
Lagi - lagi Ita' selalu mengabaikan ucapan Andi ,
" Ta' ada apa sih sebenarnya dengan kamu ? Seperti nya kamu begitu benci sama Aku ? " ucap Andi sambil menarik lengan Ita' .
" Lalu aku harus apa ? ikutin semua mau kamu gitu ? " jawab Ita' dengan berusaha melepaskan genggaman tangan Andi .
" Aku hanya rindu , karena kebetulan kita bertemu Ta' , tapi rasanya kamu nggak asyik banget di ajak ngobrol . " ucap Andi dengan nada sedikit jengkel .
" Ya udah , gak usah ngobrol sama Aku , toh aku juga bukan siapa - siapa kamu , " ucap Ita' sambil berlalu pergi dan meninggalkan Andi .
Andi gemas , ingin sekali marah , hingga mengeratkan gigi nya . Andi hanya bingung dengan perubahan sikap Ita' yang tiba - tiba menjadi marah sejak mengajak nya bernyanyi .
Ita' pergi menuju rumah Papung , dan mulai berkemas untuk penerbangan nya dini hari . Ia pun segera beristirahat , agar nanti bisa terbangun .
🌿🌿🌿
" Papung Ita' pamit dulu , "
" Iya sayang , kamu hati - hati di jalan ya , salam untuk Jack dan Rey . "
" Iya Papung , nanti Ita' sampai kan salam Papung pada mereka . "
Ita' pun Pergi menuju bandara .
" Ada apa Pak , kenapa Bapak berhenti ? " tanya Ita' sambil menunduk memainkan ponselnya ,
" Itu Bu , ada yang menghadang , " ucap supir taksi dengan nada ketakutan .
Ita' pun lantas menghadap ke depan .
__ADS_1
" Ya Ampun , ada apa ini ? " ucap Ita' ketakutan .
Pria dengan memakai jaket kulit berwarna hitam , dan penutup wajah , telah menghadang taxi itu , mobil pria itu berhenti tepat di depan mobil Ita' , dia mengetuk jendela taxi dengan keras .
Supir taksi itu akhirnya membuka jendela nya .
" A.. a.. Ada apa Pak ? "tanya nya sambil ketakutan .
Pria itu tidak menjawab , dia hanya menyodorkan Amplop berisi tumpukan uang , lantas menyuruh nya untuk turun mengeluarkan koper dari bagasi mobil .
Dan Pria membuka pintu belakang , menarik Ita' keluar dati mobil , dan setelah berhasil mengeluarkan Ita' , dia menengok ke dalam mobil , mematikan tidak ada barang yang tertinggal .
Ita' berusaha untuk melawan dan berteriak . namun tak satupun ada yang menolong nya . Suasana dini hari sangat gelap dan sepi . bahkan supir taxi itu juga tak mampu berkutik , melihat tubuh kekar Pria tersebut .
Setelah itu , Pria tersebut mengambil koper baju Ita' lalu menyeretnya . Dengan tangan sebelah memegang lengan Ita' .
" Siapa kamu ? "
" kenapa kamu culik aku , "
" kamu mau uang ? ini uang , ambil , ambil saja semuanya . " tegas Ita' dengan mengeluarkan beberapa lembar uang kertas dari saku jas nya .
Pria itu hanya diam dan terus menyetir dengan kecepatan tinggi , membuat Ita' takut .
" Kalau kamu tidak berhenti , aku akan melompat . "lugas Ita' .
Seketika Pria itu menekan rem mobilnya , dan berhenti .
Dia mulai membuka topi nya , lalu melepas penutup kepalanya , Dan menoleh ke belakang .
__ADS_1
Ita' terkejut melihat Pria itu ,..
" Kamu , "
" Apa yang kamu lakukan ini ?? " ucap Ita' dengan heran.
" Sudah diam kamu !! " teriak Pria itu .
" Kamu mau tetap selamat ? jadi lebih baik kamu diam . " tegas Pria itu .
Akhirnya Pria itu melanjutkan kembali perjalanan nya , dan tepat di ujung jalan , ia berbelok arah pada sebuah apartemen .
" Ayo turun , " tegas Pria itu sambil memegang lengan Ita' .
Ita' mengikuti perintahnya .
" Lepasin , aku bisa jalan sendiri ," tegas Ita' sambil mengeratkan giginya .
" Diam kamu , dan ikuti saja perintahku . " ucap Pria itu yang tidak mau melepas kan genggaman nya , Dan justru mendekap tubuh Ita' , meremas pundak Ita' lalu berjalan menuju lift .
" Pagi Pak Andi , "
" Iya selamat pagi , "
" Istrinya Pak , "
" Iya ini Istri saya , " jawab Andi . " senyum kamu , " bisik Andi pada Ita' .
Mereka naik lift ke lantai dua , dan setelah itu mengajak Ita' masuk ke dalam salah satu kamar di apartemen itu .
__ADS_1