
[43]•S͟i͟n͟s͟h͟e͟ v͟s͟ T͟a͟b͟i͟b͟
Konon ada sepasang sahabat China dan Arab lagi kebingungan karena usaha mereka bangkrut. Setelah memutar keras otak, mereka sepakat membuka pelayanan kesehatan. Maka si China jadi sinshe dan si Arab menjadi tabib.
Setelah 1 minggu praktek, si tabib tetep sepi pasien, namun si sinshe mulai kebanjiran pasien. Si tabib putar otak untuk melawan si sinshe.
Maka si tabib mengeluarkan jurus dengan memasang pengumuman di depan ruang prakteknya: "Jika Tidak Sembuh Uang Kembali 3x Lipat"
Taktik itu manjur, pasien lalu berdatangan pada si tabib. Giliran si sinshe sewot lalu mencari akal. "Haiyaaa, lumayan kalo owe pulak-pulak sakit dan tidak sembuh dapat uang lha..."
Lalu ia mendatangi si tabib.
Si sinshe: "Haiyaaa, tolong owe. Owe punya sakit mati lasa. Owe tidak bisa lagi lasain lasa setiap makanan yang owe telan, haiyaa..."
Si tabib: "Ana fikir itu gamfang ana sembuhkan."
Lalu si tabib memanggil asistennya.
Si tabib: "Hasaaannnn, cefat ente bawa ke sini obat nomor 14."
Secepat mungkin si asisten yang bernama Hasan membawa obat nomor 14 dan oleh si tabib diberikan kepada si sinshe. Dan si sinshe langsung mengunyah sebelum menelan obat nomor 14 tersebut.
Si sinshe: "Haiyaaa, ini bukan obat lhaaa, tapi ni tai ayam."
Si tabib: "Ente betul. Itu tai ayam. Berarti ente sudah sembuh dan tidak mati rasa lagi." Si sinshe pulang dengan kesal karena kalah akal. Lalu ia kembali memutar otak berpikir mencari akal untuk mengalahkan si tabib dan sekaligus dapat uang si tabib. Maka kali ni si sinshe kembali berpura-pura sakit lupa yang sangat kronis.
__ADS_1
Si sinshe: "Haiyaaaa tabib, owe sakit lupa palah sekali. Owe lupa semua pelistiwa dan memoli owe. Haiyaaa, tolong owe."
Si tabib: "Gamfang. Ana fasti tolong ente dan ente fasti sembuh. Obat ana mujArab sekali."
Lalu seperti biasa si tabib memanggil si Hasan sang asisten.
Si tabib: "Hasaaaaan, cefat ente bawa kemari obat nomor 14."
Si sinshe: "Haiyaaaa, owe tidak mau makan tai ayaaaam lagi".
\[44\]•K͟i͟s͟a͟h͟ P͟r͟i͟a͟ P͟e͟n͟d͟i͟a͟m͟
"Oh, tidak apa-apa kok, Pak," kata si sales tersebut, "Boleh tidak kalau saya menunggu istri anda di sini?"
Pria itu mempersilahkan sales tersebut untuk menunggu di ruang tamu, setelah itu pria tersebut meninggalkan si sales sampai tiga jam lebih.
Karena terlalu lama, si sales pun akhirnya merasa gelisah dan memanggil si pria pemilik rumah, "Boleh saya tahu ke mana kira-kira istri Bapak pergi?"
__ADS_1
"Dia pergi ke kuburan," jawab si pria.
"Kapan dia kembali?"
"Aku sama sekali tidak tahu," kata si pria. "Dia sudah berada di sana selama 11 tahun."
[45]•T͟e͟r͟m͟i͟n͟a͟l͟ B͟u͟s͟
Kejadian ini terjadi pada suatu terminal bis ketika menjelang Lebaran. Kala itu terminal penuh sesak, sehingga untuk berjalan pun sulit. Seorang ibu muda, dengan susah payah akhirnya dapat mencapai sebuah bis yang masih kosong dan duduk di dalamnya sambil menunggu bis diberangkatkan.
Akan tetapi tiba-tiba si ibu merasa kebelet ingin buang air kecil, karena terminal penuh sesak, akhirnya si ibu terpaksa pipis ditempat duduk bis tersebut.
Tak lama kemudian datang seorang bapak yang hendak duduk di sebelah ibu muda tersebut. Melihat tempat duduknya basah, maka sang bapak pun bertanya :
Bpk : Maaf bu . . , mengapa tempat duduk ini basah ?
Ibu : Oh . . maaf, ini . . anu . . , minyak wangi saya tadi tumpah . ., engga ada tutupnya . . . .
Kemudian sang bapak tadi mengeluarkan sapu tangannya dan mulai membersihkan tempat duduk itu. Akan tetapi curiga dengan baunya yang lain, maka diciumnya sapu tangan itu . . . .
Akhirnya sambil tersenyum sang Bapak itu berkata :
" Wah . . . Bu . . ,kalo minyak wangi yang seperti ini sih . . , saya punya tutupnya.
__ADS_1
Positif Thinkink ajh.... HAhahahahah
𝚂𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚃𝚎𝚛𝚑𝚒𝚋𝚞𝚛( ͡° ͜ʖ ͡°)......