Kupinang Kau Dengan Bismillah,Kuterima Kau Dengan Alhamdulillah

Kupinang Kau Dengan Bismillah,Kuterima Kau Dengan Alhamdulillah
pengakuan Dipta


__ADS_3

"Argan...Argan..."panggil sakti yang pagi pagi sudah berada dirumah Argan untuk belajar bersama.


Mendengar ada sesorang yang memanggil namanya Arga pun mulai bangun dari tempat tidurnya dengan wajah bantalnya.


"pagi pagi udah teriak teriak ngapain sih...???tanya Argan keluar rumah dengan kesal.


"pagi bro..."sakti nyengir dengan polosnya.


"gak usah teriak teriak tapi mengucapkan salam...dasar,"argan mulai masuk rumah.


"iya...iya,Asalamu'alaikum...."ucap sakti sambil mengekori argan yang mulai masuk rumah.


"Wa'alaikum salam..."Argan menjawab salam sambil kembali rebahan diatas ranjang yang menemani mimpi indahnya.


"ko pagi pagi amat emang mau ngapain sih..."Argan masih kesal.


"ini sudah jam setengah tujuh bro,sudah nggak pagi lagi,yang tepatnya pagi menjelang siang...,"jawab sakti mantap sambil duduk dimeja belajar didalam kamar Argan.


"Argan bangun...cepet mandi,sarapnnya sudah siap"teriak ibunya dari luar kamar.


"nggih buk,ini udah bangun..."jawab Argan dari dalam kamar yang masih ingin bermalas malasan dihari liburnya.


Bu Indah berjalan memasuki kamar Argan


"Ada sakti ternyata,ayo ikutan sarapan sekalian..."ajak bu Indah untuk makan bersama.


"nggih bu,kebetulan memang belum sarapan,"jawab Sakti yang memang berharap bisa sarapan bersama.


"dia kesini pagi pagi memang mau minta sarapan bu..."Argan sewot.


"mama gak ada dirumah bro,gak ada yang masakin,ibu aja boleh kok kamu yang sewot..."jawab sakti sambil berdiri mengikuti bu Indah menuju kedapur.


"Agan cepetan bangun,sarapan dulu mandinya entar aja,cacing diperutku sudah berteriak..."ajak sakti yang memang sudah lapar.


"ogah ah,aku mau mandi dulu...sana kalau mau sarapan duluan aja"jawab Argan sambil memasuki kamar mandi.

__ADS_1


Setelah ritual pagi selesai Argan dan Sakti siap berangkat kerumahnya Dipta untuk belajar bersama.


"Buk kita pergi dulu ya..."Argan dan Sakti berpamitan kepada bu Indah.


"Ya...hati hati gak usah kebut kebutan"perintah bu Indah sambil mengantar Argan dan Sakti sampai dideoan pintu.


"siap bu,Asalamu'alaiku....."Argan dan sakti memberi salam dengan melajukan motornya menuju rumah Dipta.


"Wa'alaikum salam..."Jawab bu Indah.


Setelah beberapa menit kemudian mereka akhirnya sampai dirumah Dipta.rumah dengan pemandangan yang asri,banyak pepohonan besar,yang menjadikan rumahnya menjadi lebih sejuk.


"Asalamu'alaikum..."Argan dan Sakti memberi salam kepada yang empunya rumah.


"Wa'alaikum salam..."jawab Dipta dari dalam rumah yang memang sudah menunggu kedatangan para sahabatnya.


"masuk bro,langsung kekamar aja,aku ambilin minum dulu"perintah Dipta.


"ok....kok sepi Dip,pada kemana???tanya Argan sambil masuk kekamar Dipta bersama Sakti.


"pada pergi ke rumah tante di Semarang"jawab Dipta.


Sakti duduk disofa dengan memainkan poselnya,tanpa sengaja Saktipun terkaget karena melihat foto Anja dimeja dekat laptop Dipta.


"bro...bukanya itu foto Anja???"tanya Sakti pada Argan yang langsung bangun dari rebahannya.


"iya...bener itu foto Anja,kok ada dikamar dipta,jangan...jangan,"Argan dan sakti mempunya fikiran yang sama.


"kita ngerjain tugas matematika dulu ya"kata Dipta memasuki kamarnya sambil membawakan beberapa minuman dan cemilan.


"Dip...itu foto Anja???"tanya Argan pada Dipta.


Dipta yang kaget langsung memasukan foto itu kedalam laci meja belajarnya.


"kita langsung ngerjain tugas aja ya"Dipta mengalihkan pembicaraan kepada para sahabatnya.

__ADS_1


Argan dan Sakti saling bertatapan heran dengan jawaban Dipta.merekapun saling terdiam dan tidak membahasnya lagi.


Setelah waktu berlalu mereka akhirnya selesai mengerjakan tugas dan belajar bersama.


Tiba tiba hp Sakti berdering...


"halo sayang...ada apa???"tanya Sakti yang ternyata mendapat panggilan dari sang kekasih.


"kita jadi ketemuan gak???ini aku udah nunggu dari tadi"tanya sang kekasih diseberang telefon.


"pasti dong,ini aku belajarnya udah selesai,aku langsung menuju rumah kamu ya,tungguin sebentar"perintah sakti kepada sang kekasih sambil membereskan bukunya.


"Bro kamu minta dianterin Dipta ya,aku udah ditungguin my honey"kata sakti kepada Argan sambil tersenyum bahagia.


"ok..."jawab Argan singkat.


Akhirnya Sakti pun sudah pergi meninggalkan rumah Dipta,sekarang tinggal Argan dan Dipta yang masih berada dikamar Dipta.


"Dip mengenai foto tadi,itu memang Anja kan???"tanya Argan kepada Dipta.


"ya..."Jawab Dipta pelan sambil menunduk memandangi lantai rumahnya.


"kenapa kamu gak pernah ngomong ke kita kalau kamu juga suka sama Anja,dia sudah menunggu kamu lama Dip,tapi bagi Anja pantang untuk mengungkapkan perasaanya dulu kepada kamu,dia takut kalau cintanya bertepuk sebelah tangan,karena kamu gak pernah nunjukin perasaanya sama dia"tanya Argan panjang lebar kepada Dipta.


"ma'af bro...aku belum ada keberanian untuk mengatakan langsung kepada Anja,aku masih takut kalau Anja menolak perasanku,"jawab Dipta sambil tertunduk.


"kenapa kamu gak yakin sama perasaanmu sendiri,Anja sudah lama suka sama kamu,kalau kamu memang benar benar suka sama Anja nyatakan perasanmu dan aku mohon jika kalian sudah bersama jangan pernak kecewain Anja,jangan pernah sakitin apalagi sampai buat dia menangis,jika kamu melakukan hal itu aku gak akan tinggal diam Dip,kamu memang sahabatku tp Anja sudah aku anggap seperti adikku,kita tumbuh bersama dari kecil sampai sekarang,aku tau betapa beratnya dia menjalani hidup bersama ibunya tanpa sosok seorang ayah"Argan benar benar memohon kepada Dipta yang tidak akan pernah rela jika seseorang menyakiti Anja.


"aku akan mencobanya...tolong bantu aku"Dipta menatap Argan dengan memohon bantuannya.


"selama ini aku tidak pernah dekat dengan seorang wanita,aku tidak tau bagaimana harus mengungkapkannya,aku ragu,aku bingung harus dari mana ngomongnya sama Anja"kata Dipta.


Dari para sahabatnya Diptalah yang paling bagus nilai akademiknya namun untuk urusan cinta dan hati dia yang paling kalah.selama hampir tiga tahun dia selalu mendapat beasiswa.dan untuk memasuki universitas yang dia inginkan,Dipta akan berusaha masuk dengan jalur prestasi.Dipta terlahir dari keluarga yang berada.ayahnya mempunyai bisnis konveksi dibeberapa tempat.


"aku akan bantu sebisaku Dip"Argan meyakinkan Dipta.

__ADS_1


"ya udah,ayo anterin aku pulang...Sakti memang kurang a***,udah janjian sama cweknya nggak bilang bilang,tau gitu aku bawa motor sendiri"kata Argan kesal sambil membereskan bawaannya.


"udah nggak apa apa,ayo aku anterin,lagian dirumah aku nggak ada temennya..."ajak Dipta sambil mengambil kunci mobilnya untuk mengantar Argan.dia memilih membawa mobil karena malas dengan teriknya sinar matahari disiang hari.


__ADS_2