
" Semua makanan sudah datang nih , " ucap Andi sambil menunjukan pesanan yang baru saja ia terima dari ojek online di apartemen nya .
Ita' segera mengambil kantong kresek yang di pegang Andi . Lalu membuka beberapa kemasan makanan itu .
" Wah , ini semua favorit ku , kok kamu tau banget sih kesukaanku ? " ucap Ita' sambil mencicipi beberapa makanan itu .
" Syukurlah kalau semua pilihan ku cocok , berarti ingatanku membaik karena berdekatan dengan kamu . "
Andi tersenyum melihat keceriaan pada Ita' , entah apa yang akan Ita' ceritakan , yang pasti Andi sangat penasaran .
Mata Andi memandang wajah Ita' dengan sejuta kerinduan .
Perempuan yang pernah ia dambakan untuk menjadi pendamping hidupnya itu , telah kandas karena termiliki .
" Ta' belum selesai makannya , lahab banget sih , emang udah berapa tahun kamu gak makan ? " ucap Andi yang sudah lumayan lama menunggui Ita' makan , dengan menengadahkan dagunya di atas telapak tangan nya .
" Ntar ya , dikit lagi , takutnya kalau perutku masih lapar , jadi nggak fokus ceritanya . " canda Ita' . Membuat Andi terhibur dan tertawa lebar .
" Bisa aja ngelesnya . "
🌷
" Oke deh , perutku sudah kenyang nih . "
" Ayo cepat , kamu cerita tentang cowok itu . "
" Tapi kok ngantuk ya ? "
" Jangan cari perkara nih Ta' , aku udah nunggu lama banget nih . "
" Oke , santuy bos , Jadi---," Ita' terhenti , karena sendawanya . " Ups , maaf , cowok yang ada di foto itu , dia adalah kekasih Mila , salah satu fotografer yang ada di lokasi pemotretanku saat itu . "
" Apa Ta' , beneran yang kamu bilang ini ?"
" Trus... waktu itu , aku emang harus masuk di kamar hotel , tapi di dalam udah banyak crew juga , jadi bukan cuma aku sama dia doang . Masalah nya sekarang , Aku heran deh , kok bisa ya , foto ku di ambil tanpa sepengetahuanku, dengan sangat terencana . "
__ADS_1
" Bentar Ta' , kamu kenal sama Mila ? "
" Ya ampun , ya bukan kenal lagi lah , aku sama Mila itu udah kayak saudara Ndi . "
" Terus untuk apa Mila melakukan ini semua ? "
" Waktu itu Mila tau kalau aku tuh deket sama kamu . Bahkan aku sempet bilang , kalau aku berencana akan menikah sama kamu . "
" Dan---."
"Apa Ta' ? "
" Waktu itu Mila hamil dua bulan , hamil sama cowok yang ada foto itu , tapi tuh cowok nggak mau tanggung jawab . Kan emang dia playboy . Udah biasa gitu dia hamilin para cewek yang baru aja jadi model . "
" Jadi dia Bapak dari anak ku ya Ta' ? "
" Ya nggak tau lagi aku , "
" Maksud nya , "
" Mila udah sering gugurin kandungan , sebelum dengan fotografer itu , ya ... aku mikirnya waktu itu dia juga gugurin kandungan nya . trus emang lo garap , dan hamil . "
" Waktu kamu nikah , aku terima undangan mu . Aku juga datang ke pernikahan mu , tapi aku nggak nampakin diri . Sakit banget rasanya Ndi . "
" Maafin aku ya Ta' ? "
" Aku mikirnya Mila gugurin kandungannya terus ganti deketin kamu , dan kamu pun kena bujuk rayunya . "
" Terus gantian aku yang hamilin Mila gitu ? " tanggapan Andi sambil melirik sinis .
" Ya aku nggak bisa mikir normal saat itu , " ucap Ita' lesu , " Mamaku telephone waktu itu , bilang kalau aku dapat undangan dari teman dekatku , dan saat aku pulang , Mama ku cerita , katanya pengantin perempuan nya hamil , tapi entahlah Mama ku dapat berita itu dari mana , "
" Sekarang sudah jelas semua Ta' , " ucap Andi sambil berjalan mendekati Ita' .
" Andi , Ndi , kamu mau apa ? " ucap Ita' sambil memejamkan matanya .
__ADS_1
Andi menempelkan kedua tangan nya di dinding , memepet tubuh Ita' yang berdiri bersandar di dinding .
" Andi , jangan seperti ini dong , "
" Ta' awalnya aku kecewa banget sama kamu , tapi hatiku tidak bisa membenci mu . Hampir setiap hari ku lihat wajah mu di ponselku . Dan pernah ketahuan Mila , hingga dia begitu marah . "
" Terus , apa mau mu sekarang , ku mohon Andi , jangan seperti ini . " ucap Ita' sambil mendorong tubuh Andi . "
" Ta' , tidak sedikit pun aku bisa mencintai Mila . "
" Ngomong apa kamu , sekarang kamu sudah punya dua putri , dan salah satunya adalah buah cintamu dengan Mila . "
" Ya pasti lah Ta' , hubungan itu pasti terjadi , karena Mila yang ada di hadapan ku , dalam malamku juga . Gak mungkin banget aku tolak dia , saat dia telah bugil di pangkuan ku ."
" Ya sudah , lalu kamu mau apa sekarang ? "
" Please Ta' , ceraikan suamimu , dan aku akan ceraikan Mila . "
" Gila kamu , nggak waras kamu , "
" Iya Ta' , aku memang sakit , sakit karena kamu . "
" Percuma aku ada di sini , ngomongin hal yang nggak penting begini . " ucap Ita' marah .
Ita' berjalan mengambil tas nya dan menuju pintu .
" Ta' , Ta' , tunggu Ta' . " teriak Andi , dan tiba - tiba bersimpuh di kaki Ita' sambil memeluk kaki Ita' .
" Ku mohon Ta' , jangan pergi dariku lagi . Ku mohon !!! Ku mohon !!! " tangis Andi hingga meneteskan air mata nya di kaki Ita' .
Tak kuasa menahan keharuan dan kerinduan nya pada Andi , Ita' pun ikut menangis .
" Andi , " Ita' meraih tubuh Andi .
Andi pun berdiri , dan mereka berdua saling berpelukan . Meluapkan seluruh kerinduan di hati mereka masing - masing , dengan di sertai deraian air mata .
__ADS_1
Mengingat mereka berdua saling berstatus.
Saat mereka masih saling berpelukan , tiba-tiba ponsel Andi berbunyi....