yang aku rasakan dengan gaji 800ribu aku bagi buat makan dan buat ongkos bahkan buat bayar kosan.
"yang sabar ya dan syukuri aja kamu dapat gaji segitu dari pada gak sama sekali. Nadia berusaha menyemangati aku dengan gaji segitu.
"iya nad. aku sambil memasukan amplop hajiku ke dalam tas.
kamu pikir aku cukup apa dengan bayaran segitu harus aku bagi-bagi buat makan ongkos dan bayar kos,sabar Rahma sabar jalanin aja nanti sambil kamu belajar.
sambil membuka file aku berkata dalam hati,karena dalam hati aku sangat kecewa dengan gaji pertamaku tapi apa boleh buat aku butuh makan di tanah rantau jadi gak aku ambil pusing.
aku pun memberi kabar pada pacarku kalo aku sudah dapat gaji pertama dan pacarku ikut senang bahkan memberi aku semangat.
"aku nanti kesana ya kita ketemu di harmoni sudah lama aku gak ketemu sama kamu aku sangat merindukan kamu. aris memberi tau ku kalo dia akan datang ke Jakarta menemui aku.
aku senang saat itu akan bertemu dengan Aris karena memang sudah lama aku dan dia tidak bertemu rasa kangen pun juga ada dalam hatiku.
saat waktunya pulang kerja ternyata Aris sudah ada di halte harmoni menunggu aku dan aku pun langsung cepat untuk pergi ke halte busway dan menemui Aris di halte harmoni.
"nad aku duluan ya. sambil terburu-buru aku memakai tas dan berlari keluar kantor.
"hati-hati dong rah nanti jatoh loh. Nadia sambil melihat aku heran
pas di halte Juanda saat itu aku kebetulan menunggu basway nya tidak terlalu lama langsung aku naik dan sesampai nya di halte harmoni aku bertemu Aris rasanya senang sekali aku bertemu dengannya.
kita tidak keluar dari halte tapi Aris mengantar aku pulang ke kosan saat itu jadi kita langsung naik busway yang jurusan Jatinegara.
seneng banget aku rasanya saat itu..😄😄
"ris gimana kamu.. kapan mulai kerja menggantikan om kamu.. aku sambil berjalan menggandeng tangan Aris
__ADS_1
"aku belum tau malah aku di suruh jaga toko dan mengantar galon dan belanjaan orang komplek perumahan om aku.. dengan wajah penuh dengan kecewa
"ya sudah sabar aja dulu kamu yang penting kamu di kasih uang kan buat keperluan kamu.
"aku gak di kasih uang rah cuma di kasih makan di kasih uangnya kalo kaya gini aku mau pergi kadang juga aku di kasih 10ribu buat beli apa gitu..
aku langsung terdiam mendengar cerita Aris saat itu aku sedih kenapa jalan hidup aku dan dia sesulit ini tapi aku tidak pasang muka sedih di hadapan Aris.
aku langsung mengajak Aris mampir di sebuah warung karena kebetulan perut aku juga lapar,kami berdua makan di sebuah warteg.
setelah selesai makan aku di antar Aris pulang ke kosan dan arispun langsung berpamitan untuk balik ke Cengkareng.
"aku langsung balik ya. sambil di pegang tangan kanan aku dan di elus rambut aku sama Aris
"kamu hati-hati ya. aku menatap Aris dalam hati aku bersedih melihat dia.
aku masuk ke kosan dia pun pergi dan tidak lama Asep datang ke kosan aku setelah sekian lama dia tidak muncul dan mengunjungiku tiba-tiba.
aku saat itu sudah mulai malas dengan nya dan juga aku merasa kesal karena aku di janjikan dengan janji palsu.
"aku mau nengokin kamu. sambil turun dari motor dan menyetandarkan motornya.
aku gak perduli saat dia ngomong langsung aku tinggal dia naik ke atas dan masuk kedalam kamar,dan Asep pun tidak berani naik karena segan dia ada mamahnya mas Cucun lagi masak.
Asep berpura pura mencari Cucun dan bertanya ke mamah nya mas cucu tapi ternyata mas Cucun saat itu tidak di rumah dia lagi di keramat jadi bersama anak istrinya.
"ya sudah kalo begitu aku pamit pulang Bu. sambil melihat ke atas dan posisi aku duduk di depan kamar melihat dia.
setelah Asep pergi aku turun untuk mandi dan Siti keluar dari kamar nya untuk mandi juga namun dia keluar bersama suaminya dan masuk ke dalam kamar mandi berdua dengan suaminya.
suami istri jaman sekarang manja mandi ah berdua kaya gak bisa mandi sendiri aja.
aku pun langsung mandi dan di sebelah Siti dengan suaminya mandi dengan bercanda mereka ketawa-ketawa aku risih mendengar semua itu jadi aku percepat mandi nya.
"eehhh Rahma udah selsai mandi nya tumben cepet. Siti keluar hanya mengenakan sehelai handuk
__ADS_1
"iya terasa dingin banget air nya gak kuat aku. dengan berjalan naik menuju kamar.
gak sadar apa kalo dia membuat aku ilfil mandi aja berisik.
aku pun langsung merapikan rambut dan sambil membereskan tempat tidur aku sambil mencoba menelpon Aris karena sudah hampir Isa dia tidak ada kabar aku penasaran dmsudah sampai rumah apa belum.
"iya rah ada apa. terdengar suara klakson mobil
"kamu belum sampai ya. sambil duduk dan membenahi seprei.
"belum ini lagi nyebrang jalan masuk ke gang perumahan.. dengan ajaran ngos-ngosan nafasnya
"oh ya sudah kalo begitu.
aku matikan telponnya dan melanjutkan merapikan tempat tidur ku saat itu suasana kosan sangat sepi Risma dan Tia pun sudah tidak tinggal di situ lagi hanya ada pak Andi yang kerja di hotel yang masih tinggal di situ.
pas pak Andi pulang kerja kebetulan pintu kamarku kebuka pas lewat dia tersenyum padaku sontak aku kaget dan langsung menutup pintu kamar.
kenapa dia malah senyum ke aku terus gak ada siapa² lagi selain aku sama dia di atas sini lagi.. mudah mudahan baik-baik saja lah dia orang baik ko aku aja yang terlalu parno.
"rah.. Rahma sini turun sebentar.. ibu kosan memanggil. aku dari bawah
"iya Bu.. sambil turun tangga dan menghampiri ibu kos
ada apa si ini si nenek tua memanggil aku gak tau apa kalo aku pngen tidura ngelurusin punggung.
"ada apa Bu..berdiri di samping ibu kos
"ini ada makanan buat kamu sana kamu makan dari pada ibu buang gak kemakan. memberi aku makanan yang sudah di taro piring dan makanan itu adalah martabak manis.
baik juga ini ibu mau memberi aku makanan biasanya ibu kos cuek sama anak kos nya.
"terimakasih ya Bu kalo gitu aku naik lagi ya. sambil memegang pirang yang berisi martabak manis
aku pun langsung naik dan pas di kamar langsung aku memakan martabak tersebut setelah sudah habis aku memutuskan untuk tiduran di kasur.
__ADS_1