Kulewati Masa Hidupku Yang Penuh Dengan Penghinaan

Kulewati Masa Hidupku Yang Penuh Dengan Penghinaan
tetesan air mataku


__ADS_3

Pagi yg indah terlihat seorang gadis berumur 16 tahun sedang membereskan rumah, memang rutinitasnya adalah selesai sholat subuh ia langsung membereskan rumah.


Gadis itu bernama elsa.seorang gadis yg selalu dihina bahkan selalu menjadi bahan ejekan teman2 nya,bukan hanya temannya saja bahkan keluarganya pun selalu menghinanya, walau ia selalu menutupi rasa lukanya itu dengan senyuman dan tawaan palsu.


"Akhirnya selesai juga"kata Elsa selepas bereskan rumah."sekarang aku bisa ngerjain tugas deh"katanya dengan senyuman.


Ya selesai dia membereskan rumah dia langsung menuju kamarnya hendak mengambil buku tugas diberikan oleh guru.tapi sebelum itu!


"Elsa"panggil seseorang yang tak lain adalah tantenya.


"Ya"jawab Elsa yg langsung pergi kearah tantenya berada.


"Ada apa ya Tante?"


"Tolong beliin Tante sabun diwarung dong"perintah tantenya.


"Tapi aku mau ngerjain tugas Tante"jawab Elsa.


"Udah beliin dulu Tante sabun baru kamu boleh ngerjain tugas,udah sana cepetan"paksa tantenya.


"Iya Tante"mau gak mau Elsa harus pergi ke warung untuk membeli sabun.


Setelah membeli sabun diwarung, Elsa langsung pulang kerumahnya, sepanjang perjalanan pulang kerumah ia selalu disapa dan hanya menjawab dengan senyuman bukan karena ia tidak ingin menjawab tapi ia tengah buru2 karena harus mengerjakan tugas sekolahnya.


Saat tiba didepan rumahnya kebetulan ibunya sudah bangun dari tidurnya dan tengah duduk disebelah tantenya.


"Susi coba kamu lihat deh foto ini!baguskan?"ucap ibu Elsa kepada Susi.

__ADS_1


"Oo iya ya bagus banget!tapi anak perempuan kamu ini jelek banget sama kaya bapaknya"ucap Susi menahan tawanya yg tengah melihat foto Elsa.


"Elsa mah memang jelek,dia cantik cuma karna makeup yg dia pakai"balas lisa yg juga ibunya Elsa.


Elsa menatap sendu kedua wanita itu yang tengah menghinanya,entah kenapa rasanya sangat sakit ketika keluarganya sendiri menghinanya.


"Assalamualaikum!Tante ini sabunnya"Elsa menyerahkan sabun yg dia beli kepada tantenya.


"Yaudah makasih yah"ucap Susi yang berlalu kekamar mandi.


"Heh Elsa mau kemana kamu?"ucap lisa yg melihat Elsa ingin berlalu.


"Mau kekamar mah mau ngerjain tugas"jawab elsa.


"Alah itu alasan kamu ajakan?!bilang aja kamu mau malas-malasan, mendingan nih kamu pijitin kaki mamah pegel semua ini"perintah ibunya.


"Udah pijitin kaki mama dulu! Gimana sih!gak lihat nih kaki mamah pegel"bentak ibunya yang membuat Elsa kaget.


"I....iya mah Elsa pijitin"


"Nah gitu dong! cepetan"


Elsa pun memijit kaki ibunya itu


"Mmm sepertinya mamah tutupin aja muka kamu,habisnya foto kamu rusakin pemandangan"ucap mamahnya.


"Terserah mama aja "

__ADS_1


Tanpa sadar Elsa menetes kan air mata yang tak diketahui oleh ibunya.


"ya Allah rasanya hamba tak sanggup, melihat ibu hamba sendiri menghina hamba, rasanya sakit sekali".batin Elsa seraya menyeka air mata yang jatuh ke pipinya.


" yang bener dong elsa, kamu memijat loyo banget sih! keras dikit"kata ibu lisa.


"iya mah"


"aduh..... sakit banget sih! "


"maafin aku mah" kata Elsa ketakutan.


"dasar anak kurang ajar! , sini kamu! "bentak lisa.


"ampun mah"


Elsa mulai ketakutan, tubuhnya bergetar hebat, lisa menarik tangan Elsa dengan kuat, hingga sampai lah mereka ketempat yang sangat gelap, tidak ada cela yang membuat cahaya itu masuk keruangan tersebut, ruangan itu gelap total.


"mah ampun mah, maafin aku, tolong jangan tinggalin aku ketempat ini mah ,aku mohon" mohon Elsa seraya memegang kaki lisa


"ini itu hukuman kamu , makanya kamu jangan kurang ajar, dasar bandel! " kata lisa sambil menarik rambut Elsa agar menjauh.


kepala Elsa terbentur ke dinding akibat dorongan lisa yang kuat, hingga membuat sedikit darah keluar. buru-buru lisa segera keluar dan mengunci pintu itu.


Elsa yang melihatnya sangat panik, takut, serta gelisah, dia berlari menggedor-gedor pintu yang sudah tertutup rapat.


"mah buka pintunya mah, aku takut disini mah, mama, buka pintunya, aku mohon"kata Elsa dengan pilu.

__ADS_1


__ADS_2