Lautan Cinta Yang Melampaui Batas

Lautan Cinta Yang Melampaui Batas
Bab 3: Keputusan yang Memilukan


__ADS_3

Setelah pertempuran yang melelahkan,bajak laut Bartolomeo Vernandez Sagara pun menyerah,pulau mista kembali damai.


Sementara para penduduk pulau mista dan kru Sea castatroupe bersukaria di depan api unggun sembari menyantap makanan hasil perburuan.


Dalam keheningan malam yang gelap, Claozora berdiri di atas tebing di Pulau Mista. Hatinya terasa berat dengan beban pilihan yang harus dia buat,dia bimbang. Di hadapannya, ombak samudra memecah di batu karang dengan suara yang menggema, mencerminkan pertarungan yang sedang terjadi di dalam dirinya.


Claozora (berbisik kepada diri nya sendiri): Aku telah berjanji pada diriku sendiri bahwa tujuanku adalah menemukan harta karun dan membalas dendam. Tapi cinta... cinta Bartolomeo telah menyusup ke dalam hatiku dan membuat segalanya begitu rumit


Isla (memasuki tempat): Kapten, apa yang sedang kau pikirkan?


Claozora (tersenyum getir): Ah, Isla. Aku sedang terjebak dalam pertarungan batin dalam diriku yang sulit di kontrol. Antara mencapai tujuan utamaku dan mengikuti hatiku.Mana yang harus aku pilih Isla?.


Isla (menatapnya dengan penuh pengertian): Percayalah, Kapten, tak ada yang bisa menentukan pilihanmu selain dirimu sendiri. Tetapi ingat, cinta dan kesetiaan bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan yang dapat menggerakkan lautan(Pergi meninggalkan Kapten nya)


Sembari merenungkan perkataan Isla Claozora berjalan menjauh dari tebing dan menuju perkemahan di tengah hutan. Kegaduhan pertempuran telah reda, dan suasana kembali tenang. Dia berdiri di tengah-tengah krunya, menyadari bahwa saat ini dia harus membuat keputusan yang sulit.


"Kru, dengarkan aku," kata Claozora dengan suara tegar. "Kita telah melewati banyak rintangan bersama, dan semua ini berkat kerja keras dan kesetiaan kalian. Tapi sekarang, ada pertanyaan yang harus aku hadapi dengan sendirian."


Krunya saling bertatapan, menunjukkan kebingungan mereka pada kapten mereka. Mereka tahu bahwa keputusan Claozora akan mempengaruhi nasib mereka semua.

__ADS_1


"Saya telah jatuh cinta pada Bartolomeo Vernandez Sagara, bajak laut yang kita lawan di sini," lanjut Claozora dengan jujur. "Cinta ini mengganggu fokus dan tujuan utama kita. Aku harus memutuskan apakah aku akan mengikuti hatiku atau tetap setia pada misi kita."


Rocco melangkah maju. "Kapten, kami tahu betapa sulitnya keputusan ini bagimu. Tetapi ingat, kita adalah bajak laut Sea Castatrope. Kita terikat oleh kode etik dan kewajiban kita sebagai pemburu harta karun.Jadi selama tidak menjadi penghalang impian kita apapun pilihanmu, kami akan mendukungmu sepenuhnya."


Claozora mengangguk, menghargai kesetiaan dan pengertian krunya. Dia merasakan tekanan yang makin berat di pundaknya, namun dia juga merasakan kekuatan dan semangat yang diberikan oleh krunya.


"Mungkin aku masih harus menyelesaikan misi ini," kata Claozora dengan suara yang penuh tekad. "Mungkin saat ini, cinta dan hatiku harus menunggu. Tetapi kita akan menangani situasi ini dengan bijaksana. Kita akan menyelesaikan pertempuran ini dan mencapai harta karun yang kita cari."


Dengan semangat yang baru, Sea Castatrope bersiap untuk pertempuran yang akan datang. Mereka memperkuat persiapan mereka, mengasah keterampilan tempur, dan menjalin hubungan yang lebih erat dengan suku pribumi Pulau Mista.


Namun, di tengah semua itu, Claozora tidak bisa menghilangkan Bartolomeo dari pikirannya. Setiap kali dia melihat samudra yang luas, wajah Bartolomeo muncul dalam benaknya. Dalam diam, hatinya tetap terbelah antara cinta dan tujuan bajak lautnya.


Dalam salah satu pertempuran sengit, kapal Sea Castatrope dan kapal Bartolomeo bertemu di lautan terbuka. Serangan-serangan berbahaya dilancarkan dari kedua belah pihak, tetapi kemampuan Claozora sebagai kapten dan strateginya yang cerdik membawa keuntungan bagi Sea Castatrope.


Di atas geladak, Claozora dan Bartolomeo bertemu secara langsung. Tatapan mereka saling bertautan, mencerminkan pertarungan di dalam hati mereka masing-masing.


"Bartolomeo," desis Claozora dengan suara yang rendah namun penuh emosi. "Kita bertemu lagi."


Bartolomeo tersenyum pahit. "Claozora, aku tahu perasaanmu terhadapku. Tapi kita hidup dalam dunia bajak laut yang keras dan tanpa ampun. Apapun yang terjadi antara kita, perjalanan kita tetaplah berbeda."

__ADS_1


Claozora mengangkat pedangnya dengan keputusan yang tegas. "Mungkin kita harus menjadi musuh, tetapi aku tidak akan pernah melupakan apa yang pernah ada di antara kita."


Dengan gerakan yang cepat, mereka terlibat dalam pertarungan satu lawan satu. Mereka bertarung dengan sengit, menguji keterampilan tempur dan kekuatan mereka. Namun, meskipun mereka saling berusaha mengalahkan satu sama lain, di antara gesekan pedang dan teriakan pertempuran, ada kekuatan tak terelakkan yang menarik mereka satu sama lain.


Ketika pertarungan mencapai puncaknya, Claozora dan Bartolomeo menemukan diri mereka saling terjebak dalam keadaan yang rapat. Dalam detik-detik yang tak terlupakan itu, ada momen keheningan di antara mereka.


Pandangan mereka saling bertautan, dan dalam sekilas, Claozora melihat kilauan perasaan yang sama di mata Bartolomeo. Cinta dan hasrat mereka tak terbendung lagi.


Namun, sebelum mereka bisa melanjutkan momen tersebut, suara seruan perang dari krunya menerobos kedamaian. Mereka terpisah dengan cepat, kembali ke medan pertempuran yang mengamuk.Pertempuran sengitpun terjadi lagi,pertempuran ini berlangsung 3 jam,dengan hasil yang imbang.


"Bartolomeo tidak kah kau lelah dengan pertempuran ini"ucap Claozora sembari menyarungkan pedang nya"Bartolomeo begini saja,mari menjalin mitra bersama"


"Apa yang kau maksud Mitra?"Tanya bartolomeo kebingungan"Mari kita bekerja sama,bukankah tujuan kita juga sama"jawab claozora.


Bartolomeo merenung sebentar...


"Hmm baiklah mari kita menjalin mitra bersama" ucap bartolomeo sembari melempar sebuah kalung mutiara"Simpan itu,itu adalah tanda kalau kita bekerjasama".


Claozora menangkap kalung itu"Baiklah sesuai aturan lama"Claozora membalas dengan melempar koin emas istimewa bergambar paus dari legenda mobidick.

__ADS_1


Mereka pun memutuskan untuk bermitra dan berada dalam kapal yang sama.untuk merayakan akhir pertempuran semua kru pergi berpesta sembari minum birr.


__ADS_2