
" Ketua Di dalam Gerbong Ada banyak Wanita Cantik. " Ucap salah satu anak Buah Bandit dengan senyuman vulgar.
" Bagus, Bunuh Semua Pria dan Sisahkan hanya perempuan, Sudah lama Aku tidak bermain, Cepat Lakukan! " yang berbicara adalah seorang pria kasar dan besar dengan pakaian yang tidak terlalu bagus.
"" Baik! ""
" Sayangnya Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. "
Tak lama kemudian ada seorang pemuda berambut hitam dan berpakaian hitam yang muncul menghadang para bandit, pemuda itu adalah Shin.
" hah! Dari mana Kau datang? "
Para bandit langsung berhenti melihat Shin yang tiba-tiba muncul di depannya.
" hmm? darimana aku datang? Coba Tebak? "
yah.. aku mengunakan Shadow Step.
Di depan Shin Ada 6 Bandit tapi yang menonjol adalah pria besar di belakang 5 bandit ini, kayanya itu bosnya dah pikir Shin.
" Beraninya Kau menanyakannya kembali Mat-"
1 bandit mengayunkan pedangnya ke arah Shin.
Shin Hanya Tersenyum.
Slash!
Tug
Tiba-tiba ayunan pedang bandit berhenti dan sebuah kepala terjatuh dan sebuah darah merah keluar dari lehernya.
semua bandit yang melihatnya terkejut pemuda yang di depannya Tidak melakukan apa-apa, dia hanya berdiam diri saja,
Sebenarnya Shin menebas kepala bandit tersebut dengan pedangnya yang sangat cepat yang tidak bisa di lihat oleh mata telanjang. Dari luar memang akan terlihat seperti dia tidak melakukan apa-apa.
Ketua bandit yang melihatnya kebingungan, apa yang terjadi? kenapa salah satu anak buahku tiba-tiba mati? Orang Ini berbahaya!
" kenapa kalian Diam saja! serang dia bersamaan! "
teriakan Ketua bandit membuat bandit lainnya Tersadar kembali dari kebingungan-Nya, mereka langsung bergegas mengepung Shin di segala arah.
[ Misi Darurat ]
○ Bunuh Para Bandit Yang Menyerang Gerbong
Reward: 300 EXP, 20 Poin SP, 10 Poin Atribut, 1 Undian Gacha Gratis.
Kegagalan : Tidak Ada
Misi Darurat Terpicu?
" hahaha? kenapa kau diam saja? "
" Mungkin dia takut Sekarang."
Tawa para bandit yang memandang Rendah Shin.
" Takut? jangan bercanda, kenapa juga aku harus takut dengan ikan-ikan kecil seperti kalian.. "
Ucap Shin Senyum sambil memprovokasi 4 bandit lainnya.
4 Bandit lainnya kesal dengan perkataan Shin, mereka langsung menyerang bersamaan Ke arah Shin.
Slash!
Tug
Tug
Tug
__ADS_1
Tug
Shin Melakukan hal yang sama seperti sebelumnya, kepala Empat Bandit langsung Jatuh ketanah.
" Hi! Monster! "
Bandit besar itu berbalik arah dan mulai melarikan diri dari Shin.
" Sayang-Nya aku tidak akan membiarkan-mu lari, Jika tidak aku bunuh sekarang aku takut kau pasti akan melakukan-Nya lagi.. " Ucap Shin sambil memandang punggung Ketua Bandit.
" Shadow Bullet. "
Proyektil Hitam Kecil muncul di jari telunjuk Shin dan ia meluncurkan-Nya ke arah Otak Kepala Ketua Bandit.
" Ah! "
Seketika Bandit itu terjatuh dan Mati.
" yah setidaknya mereka bisa menjadi bahan uji coba Skil baruku, tapi aku tidak menyangka ilmu pedangku akan sekuat ini. "
Shin menepak-nepak pedangnya dengan suasana hati yang bagus, kini ia sangat senang dengan perkembangan ilmu pedangnya.
[[ Ding! ]]
[[ Selamat Kepada Tuannya Karena Telah menyelesaikan Misi Darurat ]]
[[ Mendapatkan 300 EXP ]]
[[ 20 Poin SP akan Di tambahkan ]]
[[ 10 Poin akan di tambahkan kesemua Stat Anda ]]
[[ Mendapatkan Judul "Pembunuh" ]]
[[ 1 Undian Gacha Gratis ]]
[ Ding! ]
[ Ding! ]
[ Selamat Anda Telah Mendapatkan 3000 EXP! ]
Setelah itu Shin melihat mayat-mayat bandit yang ada di depannya, darahnya berserakan ke mana-mana. ini pertama kalinya Bagi Shin Membunuh Manusia, selama ini ia hanya membunuh monster, Manusia Biasa Mungkin Akan Muntah melihat pemandangan Ini, Tapi Anehnya Shin Tidak, Mungkin Karna Instingnya Telah diganti Oleh insting Naga.
" Tidak sedap di pandang. "
Shin langsung menengelamkan mayat-mayat bandit ke dalam tanah dengan Sihirnya. setelah itu ia langsung kembali ke dalam Gerbong.
◇◇◇
" Apakah Semua Baik-baik saja? " tanya Shin
" ya, tidak terjadi apa-apa semuanya aman, tapi bagaimana dengan para bandit itu? " Ucap Alice
" Jangan Khawatir, mereka sama sekali bukan lawanku. " Jawab Shin dengan Santainya. Alice yang melihat Shin tidak bisa menahan Rasa Kagumnya, wajahnya penuh dengan Rona Merah.
" Kya~ Shin Yang Sedang Serius Keren Juga! sekarang peluk Alice-mu yang tersayang ini~ "
" Bo.. bodoh Di depan Banyak Orang, ini sangat memalukan! " Alice ingin memeluk Shin tapi kepalanya ditahan dengan Tangan Kanan Shin.
" Tidak ada yang perlu di malukan, kitakan kekasih! "
" iya, tapikan liat waktu dan tempatnya juga dong! "
" Muuuuuuuuu..." Alice mengembungkan Pipinya.
" Ehem! "
Tiba-tiba ada suara lain yang Terdengar, aku dan alice melihat ke arah suara itu, ternyata itu adalah paman Kusir yang sempat memperingati kita tadi.
" maaf menganggumu, Tapi aku ingin berterimakasih kepada kalian karena telah membantu kami dari pada bandit, jika tidak ada kalian.. aku tidak tau apa yang terjadi. " paman Kusir itu menundukan kepalanya. aku yang melihatnya tidak bisa membiarkan itu terjadi. Shin mengangkat kepala paman Kusir itu kembali.
__ADS_1
" paman tolong angkat kepalamu dulu, Sebagai manusia kita harus saling membantu, lagi juga aku membunuh bandit itu emang karena itu adalah hal yang benar, Benar begitu kan Alice? " ucap Shin dan memandang Alice.
" iy! itu benar! kami tidak bisa begitu saja membiarkan melihat orang yang membutuhkan bantuan, Jika ada yang minta tolong kita akan membantunya sebisa kita! " ucap Alice sambil mengepalkan tangannya.
" Sungguh aku tidak percaya masih ada anak muda yang baik seperti kalian.. "
yah di dunia yang penuh dengan Monster dan sihir tidak heran ia akan mementingkan hidupnya sendiri di bandingkan hidup orang lain.
Tiba-tiba Baju bawah ku di tarik-tarik. setelah aku melihat kebawah itu hanya seorang gadis kecil berambut pirang.
" Ne, Ne, ne apakah kakak yang mengalahkan penjahat itu? " Gadis kecil Itu bertanya padaku.
" siapa nama Adikmu? " Shin tersenyum mendengar pertanyaan gadis kecil itu, Shin berjongkok dan menyentuh kepala gadis kecil itu.
" Namaku Tia Dan umurku 9 tahun. Kalo Kakak? "
Ternyata Loli berambut pirang toh, imutnya~
Jangan Salah sangka Aku bukan Lolicon!
" Aku Shin."
" Ne, ne, ne jawab pertanyaan Tia apakah kakak Shin yang mengalahkan penjahat itu? "
" Ya, kakak yang mengalahkannya, Jadi Tia tidak perlu takut lagi. "
" Sugoy~ kakak Keren! "
Gk buruk juga di puji loli~
" Tia dimana kamu nak?! "
Suara itu berasal dari seorang perempuan berambut pirang. Tia yang mendengarkan suara wanita itu langsung bersembunyi di belakangku. tapi itu tidak bertahan lama, wanita itu langsung mengetahui keberadaan Tia.
" Ah! Disini kamu rupanya, Tia Kembali! "
" Tidak mau! " Tia masih bersembunyi di belakangku
" Anak ini! maaf anak ini telah merepotkanmu... "
Wanita Itu meminta maaf kepada Shin sambil menundukan kepalanya. sesaat ada celah di bajunya Disana ia di paksa melihat dua gunung besar tanpa Bra, Shin sempat tidak fokus tapi ia menyadari aura dingin di sampingnya itu adalah Aura milik Alice yang sedang melototinnya, Shin langsung menutup matanya dan tetap menjaga ketenangan-Nya.
" Ehem! tidak apa-apa, Um? "
" ah! maaf Namaku Amelia dan Anak di belakang-mu adalah putriku. "
apa! dia sudah menikah? kalo dilihat-lihat dia masih muda sekitar 25 an
Sayang Sekali.
Shin menghela nafas
" Sayang Sekali apa Shin? "
Aura dingin ini ditambah dengan mata yang tidak bercahaya, ini mode yandere-Nya Dah! kenapa kau bisa mendengarnya aku mengatakannya dalam hati? bagaimana cara melakukannya?
" Tidak, Tidak aku tidak mengatakan apa-apa! kamu salah denger kali? "
Keringat Dingin Mulai berjatuhan dari Kepala-ku
Oy, Oy mukamu terlalu dekat aku jadi takut!
" Hmm? mungkin cuma halusinasi ku saja.. "
Akhirnya Dia kembali Normal...
' ya, ya itu mungkin halusinasimu saja! hahah..."
Apakah kali ini aku selamat?...
#Bersambung.....
__ADS_1