Ksatria Gelap Terkuat Dengan Ketrampilan Unik" Shopping Universe"!!

Ksatria Gelap Terkuat Dengan Ketrampilan Unik" Shopping Universe"!!
Chapter 19 Misi Investigasi


__ADS_3

Dalam Perjalanan Pulang dari Labirin aku sedikit mencoba seberapa meningkat-Nya kekuatan ku saat ini.


Pertama Aura Hitam Ini tidak hanya bisa membuat armor saja, ini juga berlaku untuk menyerang dan bisa memanipulasi-Nya sesuka Hatiku selama aku membayangkan-Nya.


Aku bisa membuat banyak pedang dengan aura Hitam ini untuk menyerang dari jarak jauh, yang lebih mengejutkan lagi, aura hitam ini bisa melindungi-ku secara otomatis dari bahaya yang tidak terduga, seakan-akan aura hitam ini makhluk Hidup.


Untuk Alice dia seperti-Nya telah meningkat sangat pesat, dan yang lebih mengejutkan-Nya Lagi, Dia bilang di kehidupan sebelum-Nya dia adalah Dewi.


Ini mungkin menyangkut dengan Judulnya.


Jika aku tidak salah, salah satu Judulnya Ada Tulisan Inkarnasi Dewi Ice, mungkin karna ini Alice mengingat kehidupan sebelumnya.


aku bertanya-tanya kenapa dewi bisa jadi manusia? jawabannya adalah karena dia kelebihan Kekuatan Dan Meledak saat baru mejadi Dewa, tubuhnya hancur karena tidak mampu menahan kekuatan yang besar, jadi tanpa sengaja jiwa-Nya bereinkarnasi.


Sungguh ironis...


◇◇◇


setelah selesai-selesai mencoba kekuatan baru dan bercakap-cakap dengan Alice Aku akhirnya mencapai Pintu Keluar Labirin, Di depan, Kami Bertemu Dengan Pak Rudolph.


" Oh! kalian Berdua akhirnya keluar, sudah 7 hari aku tidak melihat kalian, aku sempat melaporkan kepada para Ksatria jika terjadi sesuatu! " Ucap Pak Rudolph


7 Hari? berarti masa panjang penginapan-ku dan Alice tinggal udah habis, untungnya Barang-barang di penginapan udah ku simpan ke item Box.


" Tidak apa-apa, kami baik-baik saja, maaf membuat-mu khawatir. " Jawab Shin.


" ya tidak apa-apa, mungkin karna Kau mirip sekali dengan Putra-ku, aku jadi khawatir.. "


Ya jika dilihat-lihat Pak Rudolph udh agak tua, yang pasti dia udh nikah dan mempunyai anak. Sambil memandang Pak Rudolph. Alice mulai mengajukan Pertanyaan.


" Memang Seperti Apa Anak Pak Rudolph? "


" Dia Pemuda Yang baik dan selalu Ceria, Dia juga seorang Petualang Rank C, tapi sayangnya dia meninggal di dalam Labirin.... "


Wajah Pak Rudolph sangat sedih, ia sepertinya mengkhawatirkan Shin Seperti anaknya Sendiri.


Aku dan Alice saling memandang.


" Pak Rudolph, Tidak apa-apa mengangap kami seperti anak sendiri, lagi juga kami tidak mempunyai orangtua. " Ucap Shin Sambil menghibur Pak Rudolph.


" Ya Benar, Angap saja Aku dan Shin Seperti anakmu sendiri! jadi jangan bersedih lagi! " Alice Juga Ikut membantu Menghibur Pak Rudolph.


"Kalian... Terimakasih aku akan mengangap kalian seperti anak-anak-Ku sendiri jadi jangan Sungkan untuk kerumah-ku, mari kita makan bersama nanti. "


Pak Rudolph yang menghapus air matanya mulai kembali bersemangat. dan dia juga mengundang Shin Dan Alice kerumahnya untuk makan bersama.


Rumah Pak Rudolph sangat sepi dia hanya memiliki istrinya di rumah, mendengar berita anaknya yang meninggal di dalam labirin membuat kedua orang tua itu sedih, jadi mereka tidak punya Siapa-siapa Untuk di Khawatirkan.


" yah kapan-kapan aku dan Alice akan mampir kerumahmu. " Ucap Shin


Aku dan Alice pamit ingin pergi kepada Pak Rudolph.


◇◇◇


Setelah pamit kepada Pak Rudolph, kami bertujuan ke tempat Guild Petualang Untuk Menjual Inti Iblis yang di dapatkan di dalam labirin.


Kami masuk ke dalam Guild dan langsung menuju Ke tempat Tasya Berada.

__ADS_1


" Halo~ Shin Sudah Lama Sekali Aku tidak melihatmu, senang bertemu denganmu kembali~ " Tasya mengoyangkan Rambut Pirangnya dan menyapa Shin dengan Senyum manis. Alice yang melihat ini sangat kesal.


" Aku Juga Disini, kenapa tidak menyapaku juga. "


ucap Alice sambil membuat senyum yang menakutkan.


" Oh, Alice Juga Disini, senang bertemu denganmu. "


Jawab Tasya sambil memasang muka yang biasa-biasa aja.


" apa maksudmu menyapa-ku dengan wajah seperti itu! Wanita sapi Ini! "


" Jangan Pangil Aku Wanita Sapi! aku punya nama Na-tas-ya, dasar wanita yang menyebalkan! "


"" Gnununununu...! ""


Dua perempuan sedang saling memandang sambil menggertakan giginya, Shin yang melihat meraka berdua tidak tau apa yang harus dilakukan.


" Baiklah, kalian berdua hen-"


"" DIAM!! ""


Sebelum Shin menyelesaikan kata-katannya itu langsung di potong oleh mereka berdua.


" Oke.... "


Al apa yang harus kulakukan saat ini?


[[ Saya tidak tahu..." ]]


astaga kau tidak berguna!


ucap Alice dengan nada mengancam.


" Memangnya kenapa? itu bukan urusan-mu kan? urus saja urusan-mu sendiri! "


" itu juga urusanku sialan! Shin adalah kekasihku bukankah sudah jelas untuk tidak membiarkan gadis lain mendekatinya? "


" Oh kau kekasihnya aku terkejut Shin bisa menyukaimu? tapi kamu belum nikah dan hanya kekasihnya saja saat ini, kan? "


" Apa maksudmu... "


" Shin tampan dan kuat bukankah tidak mungkin jika dia mempunyai dua atau tiga simpanan? lagi juga kau belum menikahinya, yang berarti masih ada kesempatan untukku, kan? " ucap Tasya dengan senyum mengancam membalas Alice.


" Wanita sapi! kau benar-benar mengajak berantem!"


" hah jika ya kenapa? walaupun sekarang aku ini resepsionis tapi dulu juga aku mantan petualang! "


Shin tidak di beri kesempatan untuk masuk ke dalam percakapan mereka, dia hanya tetap diam.


gak lama setelah itu ada suara keras di dekat tangga yang menuju lantai dua.


" Diam! ada keributan apa ini? "


yang berbicara adalah seorang pria tua sekitar 30 an. Tasya yang tau orang itu langsung terdiam.


" ketua Guild ini... "

__ADS_1


" Tasya kau seharusnya tidak membuat keributan seperti itu, liat petualang lain-nya sedang melihat kalian. "


Petualang lain sedang melihat ke arah dua gadis yang sedang adu argumen, dan mereka saling berbisik dengan petualang lainnya.


" Uh.. Maaf... "


Tasya tidak bisa berbicara apa-apa lagi dia hanya bisa meminta maaf.


" kalau begitu jangan di ulangi lagi. "


" baik... "


ketua guild yang selesai berbicara dengan tasya, langsung menengok ke arah Shin dan Alice.


" kau Shin Dan Alice kan? "


"" Iya. ""


" Aku sudah mendengar tentang kalian dari tasya, Kalian Berdua Ikut bersama keruangan-Ku. "


◇◇◇


kami akhirnya mau gak mau harus keruangan Ketua Guild entah apa yang terjadi.


" Silahkan duduk. "


aku dan Alice duduk di sofa yang terdekat.


" Perkenalkan Nama-Ku Marcus Aku adalah Ketua Serikat kota Granis, aku mendengar dari Tasya kalo kalian mengalahkan Orc Mutan, apakah itu benar? "


" itu benar. " ucap Shin


" kalau begitu, aku akan langsung ke intinya saja. "


" Shin Dan Alice aku ingin kalian Menginvestigasi Desa Remase, sebelumnya aku sudah mengutus petualang Rank A seminggu yang lalu tapi sampai sekarang mereka tidak kembali, aku ingin kalian mencari tau apa yang terjadi disana. "


ucap Marcus dengan serius.


" Apakah ini permintaan wajib? "


" tidak juga, seterah kalian ingin melakukan-Nya atau Tidak, tapi jika kau menerimanya kau akan mendapatkan Koin emas dan banyak memberikan kontribusi ke Guild, Guild akan membantu mu nantinya, Aku mendengar Kau bisa mengunakan Sihir dimensi, kau tau apa maksudku?"


Ugh... ini permintaan yang mengoda, Apakah kau ingin menerimanya? tapi ini bisa aja berbahaya, tapi kami telah mengalahkan naga hitam, apalagi yang ditakuti? Baik mari kita Terima.


" Baik aku akan menerimanya, Alice bagaimana denganmu? "


" aku terserah Shin saja. "


" Baik Kami Akan Menerimanya. "


" Bagus kalau begitu, besok aku ingin kalian kembali kesini, untuk informasi lebih lanjut. "


"" Baik. ""


Marcus melihat Shin Dan Alice Pergi.


" Pemuda itu, aku merasakan sesuatu yang gelap dan mengerikan, ini akan menjadi menarik. " Ucap Marcus sambil tersenyum.

__ADS_1


# Bersambung...


__ADS_2