
"Terimakasih___ kamu sudah memberiku kebahagian lain, aku mencintaimu."
.
.
.
.
.
.
.
.
"Waaaaa Disney Land__ bang makasih udah ngajak liburan kesini."
"buat adek___ mau ke Mesir juga abang jabanin."
"yeuuu mau ngapain juga ke mesir, ketemu kembaran kamu??"
"emang abang punya kembaran dek??"
"ada___tuh yang di bungkus perban,terus di kubur dalam piramit."
"ya kali abang tamvan, mempesona kea gini kamu samain ama mumi sih dek??" suho jepit idung Hoseok sampe merah___gemes dia.
"abang sakit ih." Hoseok usap idungnya yang perih karena abis di jepit suho,
"hehehe__ sekarang kamu mau naik wahana apa??" suho ngedarin pandangannya,"___Gadget's Go Coaster kea'nya seru deh."
"ga ah bang, jangan itu serem. yang lain aja."
"mmm apa dong____" suho ngedarin lagi pandangannya,"____Splash Mountain??" Hoseok begidik ngeri begitu melihat wahana yang di tunjuk suho.
"terus apa hosiki sayang." suho lama-lama gemes juga ama istrinya ini, udah di ajak jalan-jalan jauh ampe Jepang tapi giliran udah disini, ga mau naik ini, ga mau naik itu___ maunya apa??
lama-lama suho juga yang naikin Hoseok___eh?
.
.
.
Suho mendengus sebal___ Hoseok ini seperti bocah, kenapa mesti naik Castle Carrousel?? kalo cuma naik model komedi puter gini mah ngapain jauh-jauh ampe jepang??? di ancol juga ada.
"bang__ mukanya di tekuk gitu? kenapa??" tanya Hoseok, mereka kini lagi jalan ke arah kedai makan, katanya Hoseok laper lagi.
"ga pa-pa. kamu duduk di sini, biar abang yang pesenin." Hoseok nurut, Suho masuk ke dalem buat pesen makanan.
setelah makanan mereka dateng, suho makan dengan khidmat beda dengan Hoseok yang cuma bisa menatap datar makanan di depannya.
"kenapa ga dimakan??"
"aku ga mau makan yang ini." Hoseok dorong makanan itu ke depan hingga nyentuh piring milik Suho.
astaga ingatkan suho untuk sabar, kesambet setan apa sih istrinya ini. kenapa seharian ini begitu menjengkelkan.
"jangan buang-buang makanan,Hosiki." suho sodorin lagi piring itu ke arah Hoseok.
"aku ga mau makan bang___ itu makanan terlalu pedes."
Suho menatap aneh ke arah Hoseok."biasanya kamu paling suka makanan pedes, kalo di rumah masak cabe sekilo juga abis."
"tapi ini beda, aku ga mau."
Brakkk!!!
Hoseok tersentak kaget, Suho ngegebrak meja. Hoseok edarin pandangannya, semua pengunjung menatap kearah meja yang kini mereka duduki.
__ADS_1
"tadi katanya laper___ sekarang udah ada makanannya kamu ga mau makan. aku kerja buat kamu dek, tapi se gag'nya hargain."
Hosoek tercekat, lebih tepatnya terpukul. dia ga ada maksud buat buang-buang duit hasil kerja Suho. tapi ini beda__
Hoseok udah berkaca-kaca, dan Suho yang tadi sempet emosi jadi merasa nyesel dan bersalah karena udah ngomong kasar gitu ke Hosoek.
"ma__maaf dek, abang ga maksud ngomong kayak gitu. abang khilaf." suho langsung peluk Hosoek yang udah nangis,
"maafin aku kalo aku bikin susah kamu. hiks__hiks."
"engga__ engga, abang yang jahat. abang minta maaf. ya udah sekarang kamu mau makan apa? kita cari makanan kesukaan kamu oke??"
Hoseok ngangguk, matanya merah bekas nangis. suho sedih liatnya, ini istrinya tumben amat sensitifan,
.
.
.
.
.
.
.
dan berakhirlah mereka disini, Suho menyewa seluruh tempat di Mark Twain Riverboat, Hoseok makan dengan lahapnya, sedangkan suho hanya memangku dagu tersenyum bahagia ngeliat Hoseok,
"abang ga makan lagi??"
Suho ngegeleng."___liat kamu makan dengan lahap kayak gini abang udah seneng banget
dek."
"makanannya enak bang. abang ga pa-pa nyewa ini??"
"makasih ya bang, aku seneng banget. aku cinta ama abang." Hoseok tersenyum manis banget, menyilaukan untuk Suho.
"abang lebih-lebih cinta kamu dek."
"iya tau___."
Suho miringin kepalanya ke kiri, terus miringin ke kanan. Suho ga salah liatkan??
"dek___"
"apa abang? jangan gombal lagi, jitak nih."
suho ngegeleng, bukan itu.
"bukan___ tapi ini perasaan abang atau kamu agak gendutan ya sekarang??"
"hah?? iya kah??" Hoseok megangin pipinya,
"iya serius, kamu gendutan."
Hoseok manyun,
"___kalo tau gendutan gini, aku ga mau hamil kalo gitu."
"oh kamu lagi hamil________________HAH? HAMIL????"
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
suho ngelus perut hoseok yang masih rata, hoseok sebenernya udah kegelian karena suaminya ini ga berhenti-henti elus-cium perut dia.
mereka udah di kamar hotel, setelah tau Hoseok hamil suho mutusin buat nyudahin jalan-jalan mereka di Disney Land dan lebih milih tiduran di kamar hotel.
"abang udah ih, geli ah."
"
abang ga percaya, di sini ada Suho Junior." Ucap Suho,
"hehehe, maaf ya. ini kejutannya buat abang, seminggu yang lalu aku pingsan abis beres-beres rumah. untung bang Yoongi ama Bang Jin masih ada di rumah."
"oh yang waktu giliran arisan??" Hoseok ngangguk,"___kenapa kamu ga cerita??"
"aku ga mau bikin abang khawatir, makanya aku suruh mereka ga bilang aku pingsan."
"abang pasti khawatir lah, tapi kenapa kudu mereka yang tau duluan sih??" Suho cemberut.
"ya kan mereka yang anter aku ke dokter bang, ya jelas mereka tau. heheh maaf ya."
"sekarang kamu ga bole kerja yang berat-berat, ga boleh ngelewatin makan, istirahat yang cukup. pokoknya kalo ada apa-apa pas abang ga dirumah, kamu harus cepet kabarin abang."
"iya iya bawel ih."
"kamu ya, aku bawel karena aku peduli sama kamu dek.___dek?"
"hmmm, apa??" Hoseok matanya udah setengah ngantuk,
"_______makasih, kamu udah kasih kebahagian yang lain, abang cinta ama adek. cinta juga sama calon bayi kita."
"aku juga."
Hoseok duselin kepalanya ke dada bidang Suho, mereka tidur sambil berpelukkan. valentine yang membahagiakan untuk pasangan Suhope bukan???
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__________________________ Happy Valentine's Day______________
suhope's family
__ADS_1