
[ Selamat, barang yang anda lelang telah terjual ]
_________________________
Skill Book (Shadow Move)
Harga Awal : $ 10
Harga Akhir : $ 950
Iron Dagger (Black)
Harga Awal : $ 5
Harga Akhir : $ 230
Ket : Harga akhir belum termasuk Pajak 20%. Uang akan di Transfer kedalam Rekening yang telah anda daftarkan.
_________________________
Wow tidak aku sangka kalau harga akhir dari penjualan skill book sangat besar. Skill memang lebih mahal dari peralatan pemula karena skill adalah sesuatu yang permanen sedangkan peralatan sekarang hanyalah peralatan sementara yang hanya akan dipakai untuk beberapa hari.
Beda lagi ceritanya kalau peralatan itu adalah peralatan kelas tinggi yang akan bertahan lama, harga peralatan rank Epic bahkan bisa mencapai miliaran Rupiah dan peralatan tingkat Legend... Tidak ada yang tau harga peralatan tersebut karena mereka yang melakukan transaksi itu tidak pernah mempublikasikannya.
"Kakak lihat, aku berhasil mendapatkan skill di lelang itu. Sekarang aku tidak perlu meningkatkan poin AGI ku lagi agar bisa menghindari serangan musuh." Rianti berbicara dengan wajah bangga.
''Tapi kamu sudah menghabiskan uang sakumu untuk bulan ini. Apakah kamu tidak apa-apa?'' Putri membalas dengan wajah khawatir.
''Tidak apa-apa, aku masih mempunyai banyak simpanan di rekening yang diberikan oleh Mama.''
Aku mendengarkan percakapan mereka dan melihat sebuah buku ku di tangan Riyanti yang bertuliskan'' Shadow Move'' lalu aku bertanya.
''Apakah kamu membeli dalam lelang sistem seharga 950 dolar?''
''Bagaimana kamu tahu?'' Rianti menjawab dengan wajah yang penasaran.
''Ahh.. Tidak apa-apa, itu skill yang bagus untuk seorang pemula.''
Lebih baik aku diam tentang informasi bahwa aku yang menjual buku skill itu karna aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi kalau dia tahu bahwa aku yang menjualnya.
''Kamu pasti iri kan.. Dengan skill ini aku bisa bertarung dengan lebih baik.''
''Yayaya.. Tetap saja, untuk saat ini lebih baik kamu tetap berada dibelakang jika tidak ingin mati terkena serangan Beruang Coklat.''
''Hey, kecepatan dan hindaranku sudah meningkat. Biarkan aku bertarung dengan Beruang itu..''
''Itu hanya meningkat sedikit. Karna Armor mu hanya Armor pemula, sekali terkena serangannya kamu pasti akan mati.'' Aku memberitahunya kebenaran dan membuatnya terkejut.
''Itu benar Black, kau harus bersabar sampai bisa mendapatkan Armor yang baru.'' Kali ini giliran Putri yang mencoba meyakinkannya.
''Tapi bukankah itu tidak adil.. Dari tadi kita hanya mendapatkan perlengkapan Mage ataupun Hunter dan saat mendapat sebuah Armor Warrior, itu di ambil oleh penjahat itu..'' Riyanti berbicara dengan frustasi.
''Hey, siapa yang kamu penjahat? Aku membutuhkan Armor itu karna aku adalah seorang Tanker. Lagipula itu adalah armor Level 8 dan saat ini kamu masih belum bisa menggunakannya.'' Aku membela diri dengan alasan yang logis.
Memang sedikit membuat frustasi. Setelah kami berburu beruang coklat selama berapa jam, Rikky telah menjarah 3 Perlengkapan Mage, 4 Perlengkapan Hunter, sebuah Palu Blacksmith dan sebuah Armor Warrior. Ada juga barang material dan beberapa koin tembaga tapi sayang sekali, kami tidak mendapatkan satupun buku skill.
Semua perlengkapan berlevel 8 kecuali Palu yang hanya level 5 dan semuanya berkualitas hitam. Level ku sudah naik menjadi level 8, Putri dan Rikky sekarang level 6 dan Riyanti yang sudah level 5.
Kami semua mendapatkan pengalaman yang banyak dan penghasilan yang melimpah, walaupun sebenarnya orang yang yang berperan besar adalah Rikky dengan status LUCK nya.
Jika aku sendiri yang yang menjarah mayat monster, mungkin yang aku dapatkan hanyalah beberapa bahan dan satu atau dua item dalam beberapa jam ini.
Peralatan mage dibagi antara Rikky dan Putri sedangkan peralatan Hunter, aku mengusulkan melelangnya dan akan dibagi rata jika barang itu sudah terjual, tapi mereka semua menolak dan hanya ingin Koin game dan bukan uang tunai. Sebagai gantinya, aku menyerahkan masing-masing 1 koin Perak kepada mereka dan aku mengambil semua peralatan Hunter yang tidak di inginkan.
__ADS_1
Sebuah Busur dan 3 potong Armor, aku akan menyerahkan busur ini untuk Willy dan 3 sisanya untuk dilelang. Dikehidupan lamaku, Willy adalah seorang Pemanah yang cukup hebat. Aku akan bertanya apakah dia membutuhkan busur ini terlebih dahulu kalau tidak, aku bisa melelangnya kapanpun karna untuk sekarang, senjata kualitas hitam adalah senjata terbaik yang tersedia untuk dijual sedangkan barang kualitas Bronze mungkin masih belum ada orang yang mendapatkannya selain aku.
''Sekarang sudah jam 4 sore, apakah kalian akan Log Off..??'' Rikky bertanya kepada semua.
''Ahh.. Tidak terasa kalau sudah jam segini. Kakak, sepertinya kita harus makan dulu. Bermain dari pagi sampai sore.. Kalau Mama tahu, kita akan celaka.'' Riyanti bebicara kepada Putri dengan ekspresi khawatir.
''Benar, kami akan berhenti dulu untuk sekarang.. Bagaimana dengan kalian?''
''Aku juga sudah bermain dari pagi, aku akan keluar untuk saat ini.'' Rikky juga membalas.
Mau bagai mana lagi, sepertinya mereka semua tinggal dengan keluarganya, jadi pasti ada omelan kalau bermain tanpa melihat waktu.
''Baiklah, aku juga akan Log Off setelah berburu beberapa Serigala dan mungkin akan kembali saat malam hari. Kalau kalian bermain di malam hari, hubungi saja aku dan aku akan membawa kalian berburu Beruang lagi.''
''Baiklah, sampai ketemu nanti malam kak..'' Rikky melambai padaku dan karakternya sudah menghilang, keluar dari permainan.
''Yaa, sampai jumpa lagi.. '' Giliran Putri yang keluar dari permainan.
[ Kamu mendapat permintaan pertemanan dari Black Pearl. Apakah kamu ingin menerimanya ]
''Yes''
[ Selamat, kamu dan Black Pearl sekarang berteman ]
''Jangan lupa, kau harus membantuku memburu Beruang karna kau telah berhutang sebuah Armor padaku..'' Rianti langsung menghilang setelah selesai berbicara.
''Akhirnya aku sendirian..''
Aku segera mengecek kemajuan Quest dan juga status karakterku.
_________________________
Kalahkan 20 Serigala Liar
Progres : 16/20
Progres : 14/30
_________________________
Akan sangat sulit untuk berburu Beruang coklat sendirian. Sepertinya aku harus kembali ke hutan untuk melanjutkan berburu Serigala.. Sebelum itu..
''Status Karakter''
_________________________
Nama : Rex Is Back
JOB : Warrior
LVL : 8 STR : 40 (+19)
HP : 511/590 AGI : 35 (+15)
MP : 167/230 INT : 15 (+8)
STAMINA : 70% DEX : 9
ATK : 91 M ATK : 23
DEF : 77 M DEF : 43
CHARM : 7 (+4)
__ADS_1
EXP : 21.11%
Point Status : 0
Perlengkapan :
Armor Beruang Coklat (Hitam), Celana Pemula (Putih), Sepatu pemula (Putih), Cincin Piggy Liar (Hitam), Jubah Golden Pig (Bronze), Pedang Golden Pig (Bronze), Helm Golden Pig (Bronze), Sarung Tangan Golden Pig (Bronze)
Skill :
Slash (Aktif), Sword Aura (Buff), Sword Mastery (Pasif), Fury (Buff), Sword Blast (Aktif), Charge (Aktif), Wind Aura (Buff)
_________________________
Aku menambahkan 5 poin bebas kedalam STR dan 10 Poin yang aku sisakan kedalam AGI juga, Armor Beruang menambahkan Deff +13, MDeff +7, STR +2 dan INT +2.
Aku juga melelang 3 buah peralatan Hunter yang kudapatkan masing-masing senilai $ 10 dan masih menyimpan Busur yang akan aku kirim kepada Willy lewat Kantor Pos yang terdapt di desa pemula.
''Saatnya kembali ke hutan..''
...****************...
''Pengguna perisai, hadang serangan cakar itu... Semua orang bertahan monster ini hanya menyisakan 10% HP lagi.''
''Kakak tenang saja, Title pembunuhan Monster Bos pertama di dalam Server ini akan jatuh ke tangan kita. Nama Guild Angel Tears kita akan segera terkenal di seluruh server dan tidak ada lagi yang berani melawan kita.''
''Kita tidak boleh lengah.. Dari 28 orang yang kita bawa, sekarang hanya tersisa 9 orang dan aku memiliki firasat yang buruk.''
''Tenang saja Kak, Bos Monster itu sudah kehilangan banyak HP dan akan segera mati. Orang itu bahkan berada disana untuk membantu kami''
Warrior itu merasa diyakinkan setelah melihat seorang Mage dengan serangan yang sangat kuat..
Saat aku kembali ke dalam hutan, aku mendengarkan suara pertarungan antara beberapa orang melawan monster. Saat itu aku yang sangat penasaran dan segera menuju ke tempat pertarungan lalu melihat sekelompok orang melawan Monster Bos Serigala Putih yang sangat besar.
''Mereka terlihat sangat akrab...''
Aku melihat seorang warrior dan pemanah sedang bercakap-cakap sedangkan yang lain masih bertarung melawan Bos Serigala Putih.
''Jadi mereka Penjahat dari Guild Angel Tears.. Aku harus maju, jangan sampai mereka mendapatkan monster Bos itu.''
...****************...
''Kakak bagaimana pendapatmu tentang orang yang bernama Rex itu?''
''Apa maksudmu, aku hanya tidak sengaja bertemu saat dia sedang dikeroyok oleh Guild yang bernama Anggel Tears... Tapi bukannya aku yang menolong, aku malah ditolong nya dan dia berhasil membunuh semua anggota yang mengeroyoknya...''
''Angel Tears? Apakah dia melawan seorang mage yang bernama ''Mad Solders''..??''
''Aku tidak tahu apakah ada yang bernama Mad Solders, tapi Rex saat itu menang dengan cukup mudah dengan kemampuannya yang hebat..''
''Tidak kak dari informasi yang aku terima, Guild Angel Tears adalah salah satu cabang dari Guild Kelas Atas ''Star Alliance'' dan Mad Solders adalah seorang eksekutif dengan kemampuan yang hebat dari ''Star Alliance''..''
''Oh tidak, nanti setelah kita masuk ke dalam game, kita harus memperingatkan Rex untuk berhati-hati dengan Guild Angel Tears.'' Putri berbicara dengan wajah yang terlihat khawatir.
''Yah mudah-mudahan pengacau itu tidak sedang mencari masalah yang lain dengan Guild Angel Tears.''
''Mudah-mudahan dia aman, paling tidak sampai kita berkumpul lagi..''
Riyanti melihat kakaknya dengan tatapan aneh, padahal biasanya kakaknya itu adalah orang yang sangat cuek apalagi dengan pria asing.
Sebenarnya Riyanti pun juga merasakan hal yang sama. Dia merasakan perasaan akrab seperti mereka adalah kenalan yang telah lama tidak bertemu
''Ah mungkin hanya perasaanku saja..''
__ADS_1
Rianti dan Putri pergi menuju ke ruang makan setelah mereka keluar dari kapsul permainan.
^^^CH.17 END^^^