
08.19 Toko akhirnya tutup.
"Hufff....seorang gadis menghela nafas sejenak lalu pergi untuk mengganti baju kerjanya.
"Ka..mau bareng nggak?? tanya seorang gadis lain yang nampaknya teman kerjanya.
"Ngak usah de...gue juga mau ada keperluan lain soalnya.Jawabnya mencari alasan.
"Ehh...ngak papa, nggak ngerepotin juga kok.Lagian ini udah malam banget ka..jarang kendaraan lewat dari arah rumah Lo.Ucapnya lagi berharap temannya itu tidak keras kepala.
Yang dasarnya seorang kaila Evana si kepala batu, iya tetap berusaha keras menolak tawaran temannya itu dan tidak mau terlalu bergantung.
"hah...Yaudah deh. Hati-hati tapi, kalau ada sesuatu telpon aja okay. Tegasnya menatap kaila lekat.
"iya..iya..bawel. Jawabnya malas.
"ingat" tegasnya lagi memelototi kaila.
"emm.Deheman kaila yang terakhir kalinya.
.
..
.
08.30
__ADS_1
Kaila berjalan kerumahnya karena memang sudah tidak ada kendaraan yang biasanya melewati rumahnya. Udara lama kelamaan menjadi semakin dingin.
"huffffff.....Mengusap kedua tangannya berharap dapat sedikit menghangatkan dirinya, Sesekali melihat kanan kiri.
kini kaila sudah berada di persimpangan menuju rumahnya. Keadaan di situ minim pencahayaan dikarenakan memang rumahnya berada di pemukiman kumuh namun walaupun begitu kaila sangat mensyukuri hidupnya, daripada tidur di kolong jembatan.
"siuuuu.....udara setelah memasuki gang semakin dingin dan mencekam.Kaila sesekali melihat ka kanan kiri.
Dia merasakan ketakutan namun terus melangkah, meooow...meowww...Suara kucing mengagetkan kaila.
"hufff...mengelus dadanya merasa lega, namun seketika kelegaannya berubah menjadi ketakutan dan penasaran yang besar.
Ia mendengar kucing tersebut sepertinya kesakitan dan suaranya sungguh memekakkan telinga.
Ia kemudian menuju ke arah sumber suara dengan langkah pelan, penuh kewaspadaan dan ketakutan.
Hup.......Kaila lantas menutup mulutnya matanya terbelalak, terlihat ketakutan yang besar dimatanya dan juga tubuhnya yang bergetar.
Berusaha mati-matian untuk tidak menimbulkan suara yang dapat mengalihkan perhatian seorang yang sedang dilihatnya yang membuat sekujur tubuhnya bergetar hebat.
"Psikopat......batinnya menjerit berusaha menyembunyikan diri dan tidak menimbulkan suara.
"Seorang berbaju hitam memakai tudung,memakai topeng dan bermasker hitam yang sepertinya seorang pria sedang memutilasi seekor kucing dengan cara yang menggemaskan, Membuat kaila berusaha untuk muntah saat itu juga.
Seekor kucing yang awalnya lucu kini....kini..Pria itu memutilasinya.Kulitnya di kupasi dengan rapi, matanya di congkel dan di masukkan kedalam plastik hitam, darahnya di peras dan dimasukkan kedalam botol, juga bagian dalam kucing itu dibiarkan psikopat itu lalu tertawa dan kemudian disusul dengan senyuman yang sangat mengerikan.
kaila ketakutan, sangat ingin sekali rasanya ia menghilang dari bumi detik itu juga ia juga ingin memuntahkan isi perutnya, namun ia berusaha menekan dirinya.
__ADS_1
kaila mundur pelan-pelan agar tidak menimbulkan suara namun tampa sengaja ia menginjak kayu yang ada di belakangnya.
Kaila lalu melihat kebelakang tubuhnya dan matanya terbelalak ketakutan lalu kemudian melihat ke depan.
pria itu berjalan kearahnya dengan senyuman miring.Kaila ketakutan sangat ketakutan.... Bagaimana ini Tuhan.Batinnya menjerit meminta pertolongan.
lalu ia terduduk di sudut berusaha untuk tidak terlibat sembari terus berdoa dalam hatinya.
"meow.....meoww....Suara kucing itu mengagetkan mereka, namun dengan situasi yang berbeda.
"Kaila merasa bersyukur, Pria itu lalu melirik sebentar kearahnya dengan senyuman miring, kemudian pergi dari sana.
Merasa aman,Kaila kemudian keluar dari persembunyiannya dan dengan rasa ketakutan ia berlari menuju rumahnya.
"Semoga psikopat itu ngak ikutin gue sampai rumah ya Tuhan".Kaila
"Diam dan Aman". Unknown
Tamat
saran.
Jangan terlalu kepo dengan segala sesuatu karena bisa membawamu kedalam penderitaan yang berkepanjangan.
Jang lupa like,komen dan subscribe sob.
bye...
__ADS_1