
Apa social Distancing ?
Ada yang menyebut jaga jarak sosial, mengurangi kontak antarwarga atau dalam bahasa Inggris, social distancing. Apa artinya itu? Jawaban baku: tindakan-tindakan sangat penting yang diambil pemimpin formal untuk menghentikan atau memperlambat kecepatan penyakit yang sangat mudah menular, seperti virus corona (COVID-19). Tindakan itu mengurangi orang sakit untuk memiliki kontak dengan orang sehat.
Bagaimana melakukan social distancing ?
Jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain adalah satu langkah. Tapi social distancing lebih dari itu. Termasuk social distancing adalah tidak bersalaman, penundaan acara-acara besar, seperti pertemuan masyarakat, hiburan, olahraga ataupun bisnis.Anda mungkin bertanya: apakah saya boleh ke supermarket atau pasar? Jawabannya boleh tapi kurangi frekuensinya seminimal mungkin. Bila mungkin, orang yang berisiko (orang lanjut usia dan yang memiliki masalah kesehatan kronis) harus menghindari tempat umum.Saat Anda berada di tempat umum usahakan sebisa mungkin menjaga jarak dari orang lain dan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan saat kembali pulang ke rumah. Jika bisa kerja dari rumah, lakukanlah. Kalau harus ke kantor, batasi kontak dengan rekan-rekan kerja dan ikuti etika bersin/ batuk (tutupi bersin/ batuk dengan siku terlipat atau tisu yang dibuang langsung ke tempat sampah). Kalau sakit, tinggallah di rumah dan kalau mengalami gejala virus corona, cari pengobatan medis atau telephon Jika Anda sedang merawat seseorang yang sakit di rumah, gunakan masker dan sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Jika sekolah anak Anda ditutup sementara, itu bukan berarti liburan. Pastikan anak mengikuti instruksi guru untuk belajar di rumah dan jangan lepas mereka ke tempat umum yang ramai orang. Situasinya berkembang cepat. Jadi, lindungi diri, lindungi sesama dan tetap ikuti perkembangan informasi. Praktik social distancing merupakan perubahan perilaku yang dapat membantu menghentikan penyebaran infeksi. Termasuk di antaranya membatasi kontak sosial, bekerja dan sekolah hanya di antara individu yang tampak sehat, dengan maksud untuk menunda penularan dan mengurangi kecepatan penyebaran wabah.
__ADS_1
Dilansir dari Australian Government Department of Health, social distancing sangat penting karena COVID-19 kemungkinan besar menyebar dari individu ke individu melalui; Kontak dekat secara langsung dengan individu yang terinfeksi atau dalam kurun waktu 24 jam sebelum gejala infeksinya muncul.
Kontak dekat dengan individu dengan infeksi yang telah dikonfirmasi, yang sebelumnya batuk dan bersin.
Menyentuh benda atau permukaan (seperti gagang pintu atau meja) yang terkontaminasi batuk atau bersin dari seseorang dengan infeksi yang dikonfirmasi, dan kemudian menyentuh bagian tubuh seperti mulut dan wajah Anda.
Cucilah tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir, sebelum dan sesudah makan, dan setelah pergi ke toilet. Menutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin, membuang tisu bekas di tempat sampah, dan menggunakan pembersih tangan atau hand sanitizer berbasis alkohol.
__ADS_1
Jika sedang tidak sehat, hindari kontak fisik dengan orang lain (jaga jarak sekitar 1.5 meter dari orang lain).
Selain itu, Anda juga dapat mulai menerapkan serangkaian tindakan social distancing ini sekarang. Tindakan-tindakan sederhana dan masuk akal di bawah ini dapat membantu mengurangi risiko bagi diri sendiri maupun orang lain dan membantu memperlambat penyebaran virus Corona di masyarakat. Hal-hal ini dapat diaplikasikan setiap hari mulai dari rumah, tempat kerja, sekolah, dan saat berada di tempat umum.
__ADS_1