
"Selamat Quest telah selesai, silahkan ambil hadiahmu."
_________________________
Mengumpulkan Kulit Piggy Liar
10/10
Hadiah : 40 Tembaga
_________________________
Mengumpulkan Taring Piggy Liar
20/20
Hadiah : 80 Tembaga
_________________________
Setelah satu jam membuka lapak didepan gerbang desa, aku hanya mendapatkan beberapa bahan dari Piggy Liar yang kubeli dari sebuah Party berisi empat orang.
Karna ini baru tiga setengah jam setelah game dirilis maka kebanyakan pemain masih melawan monster Kelinci Bertanduk.
''Sepertinya sekarang waktunya istirahat.''
Rencana awalku akan berakhir disini. Aku hanya berencana untuk mendapatkan Quest rahasia, setelah itu aku akan isirahat sampai pagi.
Karna Desa Pemula mulai penuh dan terasa sesak, besok pagi orang yang bermain LOL Online akan sedikit berkurang karna beberapa orang akan istirahat di pagi hari.
Saat itu baru aku akan sedikit menjelajahi hutan dan membuka lapak untuk membeli bahan di siang hari.
...****************...
''Ring Ring Ring...''
Aku membuka tutup kapsul dan mendengar suara ponsel ku yang berdering.
''Halo kakak, kenapa kamu belum tidur?''
Suara Adikku Marry terdengar di telingaku.
''Hey, bukankah seharusnya aku yang bertanya seperti itu? Sekarang sudah jam satu kurang sepuluh menit, apa yang kau lakukan tengah malam begini.''
''Hehe.. Aku tau kakak blum tidur, kakak meninggalkan rumah kembali ke kontrakan di hari libur pasti karna ada sesuatu.''
Sial, aku baru ingat kalau Adikku Marry sangat peka terhadap kebiasaan orang disekitarnya. Keringat dingin membasahi punggungku saat Marry melanjutkan bicaranya.
''Bukankah kakak baru selesai bermain ''Land Of Legends'' Online?
''......''
Aku terdiam katna tidak bisa menjawab kata-katanya.
''Halo... Kakak... Kak Rey... Apa lebih baik aku bertanya pada Mama yaa?..''
''Tunggu... Baiklah kamu benar, aku habis berman LOL Online di kontrakan''
Akhirnya aku hanya bisa menceritakan tentang semua yang ku lakukan dari bekerja paruh waktu sampai mendapat Member ID Card gratis dari Ayah Rio kepada Marry.
Tentu saja, cerita mengenai aku yang terlahir kembali akan tetap menjadi rahasiaku untuk selamanya.
''Woah kak, kamu hebat sekali.. Bisakah kamu memperkenalkan aku kepada temanmu Rio?''
''Heyy.. Kau tidak ingin berteman, kau hanya ingin Member ID Card gratis kan.''
__ADS_1
''Te he he..''
Marry tertawa kecil setelah mendengar kata-kata ku.
''Kak sebenarnya aku sudah mempunyai Member ID Card hasil dari uang jajan yang aku tabung. Walaupun hanya aktif satu bulan, tapi jika yang dikatakan teman-temanku benar kalau LOL Online adalah game yang bisa mendapatkan uang, aku akan menabung untuk membeli kapsul game sendiri dan memperpanjang Member ID Card ku.''
''Walaupun memang bisa, tapi juga tidak akan mudah... Yasudah, nanti jam tujuh pagi kakak jemput dirumah, kita coba main di rental kapsul Diamon.''
Selain toko elektronik Diamon, keluarga Rio juga membuka bisnis rental kapsul game di lantai 3 tokonya dengan harga sewa per kapsul sebesar Rp 100 ribu per 3 jam.
Walaupun mahal tetapi rental kapsul sangatlah ramai dan jika kita ingin menyewa disana, kita harus memesan tempat dulu. Tentusaja aku hanya perlu menghubungi Rio atau willy untuk reservasi.
''Trimakasih kak, kalau begitu aku tidur dulu yaa.. Sampai jumpa nanti.. Muah..''
''Tuuttt.. Tuuttt..''
Tanpa basa-basi dia langsung menutup teleponnya dan aku melihat layar smartphone ku, ada 19 panggilan tidak terjawab.
''Sepertinya Bulan depan aku harus membeli kapsul baru.''
Marry lahir pada tanggal 04 Februari 2053. Tinggal satu bulan lagi sebelum dia berulang tahun ke-17.
Setelah mengirim pesan singkat kepada Rio, aku langsung ke kamar mandi untuk cuci muka dan pergi tidur.
...****************...
''Ma, kami berangkat dulu..''
''Kalian hati-hati dijalan yaa..''
Sudah jam 07.45 dan kami baru berangkat dari rumah gara-gara Marry yang bangun kesiangan setelah bergadang menelpon ku.
Untung saja aku sempat menghubungi Rio, katanya karna rental kapsul masih ada yang kosong jadi aku bisa memundurkan waktu reservasi dari jm 07.30 ke 08.00.
''Marry, kenapa kamu bisa bangun terlambat? bukanya sudah ku bilang akan ku jemput jm 07.00''
Marry berbicara dengan nada yang sedih
''Hmm.. Jangan seperti itu lagi. Kalau kamu bermain game, jangan lupa dengan istirahatmu kalau tidak kamu akan cepat sakit.''
''Iya iya, aku janji akan istirahat secara teratur. BTW kakak di desa pemula nomor berapa? Nanti aku bakalan gabung sama server kakak.''
''Aku ada di desa no.8, kalau server nya belum penuh masuk saja di desa no.8, nanti akan ku beri ramuan pemula buat kamu.
Terdapat 99 sever desa pemula, dari desa pemula no 1 sampai dengan desa pemula no 99.
Di desa pemula terdapat NPC yng sama, Quest yang sama dan juga monster yang sama.
Kecuali Quest Spesial, semua quest akan sama di desa manapun. Jika seseorang mendapatkan Quest Spesial, maka NPC Quest di desa lain tidak akan memberikan Quest kepada pemain lain kecuali Quest Spesial itu gagal.
Banyak macam dari Quest Spesial ini seperti Quest 2nd Job, Quest Hidden Job DLL.
''Ok deal, awas saja kalau kakak berbohong, nanti aku adukan Mama kalau kakak membeli kapsul game seharga 20 jutaan.''
'' Ya ya ya.. Kamu kan juga membeli Member ID Card yang harganya lebih dari satu juta, paling ngak uang yang aku pakai itu uang hasil kerja part time, bukan uang dari Mama.''
''Yeee.. Itukan uang jajan aku sendri, wlee..''
Kami melanjutkan perjalan sambil bercanda disepanjang jalan.
Setelah sekitar 10 menit, kami sampai di tempat tujuan dan langsug masuk kedalam bangunan Toko Elektronik Diamond.
Aku langsung menuju resepsionis dan berbicara mengenai reservasi yang aku lakukan lewat Rio.
Rio dan Willy saat ini berada di dalam game, jadi mereka tidak bisa kemari untuk bertmu dengan ku.
__ADS_1
Sebagai anggota Eksekutif dari Monochrome Guild, mereka dituntut untuk lebih kuat dari anggota biasa, sehingga mereka akan lebih sering online daripada anggota biasa.
''Silahkan ikuti saya''
Aku dan Marry mengikuti seorang pegawai yang mengantarkan kami ke ruangan kapsul. Sambil berjalan, pegawai itu berbicara dengan kami tentang cara penggunaan kapsul game.
Setelah timer di aktifkan, aku dan Marry memasuki kapsul dan segera login.
Aku sudah memberitahu Marry setelah selesai dengan penyesuaian Karakter, cari orang dengan Nick Name Rex Is Back di area gerbang desa. Aku akan menunggu Marry sambil membeli bahan kerajinan dari orang yang lewat.
Sudah 30 menit aku menunggu, tetapi Marry masih tidak terlihat.
Untungnya waku di dalam game, dua kali lebih cepat dari waktu di dunia nyata jadi dalam dunia nyata aku hanya menghabiskan waktu 15 menit menunggu Marry.
''Apa server ini sudah penuh jadi dia dipindah ke server lain?''
Ketika aku melamun, tiba-tiba ada sosok wanita cantik dengan pakaian pemula menyapaku.
''Kakak.. apakah aku membuatmu menunggu lama?''
''Ap.. Apakah kamu m-merry?''
Aku tercengang melihat penampilan Merry yang terlihat cantik dan dewasa. Pantas saja dia membutuhkan waktu lama untuk membuat Avatarnya, sekarang penampilannya sangat berubah.
Mungkin lima tahun lagi jika dia tidak dalam keadaan koma, penampilannya akan sepeti saat ini. Memikirkannya saja membuat hatiku sakit.
''Hey kenapa kakak menatapku seperti itu? Apa kakak mulai jatuh cinta padaku? Hehehe..''
Aku hanya bisa menghela nafas. Kami berbicara sambil menuju rumah kepala desa.
''Kau pikir berapa lama menunggumu disini? Ayo cepat, aku akan mengantarkan mu ke kepala desa untuk mengambil Quest.''
Lalu aku mengiriminya undangan pertemanan.
_________________________
Pemain ''Snow Fall'' ditambahkan didalam daftar temanmu.
_________________________
''Tunggu.. Snow Fall..''
Aku pernah membaca sebuah artikel di forum LOL Online saat di kehidupan lamaku yang berisi berbagai pertanyaan tentang menghilangnya Penyihir Es Peringkat ke-3 dalam daftar peringkat Penyihir Global yang bernama Snow Fall, setelah tahun ke-2 ''Land Of Legends'' Online yang juga menjadi tahun saat keluargaku mengalami kecelakaan.
Ada yang menjawab kalau ''Snow Fall'' menikah dan berhenti bermain LOL Online, ada yang bilang dia sudah bosan bermain dan banyak spekulasi lain tentang menghilangnya ''Snow Fall''.
Sepertinya dulu aku ingat kalau Marry pernah mengajakku bermain LOL Online, tapi saat itu aku memarahinya dan menyuruhnya fokus untuk belajar.
Yaah, apa yang terjadi dulu biarlah berlalu, untuk sekarang dan untuk dimasa depan, aku akan menjaga Marry agar dia bisa besinar dan mencapai puncak Peringkat Penyihir Global.
''Kenapa dengan Nama ku kak? Bukankah itu nama yang keren, tidak seperti orang yang tidak diketahui mau kembali kemana.''
''Tidak apa-apa, aku cuma merasa nama itu terlalu dewasa untuk bocah sepertimu.''
''Jangan panggil aku bocah!! Sebentar lagi umurku 17 dan aku sudah besar.''
''Bukannya hanya avatarmu yang di perbesar. Dalam kenyataan, milikmu tidak lebih besar dari seorang bocah. Hahahaha...''
Ups, sepertinya aku sudah kelewatan saat bercanda. Marry mempercepat jalan nya sambil menghiraukanku.
Akhirnya kami sampai kerumah kepala desa setelah 20 menit karena Marry hanya berjalan tanpa arah tujuan dan menghiraukan pekataanku.
Setelah aku membujuknya dengan menjanjikan akan sering mengajaknya ke rental kapsul, baru dia mau memaafkan ku.
Menjadi seorang kakak adalah pekerjaan yang sulit.
__ADS_1
^^^CH.10 END^^^