Kisahmu Ada Disini

Kisahmu Ada Disini
Derita si Bungsu


__ADS_3

Helena dan Valena adalah dua saudara kembar yang tidak identik, sifat mereka juga berbeda. Bukan hanya tentang itu ternyata takdir mereka juga berbeda dan itu tidak adil bagi salah satu dari mereka.


Helena sang kakak lahir 3 menit lebih dulu dari Valena. Memiliki sifat yang kekanak-kanakan,Manja, tukang ngadu dan juga kasar


Valena yang lahir lebih lambat 3 menit dari kakaknya merasa dunia tidak adil baginya karena itu membuatnya harus menanggung beban yang sangat besar di keluarganya.


Memilik sifat pendiam,Dingin,dewasa dan juga tegas dalam mengambil keputusan.


"Selamat Nyonya...putri anda kembar sehat-sehat".Ucap seorang suster sembari memberikan senyuman yang hangat.


"Siapa si anak bungsu" Ucap ibu dari anak kembar tersebut menatap kedua bayinya dengan tatapan dingin.


Suster yang mendengar itu pun merasa terintimidasi namun berusaha tenang dan menjawab ibu dari kedua bayi tersebut.


"Yang disebelah kiri anda nyonya.


Ibu dari kedua bayi tersebut lantas menatap si bungsu dengan tatapan yang menakutkan sehingga menakuti kedua bayi tersebut lalu keduanya menangis dengan kencang.


sang ibu lantas menggendong bayi di sebelah kanannya yang ternyata anak sulung dan menenangkan bayi itu dengan kelembutan.


Suster yang melihat itu lantas mengambil bayi yang satunya dan menenangkannya.

__ADS_1


"Sut...diam ya anak manis....rayunya menenangkan gadis yang ada di pelukannya sembari menepuk-nepuk pelan bayi itu sampai tertidur.


Brakkkk........


Seseorang Pria yang diduga adalah ayah bayi si kembar membuka pintu kamar dengan kencang dan tergesa-gesa diikuti 2 anak lelaki di belakangnya yang sepertinya berusia 5 dan 7 tahun.


mendengar itu kedua bayi yang tadi sudah tertidur kini terbangun lagi dan menangis kencang.


"Sayang.... bagaimana. Apakah kau baik baik saja."Tanya pria itu dengan kawatir namun dengan wajah yang dingin.


" iya... ". Jawabnya tampa mengalihkan perhatiannya dari bayi yang ada dipeluk kannya dan menenangkan bayi itu.


"Mah....Adik dua? Ucap pria kecil yang berumur 5 tahun bernama Ian Cavera dan menggerakkan tangannya lucu ke atas berbentuk V.


Mereka yang mendengar itu pun sontak melihat kedua bayi yang sama sama tertidur pulas di samping ibunya.


"Di sebelah kiri nyonya...tuan. Jawab suster dengan takut.


"emm....Buang anak ini, Keluargaku hanya perlu satu. Ucapnya dengan penuh amarah dan berkata entah pada siapa.


"Mereka yang mendengar itu pun menjadi syok, Kecuali orang tua dari kedua bayi tersebut.

__ADS_1


"Ayah mengapa?Tanya pria kecil yang berumur 7 tahun bernama Harry cavera


dengan nada dingin walau begitu jika dilihat lebih teliti lagi ada perasaan benci di mata Harry.


"Ayah dari anak tersebut bernama Cavera Ravael berjongkok di depan Harry dan Ian lalu berkata dengan dingin namun lembut.


"Boy...Anak itu tidak berguna....kita hanya butuh satu okay."Berusaha mempengaruhi otak kedua anaknya.


Ian memang yang pada dasarnya anaklah anak kecil polos dan lugu, kemudian mengangguk dan memori itu mungkin akan sangat melekat di otaknya.Namun tidak dengan Harry, walaupun ia masih kecil karena ia adalah anak pertama seluruh keluarganya menuntutnya sempurna.


Harry sudah tau keluarganya seperti apa dan itu memunculkan benci yang sedikit-sedikit Mulai menjadi bukit.


Keluarganya adalah Keluarga konglomerat yang dimana hanya boleh ada satu anak perempuan di setiap anak-anak mereka,Namun mereka sangat terobsesi dengan anak laki-laki.


"keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesempurnaan Kerena itu semua anak laki di keluarga ini harus tampil sempurna,Perempuan hanya dianggap beban, lemah,dan bodoh karena lebih mengutamakan perasaan.


"Perasaan?Perasan di keluarga Cavera adalah Mati. Semua istri di keluarga ini mati kecuali anak dari si kembar karena orang tua mereka saling mencintai.


Lanjutan


ada di part selanjutnya.

__ADS_1


Jangan lupa Tinggalkan jejak sob.


__ADS_2