Komplek Bangtan

Komplek Bangtan
tidur diluar!!!


__ADS_3

.


.


.


.


-masih di tempat konser-


"WOOII KAMPRET, ISTRI GUE NELPON BARUSAN."


"WHAT? APA KUK?"


"JIMIN TELPON BANG BARUSAN."


"LU ANGKAT?"


"KAGALAH ****, YANG ADA KITA KETAHUAN LAGI NONTON KONSER."


"Terus gimana sekarang bang? Dibiarin aja?"-hoseok


"Enak aja di biarin, kita harus bikin mereka pelajaran. Sok-sok'an boongin aing."-seokjin


"Chim, inget kamu harus tegas sama suamimu. Baru jadi suami Sebulan aja udah berani boong, gimana entar-tar?"-yoongi


"Iya bang, tapi suka ga tega."


Akhirnya dua jam sudah,konser berakhir dengan lancar. Tinggal gimana ini nanti para Suami nyelamatin diri dari amukkan para istri. Tetiba ponsel Jungkook bergetar ternyata itu chat dari Jimin.


-line-


Jiminie : aku dirumah bang yoongi


Jiminie : kalo ketemu yang lainnya, ajak kesini.


Jungkook membacakan dengan lantang chat dari istrinya itu didepan ketiga temen gesreknya.


"Itu berarti istri-istri kita lagi ngumpul gitu? Oh my gawd." Seru Suho ngegertakin giginya.


"Waduh ciloko ini, ini gimana? Kayanya mereka udah curiga kita pergi bareng nonton konser RV."


"Kumaha iyeu...aduh pusing...aduh mati aing mati...fix ini mah ga bakal dijatah ampe kapan tau."


"Ya udah kita balik dulu, tapi kita datengnya jangan kompakan. Gue dulu masuk, terus bang Suho bareng bang Namjoon, terakhir terakhir bang Tetet."


Jungkook memberi arahan kepada teman seperkoplak'annya. Lalu mereka pulang dengan jantung yang dag-dig-dug. Mikirin nasib yang bakalan disambit sama istri.


Setelah sampai, Jungkook masuk duluan kedalam rumah Yoongi.


"samlekum chimchim. ada apa ini?"


"Lagunya gimana Kuk? Udah jadi? Terus kenapa aku telpon ga diangkat?"


DUH.. tumben ini istri cerewet nanya macem-macem, alarm bahaya ini.-batin Jungkook


Tetiba Suho dan Namjoon dateng sambil cekikikan. Istri mereka menatap tajam kearah mereka datang.

__ADS_1


"Sayang.... Aku pulang. Woi bro lu disini juga?"


"Ay, ada apa? Kok rame begini? Hayu pulang,


Aa laper nih..."


Taehyung datang paling belakangan, dengan senyum kotaknya dia menyapa semua orang yang berkumpul dirumahnya.


"Lho beb...ada apa inih? Kok rame banget? Ada arisan kah?"


"Nah bagus kalian semua udah ada disini, sekarang duduk kalian."


Duh bojo kok tiba-tiba galak begini, jangan-jangan udah nyium bau-bau kebohongan kami lagi.


"B-Beb... ono opo sih?"


"Tetet... jujur sama aku kamu darimana? Aku ga butuh kalian semua maen dagelan atau drama disini. Ngomong sekarang..."


Keempat tersangka ketar ketir jadi target para istri yang berasa nyidang maling jambunya Pak Haji. Chanyol. //-----Itu ulah Tetet woooyyy----//


"M-Mmmm a-anu beb... itu..."


"APA?? Kalian boongin kami cuma mau nonton konser RV kan??"


"Loh... Beb tahu dari mana? Eeh---."


Si Tetet keceplosan---


"Ooohh bener ya? Bener nih kalian semua nonton konser? Oh jadi dari kemarin main drama begini buat nonton konser? Buat nontonin paha mulus dedek Yerimu kui???"


"Bang Suho!!... kamu juga sama aja ya? Oke, jatah abang ga ada buat SEBULAN."


"dek, jangan gitu dong dek.. aduh.. dek.."


"bang aku pamit pulang duluan." yoongi pun manggut-manggut


Hoseok langsung pergi keluar rumah Yoongi di ikuti Suho yang mohon-mohon. ketiga temannya pun menatap prihatin sahabatnya, mereka juga mikirin nasib sendiri-sendiri.


"S-Sayang... hukumannya yang lain dong, jangan itu. aku ga tahan kalau ga 'anuan' sama kamu sebulan sayang."


"Siapa suruh kamu boongin aku."


"A-adek S-Sayang..."


Sampai dalem rumah, Hoseok jalan kekamarnya terus nutup pintu kasar.


BRAK!!!


"adek sayang, bukain pintunya dong... S-Sayang... masa aku tidur diruang tamu sih. Sayang..."


Ceklek


Pintu kebuka, Suho senyum 5 jari.


"Nih bantalnya, seminggu ini jangan tidur dikamar."


"Hah??? Sayang kamu kok gitu...,sayang... adeeekk..."

__ADS_1


Suho nangis meluk bantal dipojokan---


"aa-ay... Aa bisa jelaskeun masalah ini."


Seokjin menghela nafas dengan berkacak pinggang.


"Yoon aku pulang dulu ya, besok kita lanjut ngobrol cantik lagi."


"Oke."


Seokjin bergegas keluar rumah dengan Namjoon yang bergelayut manja di lengan Seokjin, biar istrinya ga marah-marah.


"Apaan sih Aa... sana minta kelon aja sama si Seulgi itu, enak kan mantengin paha putih mulus."


"G-Gag gitu ay... mulusan juga paha kamu."


"Halah ngerdus aja bisanya. Udah sana kamu tidur di ruang tivi malam ini. Aku ga mau seranjang ama kamu."


"lah lah... sayang kamu tega ama aku?"


"Kenapa engga? Kamu udah boongin aku, cuma buat nonton konser gag penting itu."


"T-Tapi Sa---"


BRAK!! Pintu kamar ditutup kasar.


Haduuuuhhhh mati aku... bini kalo ngamuk begini susah diantenginnya. Kumaha iyeu...-batin namjoon tersiksa, apa kabar adek kecilnya?


"ch-chim... a-aku bisa jelasin."


"Ayo pulang. bang kita pamit dulu." Pamit Jimin lalu diikuti Jungkook dibelakangnya.


"Jadi gimana beb... kamu marah sama aku?"


"Tet...aku ga pernah ngelarang kamu ngapain aja, tapi satu doang... jangan liat konser RV tanpa seizin aku. Tapi kamu udah boongin aku, sekarang aku harus gimana sama kamu?"


"B-beb... aku minta maaf, aku---"


"Udahlah percuma juga kamu minta maaf, kamu udah nonton konser mereka. Malam ini kamu tidur di ruang tivi aja. aku males liat kamu."


Yoongi langsung pergi ke kamar lalu mengunci pintu kamar.


"Beeeeebbb...aku ga mau tidur disini beeeb... banyak nyamuk, dingin beb... baby yoon..."


Tetet sedih sambil ngelus-elus pintu kamar aturan yang di elus paha Yeri--eh paha Yoongi maksudnya, nasib ya Tet punya istri tegaan.


//---nikmatin aja ya tet---//


-----


gimana nasib Jungkook?


apakah bakalan senasib dengan tiga sekawan???


tunggu episode selanjutnya...


teh kotak---eh tebeceh...

__ADS_1


__ADS_2