Kupinang Kau Dengan Bismillah,Kuterima Kau Dengan Alhamdulillah

Kupinang Kau Dengan Bismillah,Kuterima Kau Dengan Alhamdulillah
Sepenggal kisah putih abu-abu


__ADS_3

"Tiiiiitttt.....tiiiiitttt....mas Argan ayo cepetan,kita hampir telaaatttt"suara klakson motor sport milik argan dan teriak wanita cantik bernama anja.


"Ada apa ja,ko teriak teriak"tanya ibu argan."Bu dhe mas Argam mana???katanya semalam ngajakin anja berangkat sekolah pagi-pagi,eh...udah jam setengah tujuh masih belum kelihatan batang hidungnya"adu anja pada bu Indah ibu Argan.


"Lo masih belum keluar ja,tadi udah pamitan sama bu dhe"kata ibu Argan."belum bu dhe,dia mah suka buat anja darah tinggi"kesal Anja.


"Pagi sweety...bibirnya g usah manyun dong"goda Argan."Sweety...sweety,emang aku pampers"jawab Anja."Emang sweety itu pampers ya"goda argan sambil terkekeh.


"Ngapain aja sih mas,kata bu dhe udah pamitan dari tadi,tp ko gak keluar keluar,jangan...jangan lagi telfonan sama cewek cewek genit itu ya"anja curiga.


"Enak aja,sedang ada panggilan alam ja,harap dimaklumi dong",kilah Argan."ya udah ayo cepetan naik,apa mau sekalian telat,entar kita jalan-jalan aja kalau pintu gerbang udah dikunci"tawar Argan."Enak aja,aku ini anak teladan,enak aja diajakin bolos...ogaaahhh"jawab anja sewot.


Bu Indah senyum senyum sendiri mendengar perdebatan dua orang yang bersahabat dari kecil,bahkan mungkin dari bayi karena mereka bertetangga dan rumah mereka juga berdekatan dengan jarak usia 1 tahun lebih tua Argan.

__ADS_1


"ya udah,cepet kalian berangkat nanti terlambat"bu Indah menengahi perdebatan Argan dan Anja.


"Pamit budhe,Asalamu'alaikum..."ucap Anja setelah mencium tangan bu Indah.


Sesampainya di sekolahan


"Alhamdulillah mas kita nggak telat,hampir seja kita kena hukuman "kata anja lega."semuanya sudah aku perhitung ja, tenang saja"Argan menjawab sambil tersenyum bangga.


"ya udah yuk masuk Adik kecil yang suka ngomel ngomel,nanti cepet tua lo...kalau sudah tua Dipta pasti gak bakalan ngelirik kamu"Goda argan."Diammmmm...."Anja langsung membungkap mulut Argan agar tidak didengar orang.


Anja mememang menyimapan perasaan untuk Dipta tapi memilih untuk diam,karena menurut Anja pantang seorang cewek mengungkapkan perasaanya dulu kepada cowok.


Mereka pun berpisah dan menuju kelas masing - masing.

__ADS_1


"Bro besok ikutan belajat dirumahnya Dipta gak???"tanya Sakti sahabat Argan."tumben ngajakin belajar,biasanya ngajakin ke kantin sambil lirik lirik cewek cakep"jawab argan santai.


"Hari senin kita sudah mulai Try Out"jawab Dipta sahabat Argan yang sifatnya berbanding terbalik dengan Argan yang ramai dan lebih santai.Dipta mempunyai sifat lebih pendiam dan selalu bergaya cool,banyak cewek cewek juga suka demgan Dipta tapi melihat sosok Dipta yang lebih pendiam mereka memilih menyembunyikan ketertarikannya.


"Bro,kalian jadi mau mendaftar difakultas kedokteran???"tanya sakti."ya..."jawab Dipta fan Argan serempak.


"kalau kamu gimana???masih pengen jadi tentara????"tanya Argan.


"Masih dong,itu sudah cita-cita aku dari kecil bro"jawab Sakti..


"kelak jadi apapun kita dan pekerjaan apapun yang kita lakukan jangan lupakan persahabatan kita ya"imbuh Dipta.


Mereka sudah menjadi sahabat sejak kelas satu SMA dan sampai sekarang,Argan dan dipta lebih memelih profesi menjadi seorang dokter spesialis jantung karena kisah mereka,Argan bercita-cita menjadi seorang dokter spesilis jatung karena riwayat almarhum ayahnya yang terkena penyakit jantung,sedangkan Dipta dari SMP sudah didiaknosa dokter memiliki penyakit jantung bawaan.oleh karena itu dipta bercita-cita menjadi seorang dokter agar bisa mengobati dirinya sendiri tanpa harus menyusahkan orang tuanya.sedangkan Sakti lebih memilih menjadi seorang pengabdi negara menjadi seorang tentara.

__ADS_1


__ADS_2